<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Lesnapurnawan&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://lesnapurnawan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com</link>
	<description>Laku prihatin lan Nrimo -LPN-</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Sep 2011 20:15:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lesnapurnawan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Lesnapurnawan&#039;s Blog</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lesnapurnawan.wordpress.com/osd.xml" title="Lesnapurnawan&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lesnapurnawan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menjemput Jodoh di Internet</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2011/09/10/menjemput-jodoh-di-internet/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2011/09/10/menjemput-jodoh-di-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Sep 2011 20:15:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=267</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: M. Sholekhudin Michael J. Rosenfeld, sosiolog Stanford University, baru-baru ini memublikasikan penelitiannya di AS: internet menempati urutan ketiga sebagai media terpopuler untuk mencari pasangan hidup. Di Indonesia, kita memang masih kekurangan data penelitian semacam ini. Tapi dari riuhnya media sosial di internet, kita bisa menduga-duga, masyarakat Indonesia juga menuju ke arah sana. Lesna Purnawan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=267&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table width="1" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="24"></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://emshol.multiply.com/photos/hi-res/1M/222"><img src="http://multiply.com/mu/emshol/image/7B4clG40w-zLDDg3fF+VMA/photos/1M/300x300/222/Online-Dating.jpg?et=H8YCmhwzqr%2BcNST94h87Vw&amp;nmid=0" alt="" border="0" /></a><br />
<span style="font-size:small;"> Penulis: M. Sholekhudin</span></p>
<p>Michael J. Rosenfeld, sosiolog Stanford University, baru-baru ini memublikasikan penelitiannya di AS: internet menempati urutan ketiga sebagai media terpopuler untuk mencari pasangan hidup. Di Indonesia, kita memang masih kekurangan data penelitian semacam ini. Tapi dari riuhnya media sosial di internet, kita bisa menduga-duga, masyarakat Indonesia juga menuju ke arah sana.</p>
<p>Lesna Purnawan <a href="http://lesnapurnawan.wordpress.com/2011/09/10/menjemput-jodoh-di-internet/lesna-purnawan/" rel="attachment wp-att-268"><img class="size-medium wp-image-268 alignnone" title="LESNA PURNAWAN" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2011/09/lesna-purnawan.jpg?w=92&#038;h=102" alt="" width="92" height="102" /></a>, pemuda asal Wonogiri, Jawa Tengah, masih berusia 22 tahun saat ia berkenalan lewat    Facebook dengan Anie Pujiyati<a href="http://lesnapurnawan.wordpress.com/2011/09/10/menjemput-jodoh-di-internet/anie-pujiyati/" rel="attachment wp-att-269"><img class="size-medium wp-image-269" title="ANIE PUJIYATI" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2011/09/anie-pujiyati.jpg?w=117&#038;h=93" alt="" width="117" height="93" /></a>. Kebetulan keduanya berasal dari Wonogiri. Anie lulusan sebuah perguruan tinggi di Bogor, Lesna menempuh kuliah di Bekasi. Saat itu Lesna tinggal di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, sementara Anie di Semarang.</p>
<p>Awalnya perkenalan mereka cuma sebatas <em>friend</em> biasa. Sama seperti status kawan-kawan Lesna lainnya yang jumlahnya di atas dua ribu. Sekalipun bukan pecandu Facebook, Lesna cukup rajin menjalin perkawanan dunia maya. Banyak di antara kawan dunia maya itu kemudian menjadi kawan dunia nyata.   Suatu kali di bulan November 2009, Lesna berkunjung ke rumah neneknya di Semarang. Saat itu ia masih berstatus anggota IJO LUMUT (Ikatan Jomblo Lucu dan Imut :p). Tiba di Semarang, ia mengisi status, “@ Semarang”. Anie, yang saat itu masih dianggap hanya “seseorang” oleh Lesna, mengomentari statusnya, “Silakan mampir”.</p>
<p>Itu adalah komentar pertama Anie di dinding Facebook Lesna. Setelah komentar ini, mereka saling berkirim pesan lewat <em>inbox</em> pribadi dan saling bertukar nomor telepon. Selanjutnya bisa diduga, mereka mengatur rencana kopi darat. Prosesnya cepat sekali. Mereka saling berkomentar di Facebook pada Jumat malam, dan Sabtu paginya mereka sudah bertemu. Tempatnya disepakati, Java Mall. Di sana mereka mengobrol <em>ngalor-ngidul</em> layaknya dua orang yang baru kenal.</p>
<p>Rupanya pertemuan pertama itu cukup membuat Lesna maupun Anie berkesimpulan bahwa keduanya cocok satu sama lain. Sejak itu mereka berkomunikasi lebih intens. Yang sungguh di luar kebiasaan adalah cepatnya perubahan status keduanya setelah pertemuan itu. Dua minggu kemudian, Lesna kembali lagi ke Semarang untuk menemui Anie. Lalu kedunya pergi ke Wonogiri, ke rumah orangtua Anie. Tidak main-main, Lesna langsung melamar Anie. Tidak sampai tiga bulan kemudian, di bulan Januari 2010, mereka menikah.</p>
<p>Semua proses berlangsung kilat. Lesna mengaku tak butuh terlalu banyak pertimbangan untuk pergi ke Kantor Urusan Agama. “Dia orang baik dan <em>pinter</em>. Kami juga sama-sama dari Wonogiri. Enaknya, kalau pulang kampung kan searah, tidak repot,” katanya seraya tertawa.</p>
<p>Dia sama sekali tidak khawatir salah pilih seperti membeli kucing di dalam karung. Dengan santai ia mengatakan bahwa perempuan bernama Anie itu bukanlah kucing dan Facebook bukanlah karung. Ini hanya masalah cara. Sama seperti cara sebagian orang memilih mencari pasangan lewat perkawanan di dunia kerja atau kuliah.</p>
<p>Bagi Lesna, medapat jodoh hanya salah satu bonus yang ia peroleh dari Facebook. Lesna sudah biasa mencari kawan bahkan proyek-proyek pekerjaan lewat Facebook. Sekarang usia pernikahan sudah setahun lebih. Mereka juga sudah dikarunia satu orang anak laki-laki.   <strong></strong></p>
<p>Fenomena masyarakat digital<br />
Sekalipun di Indonesia belum ada data penelitian seperti di AS, Widiawati Bayu, psikolog di lembaga konsultasi Kasandra &amp; Associates berpendapat, fenomena serupa juga terjadi di Indonesia. Sebagai psikolog, ia sering berhadapan dengan klien atau sahabat yang punya cerita seputar perjodohan di internet. Sebagian cerita itu berupa cerita gembira, sebagian lagi cerita tidak enak.</p>
<p>Ketika jejaring sosial masih dikuasai oleh Myspace, seorang kawan perempuan Widiawati sudah memanfaatkan media sosial untuk tujuan ini. Si perempuan tinggal di Indonesia sementara yang laki-laki di luar negeri. Sekalipun keduanya belum pernah bertemu muka, hubungan jarak jauh ini berjalan mulus. Kebetulan keduanya sudah sama-sama dewasa, berkepribadian stabil, sama-sama tahu tentang tujuan hidup dan pernikahan. Si pria bahkan kemudian bersedia datang ke Indonesia. Setelah kopi darat itu, mereka kemudian <em>jadian</em>, menikah, dan sekarang sudah punya anak.</p>
<p>Kisah ini terjadi jauh sebelum Facebook populer di Indonesia. Sekarang, ketika internet bisa diakses lewat ponsel seharga Rp 300.000,-, setiap orang bisa punya akun di internet dan menyatakan dirinya SINGLE, INTERESTED IN WOMEN/MEN.</p>
<p>Di masa kini, internet adalah media interaksi yang dominan. Maka wajar jika banyak interaksi dunia nyata yang berpindah tempat ke dunia maya. Teknologi bukan hanya mengubah cara manusia membeli benda-benda, tapi juga mengubah cara manusia mencari jodoh.</p>
<p>Di sini teknologi berperan mendorong evolusi interaksi. Dulu orang menikah lewat perjodohan yang diatur oleh keluarga, tanpa melewati proses psikologis yang kita kenal sebagai “jatuh cinta” lebih dulu. Kini ketika hubungan anak-orangtua dan pria-wanita makin setara, orang yang akan berjodoh memiliki lebih banyak pilihan mandiri.</p>
<p>Metode perjodohan akan terus berubah mengikuti perkembangan zaman. Dalam perjodohan <em>online</em>, kata Widiawati, fungsi internet di sini bukanlah menggantikan interaksi dunia nyata, melainkan meningkatkan kemungkinan orang berinteraksi. Facebook dan sejenisnya meningkatkan kemungkinan orang berkenalan. Setelah perkenalan awal lewat internet, tahap selanjutnya tetap seperti biasa. Ada pertemuan langsung, penjajakan, lamaran, baru menikah.</p>
<p>Di sini kita bisa melihat, di dunia perjodohan ada yang tetap, ada pula yang berubah. Bagaimanapun, perkara perjodohan melibatkan banyak faktor seperti ketertarikan seksual, cinta, budaya, dan bahkan keyakinan pada nilai-nilai agama. Dan kita tahu, seks adalah perkara biologi, cinta urusan psikologi, metode perjodohan ihwal sosio-antropologi, tapi pada akhirnya, pernikahan tetap tidak bisa dipisahkan dari urusan teologi. Seks, cinta, dan agama tak banyak berubah. Yang berubah karena internet hanya metode perjodohannya.</p>
<p><a href="http://emshol.multiply.com/photos/hi-res/1M/214"><img src="http://multiply.com/mu/emshol/image/S8osgpryf-00xO+lN0C6tw/photos/1M/300x300/214/cover-maret-2011.JPG?et=JxPT3NOKnlMjjtdvOvrOlQ&amp;nmid=0" alt="" border="0" /></a><span style="font-size:small;">Boks-1:<br />
6 Fakta Perjodohan Online<br />
Jeremy Dean, psikolog University College London, menghimpun beberapa fakta mengenai perjodohan <em>online</em> berdasarkan hasil penelitian di Inggris dan AS.</span></p>
<p>1.     Pencari jodoh di internet bukanlah para pengecut atau pecundang. Selama ini ada pandangan miring bahwa pencari jodoh di internet biasanya orang yang “tidak laku” di dunia nyata. Faktanya tidak demikian. Mencari jodoh di internet semata-mata masalah pilihan metode di dunia modern yang serbadigital. Dunia sekarang berbeda dari dunia sepuluh tahun lalu.</p>
<p>2.     Para pencari jodoh di internet menggunakan foto terbaik yang “lebih indah dari aslinya”. Ini mudah sekali dipahami. Dengan pencahayaan, sudut dan teknik pemotretan yang baik, hasil jepretan memang bisa tampak lebih cantik atau lebih tampan dari aslinya. Belum lagi rekayasa gambar dengan program semacam Photoshop. Yang berjerawat bisa kelihatan mulus, yang berwajah gelap bisa tampak kinclong, yang centil bisa kelihatan anggun sehingga meningkatkan kemungkinan jatuh cinta di klik pertama. Tapi sisi buruknya, kadang setelah kedua pihak bertemu, masing-masing merasa kecewa karena kenalannya tidak sesuai dengan yang dibayangkan sebelumnya.</p>
<p>3.     Para pencari jodoh di internet pernah berbohong. Kebohongan memang tidak selalu berupa kebohongan tingkat berat. Paling sering berupa kebohongan menengah, misalnya menampilkan data profil yang kelihatan lebih bagus dari aslinya. Internet, dengan sifatnya yang begitu gampang diisi dan diedit, memang memberi kemudahan penggunanya untuk memalsukan data. Internet bisa membuat orang lupa bahwa dia sedang jatuh cinta kepada foto atau tulisan, bukan kepada seseorang secara utuh. “Saat kami bertemu, dia memang secantik fotonya. Tapi setelah menikah, saya baru tahu ternyata dia waria,” ini cerita lucu Wolfgang Zober, laki-laki Jerman yang tertipu kenalannya di Facebook, seperti dikutip situs www.ananova.com. “Ia jujur mengaku sudah memiliki dua anak. Tapi ternyata ia sebagai bapak, bukan ibu,” katanya.</p>
<p>4.     Sebagian besar orang memilih calon pasangan berdasarkan unsur kesamaan, misalnya hobi, pendidikan, atau minat. Ini merupakan kecenderungan perjodohan dunia nyata yang tidak banyak berubah di dunia maya. Ibarat pepatah, enggang sama enggang, pipit sama pipit. Hanya sebagian kecil yang memilih pasangan berdasarkan unsur perbedaan karena dilandasi tujuan ingin saling melengkapi.</p>
