CERITA HIDUPKU

Perjalan ini patut selalu aku kenang dan semestinya aku ingat sepanjang hidupku dan, semoga bisa menjadi motivasi buat anak2ku kelak nantinya, semoga dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membaca. Ketika aku masih duduk dibangku sekolah dasar SD aku sudah berjuang untuk menyelesaikan pendidian sekolah dasarku, pagi hari aku  sekolah, setelah pulang sekolah aku “maling kayu” mencari kayu untuk aku jual ke tengkulak dengan harga Rp. 5000-10000 per kubik. Alhasil dari aku menjadi maling kayu aku bisa menyelesaikan pendidikan sekolah dasarku.Alhamdulillah……….

Sekolah menengah pertama adalah dambaanku setelah  aku tamat dari sekolah dasar, karena lagi-lagi terbentur biaya aku urungkan niatku untuk melanjutkan sekolah. Kota Solo adalah tempat tujuankku untuk merealisasikan cita-citaku dan harapanku, namun mungkin belum saatnya aku merealisasikan agan-anganku dari tahun 2001-2004 aku berada di Solo alhasil belum juga sekolah.

Pada bulan April aku memutuskan untuk meninggalkan kota Solo tujuanku adalah pulang lagi ke Gunung bromo, Bayemharjo, Wonogiri, selama 5 bulan aku di kampung halamanku aku berusaha mencari informasi supaya aku bisa ke Jakarta. Orang yang pertama kali mengajakku ke jakarta adalah Bp Sartono, Mungkin ini dalah doaku selama ini dan ini adalah jawaban yang Alloh berikan ke aku. Di Jakarta aku bekerja sebagai Kuli Bangunan, dari aku menjadi kuli Bangunan akhirnya aku bisa melanjutkan sekolah, walau hanya melalui pendidikan kesetaraan (paket B) namun aku sangat bersyukur sekali kepada Alloh, dan ucapan terimakasih buat konco2 dan sedulur2 yang membantu aku. Hari demi hari aku lalui Kuli bangunan masih menjadi salah satu jalan untuk merealisasikan harapan dan cita-citaku untuk sekolah, Alhamdulillah pendidikan Paket b telah aku selesaikan dengan baik.

Tepatnya tahun 2005 aku tamat dari paket B, dengan nilai yang begitu memuaskan hati, walau. Setelah aku selesai sekolah paket B harapan terbesar aku adalah aku bisa sekolah lagi di SMA umum (pagi), namun mengapa aku juga belum bisa memuaskan keinginanku untuk melanjutkan sekolah di SMA umum (pagi), sebab aku harus menghidupi diriku sendiri yang berada di perantauan, tak ambil pusing lagi akhirnya pendidikan kesetaraan paket C menjadi pemuas cita-citaku untuk sekolah.

Tak mengapa yang penting sekolah dan mendapat ilmu begitu kataku dalam lamunanku, Selama 3 tahun aku menjalani kehidupanku sebagi seorang pekerja & menjadi seorang pelajar, pagi hari waktuku aku gunakan antuk bekerja, malam hari aku gunakan untuk sekolah, sungguh banyak tantangan yang amat sangat sukar untuk dilupakan, tantangan yang sangat sukar aku lupakan dari dalam otakku yang paling dalam tatkala aku harus melawan rasa capek pada ragaku karena seharian aku harus bekerja sebagai seorang kuli banguna yang tak jauh dari angkat-menggangkat benda-benda yang sangat berat. Bahkan tantangan yang tak kalah menarika datang dari konco2, sekitar tempat aku tinggal dan bekerja, konco2 dari satu kampung juga menjadi tantangan yang cukup memberatkan pikiran, mereka selalau memperolok-olokkan statusku mereka pernah berkata dihadapanku ”apa gunanya sekolah toh kamu sekarang juga masih bekerja menjadi seorang kuli bangunan,” kata-kata itu yang sangat memacu semangat aku untuk tetap melanjutkan cita-citaku selama ini yaitu sekolah, dan orientasi dari aku sekolah adalah beribadah dan mencari ilmu yang kelak nantinya bermanfaat bagi aku dan orang lain di dunia dan akhirat.

Bagiku kata-kata dari konco2ku adalah sebuah motivasi yang tak ternilai harganya, balasan kata-kata yang aku berikan buat konco2 hanya sebuah doa yang baik bagi mereka. Kuliah menjadi gagasanku yang terbesar, sebuah harapan yang mesti terlaksana walau hanya dengan modal nekat, gagasan untuk kuliah harus terlaksana sebab ini sudah masuk dalam memoriku yang paling lama dan pertama. Aku sebenarnya sangat waras bahwa untuk bisa kuliah dibutuhkan biaya yang tidaklah sedikit, juga dibutuhkan dukumgan dari berbagai lapisan keluarga, namun itu semua hanya sebuah ketakuatan yang ada dalam jiwa2 manusia pada umumnya dan itu mesti dilawan, dikalahkan dan dibunuh dari dalam pikiranku. Aku mencoba mengitung pendapatanku dari aku menjadi kuli bangunan, setelah aku hitung-hitung Rp 1.350.000 apabila aku bekerja selama 30 hari, itu pendapatan bruto yang aku peroleh dari aku bekerja. Pendapatan bruto itu masih harus aku bagi untuk biaya ngekos, biaya makan, biaya transpot,dll. Tapi tekatku begitu sangat mengebu untuk bisa kuliah, dengan berMODAL NEKAT aku mendaftar di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Budi Bakti Bekasi (STIM Budi Bakti) Bekasi, aku ngambil kelas malam dengan harapan aku bisa kerja dan melanjutkan cita-citaku untuk kuliah. Saat aku masih paket c aku sudah merintis usaha sendiri yaitu usaha Broker (pedagang perantara), dari perantara orang jual tanah, mobil, motor, dan yang paling sering Spanduk digital, Pencetakan buku, dll. Mungkin itu yang menjadikan aku nekat untuk kuliah, daoak aku semoga berhasil dan bermanfaat untuk semua orang, ilmu yang aku dapat, dan apapun yang aku punya. Klimaksnya aku bisa kuliah dan itu semua tidak menjadikan aku sombong dan melupakan orang tuaku walau mereka selama ini tak berada di sampingku, namun aku yakin mereka selalu mendoakan aku, semoga ibuku bersyukur dan bangga atas semua yang aku perbuat selama ini dan semoga bapakku tersenyum manis di surga, melihat perjuangan hidupku…..Trimakasih Alloh yang sangat sayang ke aku, Trimakasih Ibuku yang selalu mendoakan aku, Trimakasih Bapak walau engkau sudah tak ada, Trimakasih buat semua konco-konco dan sedulur-sedulur yang membantu aku baik makian, cacian, omelan, itu kamu ucapkan karena kamu sangat sayang ke aku, bagiku itu adalah emas yang engkau berikan ke aku TRIMAKASIH………semoga Alloh membalas emua kebaikan kalian dengan balasan yang berlipat. Daokan aku semoga aku tetap kontinuitas, dan semangat dalam memperjuangkan perjuangan ini.  BERSAMBUNG…………..

3 comments on “CERITA HIDUPKU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s