<p>5.     Dibandingkan perjodohan dunia nyata, perjodohan <em>online</em> memperbesar perbedaan usia dan tempat tinggal antarcalon pasangan. Sekalipun sebagian orang berpikir seperti Lesna yang mencari pasangan satu daerah, perjodohan <em>online</em> secara umum tetap memperbesar peluang perbedaan. Ini mudah dipahami karena internet terbebas dari batas geografis. Orang dari belahan Bumi timur bisa bertemu dengan orang dari belahan Bumi barat. Pasangan beda kota, bahkan beda negara makin lazim terjadi.</p>
<p>6.     Saat penapisan memilih calon pasangan, pencari jodoh di internet punya kecenderungan “<em>relationshopping</em>”, bersikap seperti pembeli barang. Seolah-olah mereka sedang melihat katalog produk. Mereka memeriksa sangat banyak profil hanya untuk memilih sedikit untuk dijajaki, seperti memilih sebungkus cokelat di etalase toko swalayan. Millsom Henry-Waring, sosiolog University of Melbourne, menyebut fenomena dunia materialisme ini sebagai kecenderungan orang menganggap calon pasangan sebagai “komoditas” yang nilainya cukup ditaksir lewat satu-dua klik.</p>
<p>Boks-2:<br />
Berbahaya Jika…<br />
Internet adalah media interaksi masa kini dan masa depan. Jika berada di tangan orang yang sudah dewasa seperti Lesna, media semacam ini jelas bisa sangat bermanfaat. Namun, jika penggunanya adalah remaja-remaja yang emosinya masih labil, media sosial macam ini bisa sangat berbahaya. Ini setidaknya bisa kita lihat dari banyaknya berita tentang remaja yang menjadi korban kejahatan setelah punya janji bertemu dengan seseorang yang ia kenal di Facebook.</p>
<p>Para korban ini, kata Widiawati, umumnya perempuan, masih usia SMA atau kuliah, secara emosional belum matang, dan punya masalah sosialisasi. Kebanyakan dari mereka punya hambatan komunikasi dengan orangtua, berkepribadian cenderung tertutup, tidak mudah berbagi cerita dengan orang lain. Karena merasa tertekan dengan status jomblo di dunia nyata, mereka kemudian mencari pacar di dunia maya. Mereka tidak begitu sadar bahwa di dunia ini, para “predator” bertebaran di mana-mana dengan berbagai kamuflase. Karena masih belum dewasa, mereka belum bisa memaknai status pertemanan di Facebook dan dengan mudah dikibuli oleh orang yang baru mereka kenal.</p>
<p>Dalam kehidupan nyata kita nyaris tidak bisa membedakan penampilan orang-orang yang rentan di dunia maya ini. Widiawati menuturkan, ia pernah menangani klien remaja putri yang, katanya, jika kita melihat penampilannya, kita tidak akan menduga dia bisa sampai melakukan hubungan seks siber. Yang mengeksploitasi remaja ini adalah “pacarnya”, seorang pria dewasa yang usianya jauh lebih tua dari dia.</p>
<p>Cerita serupa juga dialami oleh teman Lesna, remaja putri, usia 20 tahun. Dia berkenalan dengan seseorang yang mengaku tinggal di Palembang, Sumatra Selatan. Di Facebook, mereka berkomunikasi cukup intens sehingga remaja putri ini sama sekali tidak mencurigai akal bulus kenalannya ini.</p>
<p>Si pria rupanya cukup terlatih menipu orang. Ia sengaja berpura-pura sebagai kawan dalam tempo cukup lama sampai remaja putri ini betul-betul percaya kepadanya. Saking percayanya, ia sampai bersedia mengirim uang buat pria tersebut untuk, katanya, “biaya perjalanan dari Palembang ke Jakarta”. Pria itu memang benar-benar menemuinya di Jakarta. Ketika keduanya bertemu, pria ini bahkan sempat meminjam sepeda motor milik si gadis. Namun, tunggu-ditunggu, pria itu tidak kembali. Saat itulah gadis tersebut baru sadar ia telah diperdaya.</p>
<p>Di sinilah fungsi penting orangtua sebagai teman bagi anaknya. Sayangnya, kata Widiawati, masih banyak orangtua yang tidak menjalankan fungsi ini. Mereka tidak tahu dan tidak mau tahu dunia Facebook, Twitter, dan sejenisnya. Padahal di dunia itulah anak-anak mereka berinteraksi dan sangat mungkin bertemu dengan jodohnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/267/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=267&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2011/09/10/menjemput-jodoh-di-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://multiply.com/mu/emshol/image/7B4clG40w-zLDDg3fF+VMA/photos/1M/300x300/222/Online-Dating.jpg?et=H8YCmhwzqr%2BcNST94h87Vw&#38;nmid=0" medium="image" />

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2011/09/lesna-purnawan.jpg?w=258" medium="image">
			<media:title type="html">LESNA PURNAWAN</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2011/09/anie-pujiyati.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ANIE PUJIYATI</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://multiply.com/mu/emshol/image/S8osgpryf-00xO+lN0C6tw/photos/1M/300x300/214/cover-maret-2011.JPG?et=JxPT3NOKnlMjjtdvOvrOlQ&#38;nmid=0" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>CARACTERISTIC OF ACCOUNTING MANAGEMENT</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/08/02/caracteristic-of-accounting-management/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/08/02/caracteristic-of-accounting-management/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Aug 2010 03:01:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[CARACTERISTIC OF ACCOUNTING MANAGEMENT AKUNTANSI MANAGEMENT Suatu sistem pengolahan informasi keuangan yang digunakan untuk menghasilkan informasi keuangan bagi kepentingan pemakaian intern. AKUNTANSI DIBAGI MENJADI 2 TIPE : 1. Akuntansi Keuangan Merupakan tipe akuntansi yang memperoleh informasi keuangan  yang terutama untuk memenuhi keperluan manajemen puncak (top management) dan pihak luar organisasi. 2. Akuntansi Management Merupakan tipe [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=261&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>CARACTERISTIC OF ACCOUNTING MANAGEMENT</strong></span></p>
<p><strong>AKUNTANSI MANAGEMENT</strong><strong> </strong></p>
<p>Suatu sistem pengolahan informasi keuangan yang digunakan untuk menghasilkan informasi keuangan bagi kepentingan pemakaian intern.</p>
<p><strong>AKUNTANSI DIBAGI MENJADI 2 TIPE :</strong><strong> </strong></p>
<p><strong> <span style="text-decoration:underline;">1. </span></strong><strong><span style="text-decoration:underline;">Akuntansi</span></strong><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong><strong><span style="text-decoration:underline;">Keuangan</span></strong><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></p>
<p>Merupakan tipe akuntansi yang memperoleh informasi keuangan  yang terutama untuk memenuhi keperluan manajemen puncak (top management) dan pihak luar organisasi.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">2. Akuntansi Management</span></strong></p>
<p>Merupakan tipe akuntansi yang mengolah informasi yang mengolah informasi keuangan yang terutama untuk memenuhi keperluan manajemen dan melaksanakan fungsi perencanaan dan pengendalian organisasi.<strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>  <strong>Perbedaan kedua tipe akuntansi di atas terletak pada : </strong></p>
<p>  1. Dasar Pencatatan</p>
<p>  2. Fokus Informasi</p>
<p>  3. Lingkup Informasi</p>
<p>  4. Sifat laporan yang dihasilkan</p>
<p>  5. Keterlibatan dalam perilaku manusia</p>
<p>  6. Disiplin sumber yang melandasi</p>
<p>  <strong>Persamaan kedua tipe akuntansi di atas : </strong></p>
<p>1. Prinsip akuntansi yang berterima umum  dalam akuntansi keuangan kemungkinan besar juga merupakan prinsip pengukuran yang relevan dalam akuntansi manajemen.</p>
<p>2.            Akuntansi keuangan dan ak. Manajemen menggunakan informasi operasi yang sama sebagai bahan baku untuk menghasilkan informasi yang disajikan kepada pemakainya.</p>
<p>  <strong>MANFAAT INFORMASI AKUNTANSI MANAGEMENT </strong></p>
<p><strong>1.            Informasi Akuntansi Penuh</strong></p>
<p><strong> </strong>berisi info masa lalu yg bermanfaat untuk pelaporan inform.keuangan kepada manajemen puncak dan pihak luar perusahaan, dan inform.masa datang yg bermanfaat untuk penyusunan program, penentuan harga transfer dan harga jual yg diatur pemerintah.</p>
<p><strong>2.            Informasi Akuntansi Diferensial</strong></p>
<p><strong> </strong>berisi informasi masa datang yg bermanfaat untuk pengambilan keputusan pemilihan alternatif baik jangka pendek maupun jangka panjang.<strong> </strong></p>
<p>  Lanjutan</p>
<p><strong>3. Informasi Akuntansi Pertanggungjawaban</strong></p>
<p><strong> </strong>berisi tentang informasi masa lalu yg bermanfaat untuk mengetahui penilaian kinerja manajer, pemotivasian manajer, dan informasi masa datang yg bermanfaat untuk penyusunan anggaran/ budget.<strong> </strong></p>
<p>  <strong>Trend yang Mempengaruhi perubahan ak. Manajemen : </strong></p>
<ol>
<li>Kemajuan teknologi      informasi</li>
<li>Implementasi just-in      time (JIT) manufacturing</li>
<li>Meningkatnya tuntutan      mutu</li>
<li>Meningkatnya      diversifikasi dan kompleksitas produk, serta semakin pendeknya daur hidup      produk</li>
<li>Diperkenalkannya      computer-integrated manufacturing</li>
</ol>
<p>  <strong>Perubahan mendasar yg dilakukan ak. Manajemen : </strong></p>
<ol>
<li>Pembebasan akuntansi      manajemen dari  dominasi akuntansi      keuangan.</li>
<li>Teknologi Informasi</li>
<li>Activity-based cost      system</li>
<li>Target Costing</li>
<li>Product-Life Cycle      Costing</li>
</ol>
<p>  DAMPAK PERKEMBANGAN Teknologi terhadap system pengolahan inform.akuntansi</p>
<p>a.   Informasi biaya produk yang lebih cermat</p>
<p>b.   Informasi biaya overhead yang cermat</p>
<p>c.    Informasi biaya daur hidup produk</p>
<p>  KESIMPULAN</p>
<p>Akuntansi Manajemen merupakan tipe informasi kuantitatif yang menggunakan uang sebagai satuan ukuran yg digunakan oleh para manajemen dalam pengelolaan perusahaan. Informasi kuantitatif lebih berperan dlm mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan, seperti keputusan investasi apakah mendatangkan laba, besarnya rate of return, dan payback period .</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/261/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=261&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/08/02/caracteristic-of-accounting-management/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI DIFERENSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/08/02/penggunaan-informasi-akuntansi-diferensial-dalam-pengambilan-keputusan-investasi/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/08/02/penggunaan-informasi-akuntansi-diferensial-dalam-pengambilan-keputusan-investasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Aug 2010 02:49:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI DIFERENSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI INFORMASI AKUNTANSI DIFERENSIAL Menurut Mulyadi (2001, hal 115), “ informasi akuntansi diferensial adalah taksiran perbedaan aktiva, pendapatan dan biaya dalam tindakan alternatif tertentu dibandingkan dengan alternatif tindakan lainnya”. Konsep Informasi Akuntansi Diferensial merupakan informasi akuntansi yang dihubungkan dengan pemilihan alternative suatu tindakan tertentu dibandingkan dengan tindakan lain. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=256&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><strong>PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI DIFERENSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI</strong></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>INFORMASI AKUNTANSI DIFERENSIAL</strong></p>
<p style="text-align:left;">Menurut Mulyadi (2001, hal 115), “ informasi akuntansi diferensial adalah taksiran perbedaan aktiva, pendapatan dan biaya dalam tindakan alternatif tertentu dibandingkan dengan alternatif tindakan lainnya”.</p>
<p style="text-align:left;">Konsep Informasi Akuntansi Diferensial merupakan informasi akuntansi yang dihubungkan dengan <strong>pemilihan</strong> <strong>alternativ</strong>e suatu tindakan tertentu dibandingkan dengan tindakan lain.</p>
<p style="text-align:left;">Dengan kata lain informasi tersebut diperlukan oleh manajemen untuk pengambilan keputusan mengenai pemilihan alternative tindakan yang terbaik di antara alternative yang tersedia</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Manfaat Informasi Akuntansi Diferensial</strong></p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Pengambilan      Keputusan untuk Membeli atau Membuat Sendiri</li>
<li>Menjual      atau Memproses Lebih Lanjut Suatu Produk</li>
<li>Menghentikan      atau Melanjutkan Produksi Produk tertentu</li>
<li>Menerima      atau Menolak Pesanan Khusus.</li>
</ol>
<p style="text-align:left;"><strong>INVESTASI</strong></p>
<p style="text-align:left;">Adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk menghasilkan laba dimasa yang akan datang.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Jenis-jenis investasi</strong></p>
<p style="text-align:left;">1. Investasi yang tidak menghasilkan laba <em>(non-provit investment).</em></p>
<p style="text-align:left;">Investasi yang timbul karena adanya peraturan pemerintahatau karena syarat-syarat kontrak yang telah disetujui, yang mewajibkan perusahaan untuk melaksanakannya tanpa mempertimbangkan laba atau rugi.</p>
<p style="text-align:left;">2. Investasi yang tidak dapat diukur labanya <em>(non-measurable provit investment).</em></p>
<p style="text-align:left;">Investasi ini dimaksudkan untuk menaikan laba, namun dengan investasi ini laba yang diharapkan perusahaan sulit untuk dihitung secara teliti. Contoh : Pengeluaran biaya promosi, dalam jangka panjang, biaya penelitian dan pengembangan, dan biaya program pelatihan pendidikan karyawan.</p>
<p style="text-align:left;">3. Investasi dalam penggantian equipment <em>(replacement investment).</em></p>
<p style="text-align:left;">Investasi yang meliputi pengeluaran untuk pengganian mesin dan ekuipmen yang ada.biasanya digunaan atas dasar pertimbangan adanya penghematan biaya atau kenaikan produktivitas dengan adanya penggantian biaya tersebut.</p>
<p style="text-align:left;">4. Investasi dalam perluasan usaha <em>(expansion investment).</em></p>
<p style="text-align:left;">Merupakan pengeluaran untuk menambah kapasitas  produksi sehinnga operasi menjadi ebih besar dari sebelumnya.</p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN</strong></p>
<p style="text-align:left;">Informasi akuntansi manajemen adalah suatu sistem yang berperan serta membantu akuntansi di dalam melaksanakan transformasi data menjadi informasi, yang mana informasi tersebut berguna sebagai bahan bagi manajemen untuk pengambilan keputusan.</p>
<p style="text-align:left;">Dalam <em>pengambilan keputusan investasi</em>, manajemen memerlukan informasi akuntansi manajemen berupa :</p>
<p style="text-align:left;">1.  Aktiva Penuh : berguna memberikan ukuran berapa jumlah dana yang akan ditanamkan dalam suatu proyek/kegiatan tertentu.</p>
<p style="text-align:left;">2.  Pendapatan Penuh &amp; Biaya Penuh masa yang akan datang : berguna untuk memberikan ukuran tingkat kemampuan menghasilkan laba dari proyek/kegiatan yang akan dijalankan tersebut.</p>
<p style="text-align:left;">Dalam pengambilan keputusan investasi <strong><em>berupa penggantian aktiva tetap yang didasarkan pada pertimbangan penghematan biaya</em></strong>, manajeman memerlukan informasi akuntansi manajemen berupa :</p>
<p style="text-align:left;">1. Aktiva diferensial : berguna memberikan ukuran berapa jumlah dana yang akan ditanamkan dalam penggantian aktiva tetap tertentu.</p>
<p style="text-align:left;">2.  Biaya diferensial : memberikan ukuran <em>penghematan biaya</em> yang diperoleh dengan adanya penggantian aktiva tetap yang direncanakan tersebut .</p>
<p style="text-align:left;">Dalam pengambilan keputusan <strong><em>penggantian aktiva tetap yang didasarkan pada pertimbangan kenaikan produktivitas</em></strong>, manajeman memerlukan informasi akuntansi manajemen berupa :</p>
<p style="text-align:left;">1. Aktiva diferensial : berguna memberikan ukuran berapa jumlah dana yang akan ditanamkan dalam penggantian aktiva tetap tertentu.</p>
<p style="text-align:left;">2. Pendapatan diferensial &amp; Biaya diferensial : memberikan ukuran <em>kenaikan produktivitas</em> yang diperoleh dengan adanya penggantian aktiva tetap yang direncanakan tersebut .</p>
<p style="text-align:left;">Contoh kasus :</p>
<table style="text-align:left;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="115" valign="top"></td>
<td width="98" valign="top">Mesin Lama</td>
<td width="106" valign="top">Mesin Baru</td>
<td width="106" valign="top">Biaya   Diferensial Tunai</td>
<td width="106" valign="top">Pendapatan Diferensial</td>
<td width="106" valign="top">Informasi Akuntansi Diferensial</td>
</tr>
<tr>
<td width="115" valign="top">BBB</td>
<td width="98" valign="top">Rp.   1000</td>
<td width="106" valign="top">750</td>
<td width="106" valign="top">250</td>
<td width="106" valign="top"></td>
<td width="106" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="115" valign="top">BTK</td>
<td width="98" valign="top">1200</td>
<td width="106" valign="top">800</td>
<td width="106" valign="top">400</td>
<td width="106" valign="top"></td>
<td width="106" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="115" valign="top">B. Pemeliharaan</td>
<td width="98" valign="top">750</td>
<td width="106" valign="top">400</td>
<td width="106" valign="top">350</td>
<td width="106" valign="top"></td>
<td width="106" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="115" valign="top">Ttl By Operasi</td>
<td width="98" valign="top">2950</td>
<td width="106" valign="top">1950</td>
<td width="106" valign="top">1000</td>
<td width="106" valign="top"></td>
<td width="106" valign="top">1000</td>
</tr>
<tr>
<td width="115" valign="top">Pendapatan</td>
<td width="98" valign="top">5500</td>
<td width="106" valign="top">6000</td>
<td width="106" valign="top"></td>
<td width="106" valign="top">500</td>
<td width="106" valign="top">500</td>
</tr>
<tr>
<td width="115" valign="top">Total</td>
<td width="98" valign="top"></td>
<td width="106" valign="top"></td>
<td width="106" valign="top"></td>
<td width="106" valign="top"></td>
<td width="106" valign="top">1500</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:left;">Dalam pertimbangan penggantian mesin tersebut, produktivitas mesin baru lebih tinggi diabanding dengan mesin lama, oleh karena itu disamping mempertimbangkan biaya diferensial tunai (penghematan biaya tunai) manajemen puncak perlu memperhitungkan pendapatan diferensial (tambahan pendapatan karena bertambahnya produktivitas) dalam keputusannya</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>Pajak Penghasilan &amp; keputusan investasi</strong></p>
<p style="text-align:left;">Pajak Penghasilan (pajak atas laba) merupakan unsur informasi penting yang ikut dipertimbangkan dalam perhitungan arus kas dalam pengambilan keputusan investasi.</p>
<p style="text-align:left;">Jika usulan investasi tersebut  akan mengakibatkan <strong>penghematan biaya atau tambahan pendapatan</strong> disisi lain akan menimbulkan laba diferensial yang menyebabkan tambahan pajak penghasilan yang akan dibayar oleh perusahaan. Oleh karenanya dalam perhitungan kas keluar dari investasi perlu diperhitungkan tambahan atau pengurangan pajak yang harus dibayar akibat tambahan pendapatan tersebut.</p>
<p style="text-align:left;">Jika usulan investasi akan mengakibatkan kerugian (biaya diferensial&gt;pendapatan diferensial), maka dampak pajak penghasilan akibat kerugian tersebut harus diperhitungkan dalam taksiran arus kas masuk dari investasi.</p>
<p style="text-align:left;">Contoh Kasus :</p>
<table style="text-align:left;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="133" valign="top"></td>
<td width="122" valign="top">Mesin Lama</td>
<td width="128" valign="top">Mesin Baru</td>
<td width="128" valign="top">Biaya Diferensial</td>
<td width="128" valign="top">Biaya Diferensial Tunai &amp;   Penghasilan</td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">BBB</td>
<td width="122" valign="top">3.000.000</td>
<td width="128" valign="top">750.000</td>
<td width="128" valign="top">2.250.000</td>
<td width="128" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">BTK</td>
<td width="122" valign="top">1.900.000</td>
<td width="128" valign="top">900.000</td>
<td width="128" valign="top">1.000.000</td>
<td width="128" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">By. Pemeliharaan</td>
<td width="122" valign="top">2.750.000</td>
<td width="128" valign="top">1.500.000</td>
<td width="128" valign="top">1.250.000</td>
<td width="128" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">Total By Operasi</td>
<td width="122" valign="top">7.650.000</td>
<td width="128" valign="top">3.150.000</td>
<td width="128" valign="top">4.500.000</td>
<td width="128" valign="top">4.500.000</td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">By. Depresiasi</td>
<td width="122" valign="top">800.000</td>
<td width="128" valign="top">1.400.000</td>
<td width="128" valign="top">600.000</td>
<td width="128" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">Total By Diferensial</td>
<td width="122" valign="top"></td>
<td width="128" valign="top"></td>
<td width="128" valign="top">3.900.000</td>
<td width="128" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">Dampak pajak atas biaya   Diferensial (tax loss)</td>
<td width="122" valign="top">35% x 3.900.000</td>
<td width="128" valign="top"></td>
<td width="128" valign="top"></td>
<td width="128" valign="top">(1.365.000)</td>
</tr>
<tr>
<td width="133" valign="top">By Diferensial tunai + tambahan   pajak penghasilan</td>
<td width="122" valign="top"></td>
<td width="128" valign="top"></td>
<td width="128" valign="top"></td>
<td width="128" valign="top">3.135.000</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:left;">Karena biaya diferensial mesin baru lebih besar RP. 600.000 (Rp. 1.400.000-Rp. 800.000), maka pajak penghasilan jika mesin baru digunakan akan berkurang sebesar 35%xRp.600.000. Biaya diferensial sebesar Rp.3.900.000 tersebut mengakibatkan tambahan pajak yang harus dibayar sebesar Rp. 1.365.000 (35%x3.900.000), sehingga arus kas masuk dari penggantian mesin menjadi sebesar Rp. 3.135.000      (Rp. 4.500.000 &#8211; Rp. 1.365.000) per tahun selama umur ekonomis mesin.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>Kriteria Penilaian untuk menilai perlu tidaknya suatu investasi dibagi menjadi 4 metode, yaitu:</strong></p>
<ol style="text-align:left;">
<li><strong><em>Pay-back</em></strong><strong> method</strong></li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Rumus <em>pay-back</em> (dalam tahun) dibagi menjadi 2 kelompok yaitu :</p>
<p style="text-align:left;">a. Rumus perhitungan pay-back period yang belum memperhitungkan pajak penghasilan.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">b. Rumus perhitungan pay-back period yang memperhitungkan pajak penghasilan.</p>
<p style="text-align:left;">
<ol style="text-align:left;">
<li><strong>Rata-rata      kembalian Investasi (<em>Average return on investment atau unajusted return      on investment)</em></strong></li>
</ol>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong><em>Present value (menghitung nilai tunai dimasa yang akan datang)</em></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><em>NT= AK </em></strong> <strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align:left;">NT = nilai tunai      AK = arus kas      i = tarif kembalian investasi            n = jangka waktu</p>
<ol style="text-align:left;">
<li><strong><em>Discounted      cash flows</em></strong></li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Pada dasarnya discounted cash flows method sama dengan present value method karena kedua-duanya memperhitungkan nilai waktu uang di masa yang akan datang. Perbedaanya adalah dalam present value method tarif kembalian (rate of return ) sudah ditentukan lebih dahulu sebagai terif kembalian, sedangkan dalam discounted cash flows method justru tarif kembalian ini dihitung sebagai dasar untuk menerima atau menolak suatu usulan investasi.</p>
<p style="text-align:left;">Penentuan tarif kembalian tersebut di lakukan dengan metode coba-coba (triel and error), yaitu dengan cara ;</p>
<p style="text-align:left;">a. mencari nilai  tunai arus kas masuk bersih pada tarif kembalian yang dipilih cara sembarang di atas atau di bawah di bawah tarif kembalian investasi yang harapkan.</p>
<p style="text-align:left;">b. menginterpolasikan kedua tarif kembaliantersebut untuk mendapatkan tarif kembalian sesungguhnya</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Biaya Modal ( Cost Of Capital )</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">v  Ada 2 pengertian Biaya Modal yaitu :</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Biaya modal khusus (<em>specific      cost of capital</em>)</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Yaitu: biaya yang di hubungkan dengan sumber perbelanjaan tertentu pada saat tertentu</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Biaya Modal Rata-rata ( <em>average      cost of capital</em>)</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Yaitu: rata-rata tertibang berbagai biaya modal khusus pada saat tertentu</p>
<p style="text-align:left;">Secara  garis besar berbagai keputusan yang dilakukan oleh manajemen puncak dalam penyusunan anggaran investasi dapat  dibagi menjadi dua tipe keputusan pokok :</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Keputusan Pembelanjaan ( financing      decision )Yaitu keputusan yang menyangkut       pemilihan sumber pembelanjaan.</li>
</ol>
<ol style="text-align:left;">
<li>Keputusan investasi (      Investment decision) yaitu keputusan yang menyangkut penggunaan modal yang      tersedia.</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Ada mata rantai yang menghubungkan keputusan pembelanjaan dengan keputusan investasi Sumber dari mana modal yang akan ditanamkandi peroleh akan menentukan besarnya biaya modal (cost of capital) dan biaya modal ini yang digunakan sebagai dasr untuk memilih rencana investasi yang dilakukan.</p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>BIAYA</strong><strong> </strong><strong>MODAL PINJAMAN (<em>cost of debt</em>)</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">Biaya modal pinjaman dihitung dengan cara menentukan tarif buga efektif  setelah pajak . karena bunga modal pinjaman yang dikeluarkan perusahan dapat dikurangkan dari penghasilan untuk penentuan laba kena pajak, maka pembayaran bunga modal pinjaman akan menimbulkan penghematan pajak (tax saving) <strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>BIAYA MODAL SAHAM ISTIMEWA </strong><strong>(<em>cost of preferred stock</em>)</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">Secara legal, saham isimewa menunjukan hak pemikiran atas perusahaan. Secara ekonomis, saham istimewa lebih mirip dengan utang jangka panjang dibandingkan dengan saham biasa. Saham istimewa mengharuskan perusahaan membayar dividen dalam jumlah tetap, tanpa melihat apakah perusahaan mengalamai kerugian atau mengalami keuntungan, dan dividen tersebut dibayar lebih dahulu sebelum dividen dibagikan kepada pemegang sahambiasa.</p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>BIAYA MODAL SAHAM BIASA </strong><strong>(<em>cost of common equity</em>)</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">Jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham biasa adalah tidak tetap, tergantung besar kecilnya laba yang di peroleh  perusahaan dan juga tergantung tersedianya kas.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>PENGANBILAN KEPUTUSAN INVESTASI DALAM LINGKUNGAN MANUFAKTUR MAJU</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">Ò  Dalam lingkungan manufaktur maju, pengambilan keputusan investasi biasanya  bersangkutan dengan penggantian mesin dan ekuipmen lama dengan mesin dan ekuipmen yang dikendalikan dengan komputer .</p>
<p style="text-align:left;">Ò  Kecermatan informasi akutansi manajemen dibutuhkan oleh manajeman dalam lingkungan manufaktur maju dalam :</p>
<p style="text-align:left;">1.             Penentuan besarnya investasi</p>
<p style="text-align:left;">2.            Penaksiran besarnya arus kas masuk selama umur investasi</p>
<p style="text-align:left;">3.            Penentuan besarnya nilai residu</p>
<p style="text-align:left;">4.            Penentuan besarnya discount rate.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p style="text-align:left;">Investasi adalah pengkaitan sumber-sumber  dalam jamngka panjang untuk menhasilkan laba di masa yang akan datang . Sekali investasi diputuskan maka perusahaan akan terikat pada janlan panjang di masa yang akan datang  yang sudah dipilih, yang tidak mudah untuk disimpangi. Investasi banyak mengandung resiko dan ketidakpastian.</p>
<p style="text-align:left;">Investasi di bagi menjadi empat golongan : investasi yang  tidak menghasilkan laba, investasi yang tidak dapat diukur labanya, investasi dalam penggantian ekuipmen, dan investasi dalam perluasan usaha. Dalam investasi pengantian ekuipmen dan perluasan usaha informasi biaya merupakan informasi penting yang perlu dipertimbangkan.</p>
<p style="text-align:left;">Informasi akutansi manajemen yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan investasi adalah informasi akuntansi diferensial  yang terdiri dari aktiva diferensial berupa tambahan investasi pada awal umur proyek dan biaya diferensial dan pendapatan diferensial selama umur ekonomis proyek. Invormasi biaya yang bermanfaat dalam keputusan investasi adalah invormasi biaya masa yang akan datang ‘dapat berupa  full cost information (dalam hal investasi peluasan usaha ) dan dapat berupa differential colt information ( dalam hal investasi penggantian ekuipmen ). Pajak penghasilan perlu dipertimbangkan dalam keputusan informasi, karena setiap rencana investasi yang mengakibatkan pengurangan biaya di satu pihak, akan berakibat pula dalam kenaikan pajak penghasilan ddengan adanya kenaikan laba akibat penghematan biaya. Begitu juga sebaliknya, setiap investasi yang mengakibatkan tambahan biaya, akan berakibat penurunan pajak penghasilan dengan adanya penurunan laba akibat tambahan biaya.</p>
<p style="text-align:left;">Ada empat metode yang umum digunakan sebagai kriteria penilaian usulan investasi :</p>
<p style="text-align:left;">*             Pay back method</p>
<p style="text-align:left;">*             rate of return on investment</p>
<p style="text-align:left;">*             present value method</p>
<p style="text-align:left;">*             discounted cash flows method</p>
<p style="text-align:left;">Jika investasi dilakukan dengan dana yang seluruhnya diperoleh dari saham biasa, maka biaya modal dihitung  dengan rumus k = (D/p ) + t di mana k adalah biaya modal saham biasa, D adalah dividen per lembar saham yang kini di bayarkan kepada pemegang saham biasa, p adalah harga pasar perlembar  saham yang berlaku kini, t adalah tingkat pertumbuhan   tahunan rata – rata yang diharapkan untuk dividen saham biasa. Jika investasi dilakukan dengan dana yang diperoleh dari pinjaman , saham istimewa, dan saham biasa, maka biaya modal dihitung sebesar biaya modal rata-rata yang dihitung dengan mengalikan tarif biaya modal masing-masing sumber pembelanjaantersebut dengan angka penimbang ( menurut proporsi modal yang  ditanamkan dalam investasi tersebut).</p>
<p style="text-align:left;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=256&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/08/02/penggunaan-informasi-akuntansi-diferensial-dalam-pengambilan-keputusan-investasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>iklan baris gratis</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/30/iklan-baris-gratis/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/30/iklan-baris-gratis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 07:27:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[iklan baris gratis http://tempatpromo.com http://pameraniklan.com http://pasariklangratis.com http://pameriklan.com http://bursaiklanbaris.com http://iklanfree.net http://numpanglewat.com http://pasariklanbaris.com http://pusatiklan.com http://promobisnis.com http://pusatbisnisiklan.com http://pusatpromosionline.com http://freeiklanbaris.com http://mediaiklan.co.id http://mediapromosi.co.id http://kampoengiklan.com http://iklanbariss.com http://iklantotal.com http://planetiklan.com http://redaksiiklan.com http://totaliklan.com http://pusatiklan.co.id http://pusatiklan.web.id http://iklanlaris.web.id http://tempatiklan.com http://iklan.mobi http://0nlinetraders.com http://bonek.info http://casciscus.info http://dagang.info http://jualbeliweb.com http://kakilima.info http://kuskas.info http://jualbeliwebsite.com http://makelar.info http://msnbuy.com http://kuskas.net http://nyicil.info http://ruko.biz http://virtusale.net http://nyicil.net http://warteg.info http://warung.biz http://warungpadang.info http://lelangmurah.com http://shoppingplasa.com http://oyvp.com http://marketstreetpub.net http://bisnis4money.com http://iklanbebas.net http://iklanlaris.org http://tempatiklan.info [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=252&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>iklan baris gratis</h1>
<ul>
<li><a href="http://tempatpromo.com/" target="_blank">http://tempatpromo.com</a></li>
<li><a href="http://pameraniklan.com/" target="_blank">http://pameraniklan.com</a></li>
<li><a href="http://pasariklangratis.com/" target="_blank">http://pasariklangratis.com</a></li>
<li><a href="http://pameriklan.com/" target="_blank">http://pameriklan.com</a></li>
<li><a href="http://bursaiklanbaris.com/" target="_blank">http://bursaiklanbaris.com</a></li>
<li><a href="http://iklanfree.net/" target="_blank">http://iklanfree.net</a></li>
<li><a href="http://numpanglewat.com/" target="_blank">http://numpanglewat.com</a></li>
<li><a href="http://pasariklanbaris.com/" target="_blank">http://pasariklanbaris.com</a></li>
<li><a href="http://pusatiklan.com/" target="_blank">http://pusatiklan.com</a></li>
<li><a href="http://promobisnis.com/" target="_blank">http://promobisnis.com</a></li>
<li><a href="http://pusatbisnisiklan.com/" target="_blank">http://pusatbisnisiklan.com</a></li>
<li><a href="http://pusatpromosionline.com/" target="_blank">http://pusatpromosionline.com</a></li>
<li><a href="http://freeiklanbaris.com/" target="_blank">http://freeiklanbaris.com</a></li>
<li><a href="http://mediaiklan.co.id/" target="_blank">http://mediaiklan.co.id</a></li>
<li><a href="http://mediapromosi.co.id/" target="_blank">http://mediapromosi.co.id</a></li>
<li><a href="http://kampoengiklan.com/" target="_blank">http://kampoengiklan.com</a></li>
<li><a href="http://iklanbariss.com/" target="_blank">http://iklanbariss.com</a></li>
<li><a href="http://iklantotal.com/" target="_blank">http://iklantotal.com</a></li>
<li><a href="http://planetiklan.com/" target="_blank">http://planetiklan.com</a></li>
<li><a href="http://redaksiiklan.com/" target="_blank">http://redaksiiklan.com</a></li>
<li><a href="http://totaliklan.com/" target="_blank">http://totaliklan.com</a></li>
<li><a href="http://pusatiklan.co.id/" target="_blank">http://pusatiklan.co.id</a></li>
<li><a href="http://pusatiklan.web.id/" target="_blank">http://pusatiklan.web.id</a></li>
<li><a href="http://iklanlaris.web.id/" target="_blank">http://iklanlaris.web.id</a></li>
<li><a href="http://tempatiklan.com/" target="_blank">http://tempatiklan.com</a></li>
<li><a href="http://iklan.mobi/" target="_blank">http://iklan.mobi</a></li>
<li><a href="http://0nlinetraders.com/" target="_blank">http://0nlinetraders.com</a></li>
<li><a href="http://bonek.info/" target="_blank">http://bonek.info</a></li>
<li><a href="http://casciscus.info/" target="_blank">http://casciscus.info</a></li>
<li><a href="http://dagang.info/" target="_blank">http://dagang.info</a></li>
<li><a href="http://jualbeliweb.com/" target="_blank">http://jualbeliweb.com</a></li>
<li><a href="http://kakilima.info/" target="_blank">http://kakilima.info</a></li>
<li><a href="http://kuskas.info/" target="_blank">http://kuskas.info</a></li>
<li><a href="http://jualbeliwebsite.com/" target="_blank">http://jualbeliwebsite.com</a></li>
<li><a href="http://makelar.info/" target="_blank">http://makelar.info</a></li>
<li><a href="http://msnbuy.com/" target="_blank">http://msnbuy.com</a></li>
<li><a href="http://kuskas.net/" target="_blank">http://kuskas.net</a></li>
<li><a href="http://nyicil.info/" target="_blank">http://nyicil.info</a></li>
<li><a href="http://ruko.biz/" target="_blank">http://ruko.biz</a></li>
<li><a href="http://virtusale.net/" target="_blank">http://virtusale.net</a></li>
<li><a href="http://nyicil.net/" target="_blank">http://nyicil.net</a></li>
<li><a href="http://warteg.info/" target="_blank">http://warteg.info</a></li>
<li><a href="http://warung.biz/" target="_blank">http://warung.biz</a></li>
<li><a href="http://warungpadang.info/" target="_blank">http://warungpadang.info</a></li>
<li><a href="http://lelangmurah.com/" target="_blank">http://lelangmurah.com</a></li>
<li><a href="http://shoppingplasa.com/" target="_blank">http://shoppingplasa.com</a></li>
<li><a href="http://oyvp.com/" target="_blank">http://oyvp.com</a></li>
<li><a href="http://marketstreetpub.net/" target="_blank">http://marketstreetpub.net</a></li>
<li><a href="http://bisnis4money.com/" target="_blank">http://bisnis4money.com</a></li>
<li><a href="http://iklanbebas.net/" target="_blank">http://iklanbebas.net</a></li>
<li><a href="http://iklanlaris.org/" target="_blank">http://iklanlaris.org</a></li>
<li><a href="http://tempatiklan.info/" target="_blank">http://tempatiklan.info</a></li>
<li><a href="http://bursaiklan.org/" target="_blank">http://bursaiklan.org</a></li>
<li><a href="http://bursaiklanbaris.info/" target="_blank">http://bursaiklanbaris.info</a></li>
<li><a href="http://iklanbisnis.org/" target="_blank">http://iklanbisnis.org</a></li>
<li><a href="http://iklantop.info/" target="_blank">http://iklantop.info</a></li>
<li><a href="http://topiklan.info/" target="_blank">http://topiklan.info</a></li>
<li><a href="http://topiklanbaris.com/" target="_blank">http://topiklanbaris.com</a></li>
<li><a href="http://iklanterbaru.info/" target="_blank">http://iklanterbaru.info</a></li>
<li><a href="http://iklanok.info/" target="_blank">http://iklanok.info</a></li>
<li><a href="http://infoiklan.info/" target="_blank">http://infoiklan.info</a></li>
<li><a href="http://iklanbaru.net/" target="_blank">http://iklanbaru.net</a></li>
<li><a href="http://iklanlaku.info/" target="_blank">http://iklanlaku.info</a></li>
<li><a href="http://smsiklanbaris.com/" target="_blank">http://smsiklanbaris.com</a></li>
<li><a href="http://iklanbisnisindonesia.com/" target="_blank">http://iklanbisnisindonesia.com</a></li>
<li><a href="http://iklansmstop.com/" target="_blank">http://iklansmstop.com</a></li>
<li><a href="http://domainiklan.com/" target="_blank">http://domainiklan.com</a></li>
<li><a href="http://beasiswabisnisinternasional.com/" target="_blank">http://beasiswabisnisinternasional.com</a></li>
<li><a href="http://belajarforexindo.com/" target="_blank">http://belajarforexindo.com</a></li>
<li><a href="http://buatwebsitemudah.com/" target="_blank">http://buatwebsitemudah.com</a></li>
<li><a href="http://iklanbarisinternetgratis.com/" target="_blank">http://iklanbarisinternetgratis.com</a></li>
<li><a href="http://iklanbisnisforex.com/" target="_blank">http://iklanbisnisforex.com</a></li>
<li><a href="http://iklanbisnisonline.com/" target="_blank">http://iklanbisnisonline.com</a></li>
<li><a href="http://iklancms.com/" target="_blank">http://iklancms.com</a></li>
<li><a href="http://iklanpeluangbisnis.com/" target="_blank">http://iklanpeluangbisnis.com</a></li>
<li><a href="http://iklanpeluangbisnisinternet.com/" target="_blank">http://iklanpeluangbisnisinternet.com</a></li>
<li><a href="http://peluangbeasiswa.com/" target="_blank">http://peluangbeasiswa.com</a></li>
<li><a href="http://iklanhotel.com/" target="_blank">http://iklanhotel.com</a></li>
<li><a href="http://iklanfacebook.com/" target="_blank">http://iklanfacebook.com</a></li>
<li><a href="http://bisnisniaga.com/" target="_blank">http://bisnisniaga.com</a></li>
<li><a href="http://promohemat.com/" target="_blank">http://promohemat.com</a></li>
<li><a href="http://waoiklan.com/" target="_blank">http://waoiklan.com</a></li>
<li><a href="http://iklanvoucher.com/" target="_blank">http://iklanvoucher.com</a></li>
<li><a href="http://adshospital.com/" target="_blank">http://adshospital.com</a></li>
<li><a href="http://bloggerjakarta.com/" target="_blank">http://bloggerjakarta.com</a></li>
<li><a href="http://adsavatar.com/" target="_blank">http://adsavatar.com</a></li>
<li><a href="http://phones-ad.com/" target="_blank">http://phones-ad.com</a></li>
<li><a href="http://prim-a.com/" target="_blank">http://prim-a.com</a></li>
<li><a href="http://center-ad.com/" target="_blank">http://center-ad.com</a></li>
<li><a href="http://urlgrow.com/" target="_blank">http://urlgrow.com</a></li>
<li><a href="http://onpassword.com/" target="_blank">http://onpassword.com</a></li>
</ul>
<ul>
<li><a href="http://tagiklan.com/" target="_blank">http://tagiklan.com</a></li>
<li><a href="http://gratispromo.com/" target="_blank">http://gratispromo.com</a></li>
<li><a href="http://trendiklan.com/" target="_blank">http://trendiklan.com</a></li>
<li><a href="http://the-freeads.com/" target="_blank">http://the-freeads.com</a></li>
<li><a href="http://freeads-iklan.com/" target="_blank">http://freeads-iklan.com</a></li>
<li><a href="http://submitfull.com/" target="_blank">http://submitfull.com</a></li>
<li><a href="http://webjualbeli.com/" target="_blank">http://webjualbeli.com</a></li>
<li><a href="http://motoriklan.com/" target="_blank">http://motoriklan.com</a></li>
<li><a href="http://iklan.tipsntrik.com/" target="_blank">http://iklan.tipsntrik.com</a></li>
<li><a href="http://abadiklan.com/" target="_blank">http://abadiklan.com</a></li>
<li><a href="http://benangmerah.com/" target="_blank">http://benangmerah.com</a></li>
<li><a href="http://iklanpartai.com/" target="_blank">http://iklanpartai.com</a></li>
<li><a href="http://anadvertorial.com/" target="_blank">http://anadvertorial.com</a></li>
<li><a href="http://iklanebook.com/" target="_blank">http://iklanebook.com</a></li>
<li><a href="http://disinigratis.com/" target="_blank">http://disinigratis.com</a></li>
<li><a href="http://iklanyahoo.com/" target="_blank">http://iklanyahoo.com</a></li>
<li><a href="http://propertitop.com/" target="_blank">http://propertitop.com</a></li>
<li><a href="http://forexpose.com/" target="_blank">http://forexpose.com</a></li>
<li><a href="http://maripromosi.com/" target="_blank">http://maripromosi.com</a></li>
<li><a href="http://adsrelease.com/" target="_blank">http://adsrelease.com</a></li>
<li><a href="http://serbapromo.com/" target="_blank">http://serbapromo.com</a></li>
<li><a href="http://salesgratis.com/" target="_blank">http://salesgratis.com</a></li>
<li><a href="http://iklanbarismandiri.com/" target="_blank">http://iklanbarismandiri.com</a></li>
<li><a href="http://malaysianad.com/" target="_blank">http://malaysianad.com</a></li>
<li><a href="http://adbusinessfree.com/" target="_blank">http://adbusinessfree.com</a></li>
<li><a href="http://promoviaweb.com/" target="_blank">http://promoviaweb.com</a></li>
</ul>
<ul>
<li><a href="http://ads.hermawan.net/" target="_blank">http://ads.hermawan.net</a></li>
<li><a href="http://iklan-iklan.com/" target="_blank">http://iklan-iklan.com</a></li>
<li><a href="http://iklansilver.com/" target="_blank">http://iklanSilver.com</a></li>
<li><a href="http://triklan.com/" target="_blank">http://triklan.com</a></li>
<li><a href="http://iklanad.com/" target="_blank">http://iklanAd.com</a></li>
<li><a href="http://sexiklan.com/" target="_blank">http://SExIKLAN.com</a></li>
<li><a href="http://indofreeads.com/" target="_blank">http://indoFreeAds.com</a></li>
<li><a href="http://iklangoogle.com/" target="_blank">http://iklanGoogle.com</a></li>
<li><a href="http://iklanprime.com/" target="_blank">http://iklanPrime.com</a></li>
<li><a href="http://plusberita.com/" target="_blank">http://PlusBerita.com</a></li>
<li><a href="http://entryad.com/" target="_blank">http://EntryAd.com</a></li>
<li><a href="http://iklangratis.us/" target="_blank">http://iklanGratis.us</a></li>
<li><a href="http://freeads.web.id/" target="_blank">http://FreeAds.web.id</a></li>
<li><a href="http://iklan.tipsntrik.com/" target="_blank">http://iklan.TipsnTrik.com</a></li>
<li><a href="http://iklan.terpopuler.com/" target="_blank">http://iklan.terpopuler.com</a></li>
<li><a href="http://adindonesia.com/" target="_blank">http://ADIndonesia.com</a></li>
<li><a href="http://forum-iklan.com/" target="_blank">http://Forum-Iklan.com</a></li>
<li><a href="http://media-gratis.com/" target="_blank">http://Media-Gratis.com</a></li>
<li><a href="http://gratis-iklan-baris.com/" target="_blank">http://Gratis-Iklan-Baris.com</a></li>
<li><a href="http://www.bisnisniaga.com/" target="_blank">http://www.bisnisniaga.com</a></li>
<li><a href="http://submitforall.com/" target="_blank">http://submitforall.com</a></li>
<li><a href="http://daniklan.com/" target="_blank">http://daniklan.com</a></li>
<li><a href="http://antariklan.com/" target="_blank">http://antariklan.com</a></li>
<li><a href="http://iklanasional.com/" target="_blank">http://iklanasional.com</a></li>
<li><a href="http://iklan-super.com/" target="_blank">http://iklan-super.com</a></li>
<li><a href="http://iklan2009.com/" target="_blank">http://iklan2009.com</a></li>
<li><a href="http://classified.web.id/" target="_blank">http://classified.web.id</a></li>
<li><a href="http://smart-iklan.com/" target="_blank">http://smart-iklan.com</a></li>
<li><a href="http://updateiklan.com/" target="_blank">http://updateiklan.com</a></li>
<li><a href="http://www.sentrapromosi.com/" target="_blank">http://www.sentrapromosi.com</a></li>
<li><a href="http://sukagratis.com/" target="_blank">http://sukagratis.com</a></li>
<li><a href="http://duniaiklangratis.com/" target="_blank">http://duniaiklangratis.com</a></li>
<li><a href="http://okepromo.com/" target="_blank">http://okepromo.com</a></li>
<li><a href="http://surgapromo.com/" target="_blank">http://surgapromo.com</a></li>
<li><a href="http://iklanhemat.com/" target="_blank">http://iklanhemat.com</a></li>
<li><a href="http://iklanonlinegratis.com/" target="_blank">http://iklanonlinegratis.com</a></li>
<li><a href="http://iklanbisnispro.com/" target="_blank">http://iklanbisnispro.com</a></li>
<li><a href="http://networkadonline.com/" target="_blank">http://networkadonline.com</a></li>
<li><a href="http://gadget-ads.com/" target="_blank">http://gadget-ads.com</a></li>
<li><a href="http://www.anekaiklan.com/" target="_blank">http://www.anekaiklan.com</a></li>
<li><a href="http://www.anekaiklan.com/" target="_blank"></a><a href="http://sekali-iklan.tk/">www.sekali-iklan.tk</a></li>
</ul>
<ul>
<li><a href="http://iklancaramudah.tk/">www.iklancaramudah.tk</a></li>
<li><a href="http://warung-iklan-gratis.blogspot.com/">www.warung-iklan-gratis.tk</a></li>
<li><a href="http://budayaiklan.blogspot.com/">www.budayaiklan.tk</a></li>
<li><a href="http://king-ads.tk/">www.king-ads.tk</a></li>
<li><a href="http://jualbarangonline.tk/">www.jualbarangonline.tk</a></li>
<li><a href="http://promodiskon.tk/">www.promodiskon.tk</a></li>
<li><a href="http://rumah-iklan-baris.tk/">www.rumah-iklan-baris.tk</a></li>
<li><a href="http://sebar-sekali.tk/">www.sebar-sekali.tk</a></li>
<li><a href="http://eshop24.tk/">www.eshop24.tk</a></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/252/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=252&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/30/iklan-baris-gratis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/23/248/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/23/248/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 06:48:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/23/248/</guid>
		<description><![CDATA[ciptakan alam kedamain&#8230;&#8230;&#8230;.tebarkan kasih dan senyuman<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=248&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ciptakan alam kedamain&#8230;&#8230;&#8230;.tebarkan kasih dan senyuman</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/248/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=248&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/23/248/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/23/247/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/23/247/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 04:57:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/23/247/</guid>
		<description><![CDATA[selamat siang semuanya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=247&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>selamat siang semuanya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/247/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=247&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/23/247/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/23/246/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/23/246/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 04:56:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/23/246/</guid>
		<description><![CDATA[selamat siang semuanya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=246&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>selamat siang semuanya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/246/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=246&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/23/246/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>WORKSHOP MAHIR HIPNOTIS DALAM 1 HARI</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/16/workshop-mahir-hipnotis-dalam-1-hari/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/16/workshop-mahir-hipnotis-dalam-1-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 07:08:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[BAGAIMANA BISA MENGUASAI HIPNOTIS HANYA DALAM 1 HARI Mengingat besarnya keingintahuan masyarakat tentang hipnotis, serta rasa penasaran bagaimana sebenarnya hipnotis itu bisa terjadi, siapa saja yang bisa di hipnotis, lalu bagaimana caranya menghindari kejahatan hipnotis yang sering dilakukan di jalan-jalan. Nah menjawab itu semua, pada tanggal 4 Juli 2010, dari jam 8 pagi sampai 6 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=239&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><a rel="attachment wp-att-240" href="http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/16/workshop-mahir-hipnotis-dalam-1-hari/brosur-depak-ok/"><img class="aligncenter size-full wp-image-240" title="brosur depak ok" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2010/06/brosur-depak-ok.jpg?w=450&#038;h=621" alt="" width="450" height="621" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>BAGAIMANA BISA MENGUASAI HIPNOTIS</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>HANYA DALAM 1 HARI</strong></span></p>
<p>Mengingat besarnya keingintahuan masyarakat tentang hipnotis, serta rasa penasaran bagaimana sebenarnya hipnotis itu bisa terjadi, siapa saja yang bisa di hipnotis, lalu bagaimana caranya menghindari kejahatan hipnotis yang sering dilakukan di jalan-jalan. Nah menjawab itu semua, pada tanggal 4 Juli 2010, dari jam 8 pagi sampai 6 sore, akan diadakan Workshop MAHIR HIPNOTIS DALAM 1 HARI di Hotel Gren Alia Cikini, dalam workshop ini sekaligus Anda bisa belajar sampai mahir menghipnotis orang plus di ajarkan juga cara Therapy sederhana dengan mengunakan hypnoterapi. Jadi Cepat Daftar sekarang juga.</p>
<p>Workshop ini sendiri akan menghadirkan Dianata Eka Putra seorang certified consulting Hypnotist dari NGH, USA.  Ia mengatakan bahwa hipnotis itu bisa di pelajari oleh siapapun dan merupakan proses ilmiah yang sering terjadi sama kita. Hipnotis bukan hanya bisa digunakan untuk entertainment, tetapi ada manfaat lain yang lebih besar.  nanti pada workshop tersebut akan di ajarkan bagaimana men-terapi diri sendiri seperti menghilangkan stress, depresi, stop merokok, bahkan Anda pun bisa men-terapi orang lain. Bukan itu saja anda juga akan di berikan cara dan teknik menghindari kejahatan hipnotis oleh siapapun, dimanapun dan kapanpun teknik ini sangat ampuh sebagai proteksi diri. anda akan rugi jika melewatkannya, Daftar sekarang juga untuk memastikan tempat masih tersedia</p>
<p>Menurut panitia penyelenggara, dalam workshop ini jumlah peserta akan dibatasi, Untuk menjaga kualitas dan efektifitas workshop ini karena akan lebih banyak prakteknya, bahkan sekitar 80 % berisi praktek langsung, “ karena kami mengharapkan lulusan dari workshop ini bisa mempraktekan hipnotis yang sesungguhnya, bukan hanya tahu” kalau belum bisa akan di ajarkan sampai bisa..hebatnya lagi untuk mengulang GRATIS.. yang penting sampai bisa. ” bahkan jika Anda tidak puas Anda, dan merasa tidak ada manfaatnya maka uang Anda akan kembali, jadi tidak ada alasan untuk tidak ikut workshop ini.</p>
<p>Satu kelas hanya 35 orang saja, selebihnya akan kami tolak atau menunggu kelas berikutnya, yang jadwalnya kami pun belum tahu sampai saat ini. Biasanya banyak peserta yang daftar terakhir-akhir tidak mendapat tempat lagi, untuk itu kami sarankan lebih cepat mendaftar lebih baik, bisa menghubungi : 021-6030 1313 atau 0812 8386 3720 untuk memastikan masih tersedianya tempat untuk Anda</p>
<p>Saat ditanya siapa saja sebenarnya yang membutuhkan workshop ini ? “ Semua orang membutuhkan, selama orang itu mempunyai pikiran, karena dalam workshop ini sebenarnya kita akan mengetahui bagaimana pikiran kita bekerja, setelah tahu kita bisa memberdayakan semaksimal mungkin untuk keuntungan kita, misalkan saja hipnotis dapat di gunakan untuk meningkatkan potensi diri, meningkatkan penjualan, sampai 2000% meningkatkan konsentrasi, menterapi diri sendiri dan orang lain, jadi profesi seperti dosen, dokter, mahasiswa, marketing, sales, agen asuransi/rumah, pengusaha, direktur, dan apapun profesi Anda, jika ingin berhasil dan merubah diri anda lebih dari dari sekarang , Anda  sangat membutuhkan ilmu ini”. Anda akan rugi jika melewatkan workshop yang unik ini</p>
<p>Ditambahkan lagi setelah selesai workshop ini peserta tetap akan dibimbing terus sampai ia mahir melakukan hipnotis, karena setiap 2 bulan sekali akan ada pertemuan forum alumni yang akan berdiskusi untuk menambah pengetahuan tentang pengetahuan hipnotis ini. Jadi cepat daftar sebelum kehabisan tempat.</p>
<p>silahkan lihat info lengkapnya di <a href="http://www.mahirhipnotis.com/" target="_blank">www.mahirhipnotis.com</a></p>
<p>atau hubungi segera : 021-60301313 atau 0812 8386 3720</p>
<p>E-mail: mahirhipnotis@gmail.com</p>
<p>SALAM<br />
Wawan</p>
<p>Deep trance institute</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/239/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=239&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/06/16/workshop-mahir-hipnotis-dalam-1-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2010/06/brosur-depak-ok.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">brosur depak ok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RAHASIA BESAR ITU BERNAMA SHALAT</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/04/29/rahasia-besar-itu-bernama-shalat/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/04/29/rahasia-besar-itu-bernama-shalat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 13:42:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[RAHASIA BESAR ITU BERNAMA SHALAT by; Lesna Purnawan Siapa taat melaksanakan shalat, dia akan memeroleh cahaya, petunjuk, dan keselamatan pada hari kiamat. (Hadis riwayat Ahmad, at-Thabrani, dan Ibnu Majah) Shalat adalah perintah istimewa yang diberikan Allah Swt. secara langsung kepada Nabi Muhammad saw. Jika perintah-perintah yang lain disampaikan melalui wahyu, dengan perantara malaikat Jibril, berbeda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=230&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RAHASIA BESAR ITU BERNAMA SHALAT</strong></p>
<p><strong>by; Lesna Purnawan<br />
</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><em>Siapa taat melaksanakan shalat, dia akan memeroleh cahaya, petunjuk, dan keselamatan pada hari kiamat.</em> (Hadis riwayat Ahmad, at-Thabrani, dan Ibnu Majah)</p>
<p>Shalat adalah perintah istimewa yang diberikan Allah Swt. secara langsung kepada Nabi Muhammad saw. Jika perintah-perintah yang lain disampaikan melalui wahyu, dengan perantara malaikat Jibril, berbeda halnya dengan shalat. Allah Swt. memanggil langsung Nabi Muhammad saw. menghadap-Nya untuk menerima perintah ini.</p>
<p>Saat itu, Sang Nabi sedang berkabung karena kehilangan dua orang tercinta yang senantiasa mendampinginya di medan dakwah. Abu Thalib, pamannya, dan Khadijah, istri tercintanya dipanggil menghadap Allah. Kita tahu, Abu Thalib adalah pembela utama Nabi saat itu. Ia mempertaruhkan nyawa dan kehormatannya demi membela keponakannya ini. Sosok Khadijah bagi Nabi juga bukan sekadar seorang istri. Dialah perempuan yang menopang dakwah Nabi, baik dari segi moril maupun materiil. Harta Khadijah dipertaruhkan sepenuhnya demi kelancaran dakwah Nabi. Di kala Nabi dalam kesedihan, Khadijah hadir sebagai penyejuk jiwa. Saat Nabi sedang berkhalwat di gua Hira, Khadijah setiap hari menjaganya, menghantar perbekalaan buatnya. Saat Nabi menggigil ketakutan pada saat menerima wahyu pertama, Khadijah dengan penuh kasih sayang menyelimutinya, menenangkannya. Khadijah bukan sekadar istri Nabi. Ia sosok pahlawan yang berdiri kokoh menopang perjuangan Nabi. Baik Abu Thalib maupun Khadijah adalah orang-orang terpandang di kota Mekah. Karena posisi kedua orang inilah Nabi banyak terbantu dan terlindungi dari ancaman orang-orang yang memusuhinya.</p>
<p>Kini kedua orang ini telah pergi. Betapa bersedih hati Nabi atas musibah besar ini. Karenanya, tahun ini dalam sejarah disebut dengan Tahun Kesedihan (amul huzni). Padahal, posisi Nabi saat itu sedang terancam. Orang-orang musyrik dan kafir Mekah sedang mengintai nyawanya. Muhammad adalah target teror yang mendatangkan segepok kekayaan bagi siapapun yang bisa membunuhnya. Nyawa Muhammad di ujung tanduk. Nabi merasakan betapa sulit dan membahayakannya misi yang diembannya. Kini ia benar-benar papa. Hanya “Allah”-lah satu-satunya penyemangat jiwanya. Ia bersumpah mempertaruhlan segenap darah, jiwa, dan nyawanya untuk menjalankan misi yang diembannya.</p>
<p>Wahai Nabi-Ku, bangkitlah! Misi belum selesai. Musuh-musuh di luar sana mengintaimu. Akan Kuberikan kepadamu misi rahasia yang menjadi kunci sukses kehidupan, menjadi gudangnya kekayaan, menjadi penyelamat dari segenap marabahaya dan aral melintang. Datanglah kepada-Ku. Aku akan bicara empat mata denganmu mengenai misi besar ini. Begitulah kira-kira panggilan Allah terhadap hamba dan kekasih-Nya saat itu.</p>
<p>Akhirnya, malam itu, Jibril menjemputnya. Ia diberi tugas mengawal perjalanan Sang Nabi untuk menerima misi suci. Namun demikian pada saat Nabi memasuki “daerah terlarang” di Sidratul Muntaha, Jibril dilarang masuk. Akhirnya Nabi meneruskan perjalanan menghadap Allah Swt. seorang diri. Duh sungguh amat istimewa perintah shalat ini sehingga untuk menerimanya Nabi harus menghadap Allah seorang diri layaknya menerima misi rahasia. Yah, memang demikianlah shalat. Ia misi agung yang sangat misterius dan teramat penting untuk dijalankan. Maka hanya orang-orang terpilihlah yang benar-benar sanggup menjalankan misi ini dengan sukses.</p>
<p>Allah Swt. menemui calon penerima misi agung ini secara khusus. Hanya kepada orang inilah Allah menjelaskan bagaimana tatacara melaksanakan shalat dan apa rahasia agung di balik misi ini. Detik itu, Allah hendak membagikan rahasia besar dan kunci segala macam kesuksesan bagi manusia dalam mengarungi bahtera kehidupan di dunia maupun di akhirat.</p>
<p>Rasulullah saw. bersabda: “<em>Allah telah mewajibkan umatku pada malam isra’ lima puluh kali shalat, maka aku selalu kembali menghadap-Nya dan memohon keringanan sehingga dijadikan kewajiban shalat lima kali dalam sehari semalam.</em>”<em> </em>(Riwayat al-Bukhari dan Muslim).<em> </em></p>
<p>Inilah rahasia besar yang dikabarkan dan diperintahkan Allah Swt. kepada Nabi dan kekasihnya untuk disampaikan kepada sekalian manusia. Allah telah mewahyukan wahyu pamungkas yang terkait dengan peribadatan. Shalat adalah panglima segala amal dan kunci segala kebajikan. Shalat adalah “meditasi” tingkat sempurna yang dapat menjernihkan kalbu manusia dan menjernihkan langkah-langkahnya. Shalat adalah sarana penjernih jiwa dan penghapus dosa.</p>
<p>Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah saw. bersabda: “<em>Shalat lima waktu dan shalat kum&#8217;at yang satu kepada shalat jum’at yang lain adalah sebagai penghapus kesalahan yang terjadi pada waktu antara dua jum’at selama tidak melakukan dosa besar.</em>”[]<em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Rasuulullah saw. bersabda: Allah Yang Mahamulia dan Mahabesar berfirman:</p>
<p>“Aku menurut sangkaan hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia ingat kepada-Ku dalam dirinya, Aku ingat kepadanya dalam diri-Ku. Jika ia ingat kepada-Ku dalam kelompok orang banyak, Aku mengingatnya dalam kelompok yang lebih baik daripadanya. Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan, Aku datang kepadanya dengan berlari-lari kecil.” (Riwayat Ibnu Majah)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/230/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=230&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2010/04/29/rahasia-besar-itu-bernama-shalat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibuku dan Aku</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/10/10/ini-foto-ibuku-aku-dan-anie/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/10/10/ini-foto-ibuku-aku-dan-anie/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2009 16:33:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[DIA IBUKU YANG TELAH MELAHIRKAN AKU KE DUNiA INI, DIALAH ORANG YANG PALING AKU CINTA SETELAH ROSULULLOH, BEGITU BESAR PENGORBANNYA KE AKU, DIA TELAH MERELAKAN SEMUANYA DEMI AKU , KASIH SAYANGNYA, CINTANYA, PERHATIANNYA, TAKKAN PERNAH AKU LUPAKAN. TRIMAKASIH IBU&#8230;&#8230; SEMOGA ALLOH SELALU MEMBERIKAN YANG TERBAIK BUAT IBUKU. INI AKU (LESNAPURNAWAN) KETIKA AKU BERADA DI MASJID [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=208&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_207" class="wp-caption aligncenter" style="width: 192px"><img class="size-full wp-image-207" title="INI ADALAH IBUKU TERCINTA (SUKARTI) DIALAH YANG MEAHIRKAN AKU" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/10/mamak.jpg?w=182&#038;h=256" alt="INI ADALAH IBUKU TERCINTA (SUKARTI) DIALAH YANG MEAHIRKAN AKU" width="182" height="256" /><p class="wp-caption-text">INI ADALAH IBUKU TERCINTA (SUKARTI) DIALAH YANG MEAHIRKAN AKU</p></div>
<p style="text-align:center;">DIA IBUKU YANG TELAH MELAHIRKAN AKU KE DUNiA INI, DIALAH ORANG YANG PALING AKU CINTA SETELAH ROSULULLOH, BEGITU BESAR PENGORBANNYA KE AKU, DIA TELAH MERELAKAN SEMUANYA DEMI AKU , KASIH SAYANGNYA, CINTANYA, PERHATIANNYA, TAKKAN PERNAH AKU LUPAKAN.</p>
<p style="text-align:center;">TRIMAKASIH IBU&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align:center;">SEMOGA ALLOH SELALU MEMBERIKAN YANG TERBAIK BUAT IBUKU.</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
<div id="attachment_214" class="wp-caption aligncenter" style="width: 325px"><a href="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/10/tersenyum-di-masjid-agung1.jpg"><img class="size-full wp-image-214 " title="KETIKA AKU BERADA DI MASJID AGUNG JAWA TENGAH PADA TAHUN 2009" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/10/tersenyum-di-masjid-agung1.jpg?w=315&#038;h=380" alt="KETIKA AKU BERADA DI MASJID AGUNG JAWA TENGAH PADA TAHUN 2009" width="315" height="380" /></a><p class="wp-caption-text">KETIKA AKU BERADA DI MASJID AGUNG JAWA TENGAH PADA TAHUN 2009</p></div>
</p>
<p style="text-align:center;">INI AKU (LESNAPURNAWAN) KETIKA AKU BERADA DI MASJID AGUNG SEMARANG PAD ATAHUN 2009</p>
<p style="text-align:center;">TRIMAKASIH IBU, AKU BISA MENIKMATI INI SEMUA&#8230;..</p>
<p style="text-align:center;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=208&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/10/10/ini-foto-ibuku-aku-dan-anie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/10/mamak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">INI ADALAH IBUKU TERCINTA (SUKARTI) DIALAH YANG MEAHIRKAN AKU</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/10/tersenyum-di-masjid-agung1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">KETIKA AKU BERADA DI MASJID AGUNG JAWA TENGAH PADA TAHUN 2009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lingkup Aktivitas Muslimah Di Luar Rumah</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/10/10/lingkup-aktivitas-muslimah-di-luar-rumah/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/10/10/lingkup-aktivitas-muslimah-di-luar-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2009 16:18:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[Lingkup Aktivitas Muslimah Di Luar Rumah LESNAPURNAWAN ManajemenQolbu.Com - Muslimah : Tujuan utama dari 'amal Islami kontemporer adalah menegakkan hukum Allah di muka bumi. Tujuan ini akan tegak melalui sederetan hadaf marhaliyah , yaitu ; membangun pribadi muslim , rumah yang islami dan masyarakat yang islami, kemudian baru negeri yang islami. 1.         Peranan Muslimah dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=210&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<pre style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Lingkup Aktivitas Muslimah Di Luar Rumah </span>
<span style="color:#000000;">LESNAPURNAWAN</span>
<span style="color:#000000;"> </span>
<span style="color:#000000;">ManajemenQolbu.Com - Muslimah : Tujuan utama dari 'amal Islami kontemporer adalah menegakkan hukum Allah di muka bumi. Tujuan ini akan tegak melalui sederetan hadaf marhaliyah , yaitu ; membangun pribadi muslim , rumah yang islami dan masyarakat yang islami, kemudian baru negeri yang islami.</span>
<span style="color:#000000;">1.         Peranan Muslimah dalam Mendidik Anggota Masyarakat</span>
<span style="color:#000000;">Apakah wanita mempunyai peran dalam mendidik anggota masyarakat ?</span>
<span style="color:#000000;">Islam diarahkan sekaligus bagi kaum wanita dan pria, dan yang dituntut selalu adalah mempersiapkan pria muslimin dan wanita muslimat agar masyarakat islami tegak, yakni masyarakat yang menerapkan syari'at Allah.</span>
<span style="color:#000000;">Allah telah menyebutkan pria dan wanita secara bersamaan dalam mayoritas sifat-sifat yang diminta  Firman-Nya :</span>
<span style="color:#000000;">Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu'min , laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah. Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar (Qs. Ahzab 33:35 )</span>
<span style="color:#000000;">Maka pribadi-pribadi muslim yang perlu dibentuk adalah pria dan wanita. Bagaimana agar dapat tujuan itu tercapai ? Mungkinkah kaum pria sendiri yang melaksanakan pendidikan kepada Rijal muslimin dan Nisa muslimat ? boleh jadi jika dikatakan wanita muslimah dapat melaksanakan tugas mendidik pria dan wanita untuk Islam, mungkin hal itu malahan lebih mendekati kebenaran . Tetapi kesendirian pria dalam mengerjakan tugas ini, maka tidak pernah dikatakan oleh setiap orang yang berakal satupun! Dan yang jelas, tak seorangpun dapat mengingkari peran wanita muslimah dalam mendidik dan mempersiapkan anak pria dan wanita agar mereka menjadi muslim dan muslimat harapan umat  Wanita muslimat tidak akan sanggup melaksanakan peran ini, jika ia sendiri tidak memiliki banyak pemikiran dan akhlak islami, tidak memiliki ilmu yang memadai tentang syari'at.</span>
<span style="color:#000000;">Keluarnya wanita dari rumahnya karena kewajiban memperlajari ilmu syari'at akan memberikan kemantapan baginya dalam melaksankan risalahnya di rumah yang merupakan kewajiban pertamanya. Jumlah pria yang mampu mengajarkan beberapa ilmu syari'at kepada isteri-isterinya adalah sangat terbatas, lagi pula terkadang mereka sukar untuk menemukan waktu yang pas sebagaimana sering kita saksikan dan telah diketahui.</span>
<span style="color:#000000;">Kemudian bukanlah wanita muslimah mempunyai peran dalam mendidik dan mempersiapkan nisa muslimat ? Jika para suami tidak mampu untuk mempersiapkan isteri-isterinya untuk memikul peranya tersebut bukanlah kita kemudian menjadi berkewajiban mengusahakan suatu masyarakat wanita islami yang bertugas mentarbiyah dan mempersiapkan para isteri ini ? Dan siapakah yang lebih mampu melaksanakannya tugas ini selain para wanita sendiri ? juga, bukankah lebih utama secara syara' apabila yang menangani nisa muslimat tersebut adalah wanita muslimat ? kaum muslimatlah yang paling tepat untuk mengajarkan kepada sesamanya hal - hal yang wajib diketahui dari hukum halal dan haram, mendidik mereka untuk selalu beriltizam dengan akhlaq Islami?</span>
<span style="color:#000000;">Dari berbagai pertimbangan di atas, kita menyakini bahwa kita memikul kewajiban besar untuk menegakan masyarakat wanita islami yang dapat melaksanakan peran ini. Masyarakat wanita seperti ini tidak akan tegak kecuali dengan nisa muslimat. Sedangkan para wanita tersebut tidak akan dapat melaksanakan tugas ini kecuali dengan keluar rumah.</span>
<span style="color:#000000;">"Wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya dan anaknya" (muttafaq alaih)</span>
<span style="color:#000000;">Sesungguhnya setiap rumah tangga muslim membutuhkan seorang wanita muslimah yang mencurahkan waktu dan perhatiannya di dalam rumah mengurus keperluan suami dan anak-anaknya. Tetapi keislaman rumah tangga tidaklah terbatas pada kebersihan, ketertiban, mentaati suami dan memberi perhatian kepada anak-anak.</span>
<span style="color:#000000;">Keislaman suatu rumah tangga merupakan sekumpulan dari makna-makna dan mabda-mabda yang terlihat dengan jelas pada hubungan seluruh anggota keluarga dengan Allah.  Apabila wanita tidak terkait dengan seluruh makna-makna tersebut, maka mungkinkah ia akan dapat menularkan makna-makna dan mabda-mabda tersebut ke dalam rumah tangganya ? kita ingat kaidah bahwa orang yang tidak punya apa-apa tidak akan dapat memberi apapun jua.</span>
<span style="color:#000000;">Dari mana dapat menumbuhkan wanita muslimah yang mempunyai rasa khauf ( takut ) pada Allah , yang taat pada suami dan mengurus serta mendidik anak-anaknya agar sesuai dengan mabda-mabda Islam dan akhlak islami? Sementara sekolah - sekolah dan pengurus - pengurus tinggi, mass media, masyarakat dan system yang tersebar saat ini giat berusaha memproduksi (calon) isteri yang hanya pandai bersolek dan mematut-matut perhiasan dan penampilan serta gemar untuk berkumpul-kumpul untuk omong-kosong, kemudian sibuk "memperjuangkan persamaan hak"</span>
<span style="color:#000000;">Apabila dalam masyarakat kita tidak terdapat gerakan kewanitaan yang islami, yang sanggup mendidik puteri -  puteri mereka berdasarkan mabda dan akhlak islami, dan menumbukan awatif khair ( perasaan baik ) dalam diri puteri - puteri mereka serta menyuburkan kecintaan mereka terhadap Allah dan Rasul-Nya , dan mengikat mereka dengan nilai - nilai luhur ; jika tidak ada gerakan kewanitaan islami yang sanggup membendung arus kebatilan yang telah menyebar di kalangan wanita, yang dapat membangkitkan kembali pada mereka ruh islam, maka akan sangat sulit setelah itu kita menemukan isteri muslimah yang mau berperan aktif dalam membangun rumah tangga muslim.</span>
<span style="color:#000000;">Bisakah gerakan kewanitaan Islami bangkit di tengah-tengah masyarakat yang telah menyimpang jauh, sementara suatu bagian dari masyarakat yang mempunyai peranan vital tidak boleh keluar dari rumah guna menyebarkan kebajikan di kalangan kaum wanita ? Badan -badan masyarakat jahiliyah tidak pernah menumbukan bibit-bibit wanita sholihat, karena itu masyarakat da'wah islamiyah berkewajiban menempati posisi masyarakat jahiliyah dalam melaksanakan tugas ini.  Jika tidak, maka kita tidak hanya akan kehilangan masyarakat muslim, bahkan juga akan kehilangan -bersama dengan itu - rumah tangga muslim, dan pribadi muslim. Seorang wanita muslimah tak mungkin dapat berkiprah membangun rumah tangga muslim apabila ia tidak mempelajari Al-Islam, dan tidak mau berperan aktif bersama para saudari muslimah lain.</span>
<span style="color:#000000;">Setiap wanita muslimah wajib mengambil peran dalam arus kewanitaan ini, turut menghidup dan menyemarakkannya. Tidak berarti bahwa wanita harus meninggalkan tugas rumah tangganya, tetapi ia harus dapat mengatur antara dua kewajibannya. Insya Allah hal ini tidak sukarselama sang suami mau membantunya. Terlebih bagi para wanita lajang, para isteri yang belum dikarunia anak dan para ibu yang anak-anaknya sudah besar serta lainnya, mereka lebih banyak memiliki waktu dan</span>
<span style="color:#000000;">2.         Peranan Muslimah dalam Membangun Rumah Tangga Islami</span>
<span style="color:#000000;">Apakah wanita mempunyai peran dalam membangun rumah tangga islami ? atau mungkin lebih tepat dengan pertanyaan: apakah rumah tangga islami akan dapat berdiri tanpa wanita ( ibu rumah tangga ) muslimah ? Bukankah wanita merupakan pemimpin rumah sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah Saw :</span>
<span style="color:#000000;">"Wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya dan anaknya" (muttafaq alaih).  Sesungguhnya setiap rumah tangga muslim membutuhkan seorang wanita muslimah tangga muslim membutuhkan seorang wanita muslimah yang mencurahkan waktu dan perhatiannya di dalam rumah mengurus keperluan suami dan anak-anaknya. Tetapi keislaman rumah tangga tidaklah terbatas pada kebersihan, ketertiban (keteraturan), mentaati suami dan memberi perhatian kepada anak-anak.</span>
<span style="color:#000000;">Keislaman suatu rumah tangga merupakan sekumpulan dari makna-makna dan mabda-mabda yang terlihat dengan jelas pada hubungan isteri dengan suami dan anak-anaknya, pada hubungan seluruh anggota keluarga dengan Allah.  Apabila wanita tidak terkait dengan seluruh makna-makna tersebut, maka mungkinkah ia data menularkan makna-makna dan mabda - mabda tersebut ke dalam rumah tangganya ? Kita ingat kaidah bahwa orang yang tidak punya apa-apa tidak akan dapat memberikan apapun jua.</span>
<span style="color:#000000;">Dari mana kita dapat menumbuhkan wanita muslimah yang mempunyai rasa takut pada Allah, yang taat kepada suami dan mengurus serta mendidik anak-anaknya agar sesuai dengan mabda-mabda Islami dan akhlaq-akhlaq islami? Sementara sekolah - sekolah dan perguruan - perguruan tinggi, mass media, masyarakat dan system yang tersebar saati ini giat berusaha memproduksi isteri yang hanya pandai bersolek dan mematut-matut perhiasan dan penampilan serta gemar untuk berkumpul-kumpul untuk omong kosong, kemudia sibuk "memperjuangkan persamaan hak".</span>
<span style="color:#000000;">Apabila dalam masyarakat kita tidak terdapat gerakan kewanitaan yang islami, yang sanggup mendidik puteri-puteri mereka berdasar mabda dan akhlaq Islam, dan menumbuhkan perasaan baik dalam diri puteri-puteri mereka serta menyuburkan kecintaan mereka terhadap Allah dan Rasul-Nya, dan mengikat mereka dengan nilai - nilai luhur ; jika tidak ada gerakan kewanitaan islami yang sanggup membendung arus kebatilah yang telah menyebar di kalangan wanita ,yang dapat membangkitkan kembali pada mereka ruh Islam, maka akan sangat sulit setelah itu kita menemukan isteri muslimah yang mau berperan aktif dalam membangun rumah tangga muslim.</span>
<span style="color:#000000;">Bisakah gerakan kewanitaaan Islami bangkit di tengah-tengah masyarakat yang telah menyimpang jauh, sementara suatu bagian dari masyarakat kita yang mempunyai peranan vital tidak boleh keluar dari rumah guna menyebarkan kebajikan di kalangan kaum wanita? Badan-badan masyarakat jahiliyah tidak pernah menumbuhkan bibit wanita sholihat, karena itu masyarakat da'wah Islamiyah dalam melaksanakan tugas ini. Jikat tidak, maka kita tidak hanya akan kehilangan masyarakat muslim, bahkan kita juga akan kehilangan -bersamaan dengan itu - rumah tangga muslim, dan pribadi muslim.</span>
<span style="color:#000000;">Seorang wanita muslimah tak mungkin dapat berkiprah membangun rumah tangga muslim apabila ia tidak mempelajari Al-Islam, dan tidak mau berperan aktif bersama para saudari muslimah lain. Setiap wanita muslimah wajib mengambil peran dalam arus kewanitaan ini, turut menghidupkan dan menyemarakannya.  Tidak berarti bahwa wanita harus meninggalkan tugas rumah tangganya,tetapi ia harus dapat mengatur antara dua kewajibanna. Insya Allah hal ini tidak sukar selama sang suami mau membantunya.</span>
<span style="color:#000000;">Terlebih bagi para wanita lajang, para isteri yang  belum dikarunia anak dan para ibu yang anak-anaknya sudah besar serta lainnya, mereka lebih banyak memiliki waktu dan tenaga untuk dicurahkan pada aktivitas - aktivitas amal-amal kewanitaan yang bersifat islami.  Ada saatnya kelak mereka akan mampu mengkondisikan arus Islami Nisa'iy yang diharapkan.  Puteri - puteri kaum muslimin dapat mengambil manfaat dari arus Islami tersebut dan turut bermusahamah di dalamnya.</span>
<span style="color:#000000;">3.         Peranan Muslimah dalam Membangun Masyarakat Islami</span>
<span style="color:#000000;">Masyarakat bukan sekedar kumpulan dari individu, lebih dari itu merupakan kumpulan interaksi dari kelembagaan. Peran lembaga-lembaga pada masyarakat kontemporer bahkan nyaris mengalahkan peran individu.  Berbagai lembaga yang ada pada saat ini berperan penting dalam kehidupan orang banyak, dengan memberikan pelayanan sesuai kebutuhan.</span>
<span style="color:#000000;">Sebagian lembaga-lembaga tersebut tidak mungkin dapat berjalan tanpa keberadaan wanita, seperti badan pengajaran wanita, badan-badan kesehatan, badan-badan sosial yang mengurusi kaum lansia (lanjut usia), anak-anak yatim,orang - orang cacat dan lainnya.  Mengapa badan-badan sosial seperti ini umumnya dijalankan oleh non muslim, pria dan wanitanya secara bersama-sama, dan juga dilakukan oleh kaum wanita muslimat yang kita ragukan keislamanya atau paling tidak oleh mereka yang tidak beriltizam dengan islam?menga-pakah para wanita muslimat yang beriltizam dengan islam tidak tertarik untuk mendirikan badan-badan yang telah berdiri, lalu wanita yang beriltizam tersebut menggunakan peranya dalam melawan penggunaan aktivitas kemanusiaan ini untuk tujuan - tujuan yang menyimpang? Mengapa lalu mereka tidak memberikan saham dalam membangun masyarakat islami yang dicita-citakan lewat badan-badan ini ?</span>
<span style="color:#000000;">4.         Peranan Wanita Muslimah dalam Aktivitas Politik Islami</span>
<span style="color:#000000;">Pada prinsip asalnya , wanita adalah pengembala pada rumah suaminya, serta melaksanakan pekerjaan sosial yang sesuai dengan wataknya takala kondisi rumah tanganya memungkinkan. Adapun bidang politik, maka pada prinsip asalnya tidak sesuai (tepat) dengan tabiat (watak ) wanita. Fakta yang menguatkan ini adalah bahwa setiap negara asing telah membuka lapangan aktivitas di bidang politik bagi wanita dengan seluas-luasnya tetapi hanya sedikit wanita yang menggeluti lapangan ini.  Ini membuktikan bahwa lapangan politik pada asalnya tidak tepat dengan watak dan fitrah wanita.  Lebih dari itu, lapangan politik akan membawa wanita kepada beberapa pelanggaran syari'at, terutama akibat berbagai praktek yang berlaku dalam bidang politik saat ini.  Tetapi , prinsip asal tersebut tidak melarang adanya pengecualian pada saat darurat.</span>
<span style="color:#000000;">Ini sama halnya dengan perang yang pada asalnya tergolong salah satu tugas kaum pria dan tidak mungkin sesuai dengan watak wanita, tetapi islam membolehkan bagi wanita untuk keluar guna berjihad dan langsung bertempur pada saat Islam berada dalam kondisi terancam bahaya sebagaimana telah kita ketahui bersama.  Atas dasar ini kita mengatakan bahwa wanita muslimah dimungkinkan berperan serta dalam bidang politik Islami karena kekecualian dan dalam situasi dan kondisi yang darurat (sulit), seraya selalu memperhatikan adab-adab syari'at.</span>
<span style="color:#000000;">Para ahli fiqh mufakat bahwa menjaga agama tergolong dalam dharuriyat, karenanya jika keikut sertaan wanita dalam bidang politik Islami bertujuan untuk menjaga agama, untuk menerapkan syari'at Islam, maka musyawarah tersebut hukumnya mubah,dan malahan dianjurkan dalam menghadapi masalah - masalah yang kompleks dan urgen. Dalam konteks menjaga agama, pembolehan atau pewajiban keikutsertaan wanita untuk berjihad lebih urgen ketimbang untuk berpolitik.  Tetapi perlu tetap diingat, semua itu adalah suatu pengecualian dari prinsip asal dan harus disertai adab-adab syari'at.</span>
<span style="color:#000000;">Beberapa kaidah Syari'ah :</span>
<span style="color:#000000;">1.         Bekerjanya wanita di rumahnya merupakan tugas pertamanya dan musyawarah dalam 'amal islami di luar rumah juga merupakan kewajiban maka ia wajib memadukan antara dua kewajiban tersebut.</span>
<span style="color:#000000;">2.         Setiap pria muslim hendaknya memberikan kesempatan kepada isterinya untuk turut memberikan saham dalam aktivitas kewanitaan Islami.  Pemberian kesempatan bermusahamah ini bukanlah merupakan shadaqah dari suami kepada isterinya melainkan merupakan kewajiban syar'iy seorang suami.  Hal ini sebagai qiyas atas perintah rasul kepada kaum pria agar tidak melarang isteri-isteri mereka keluar ke masjid apabila para isteri tersebut memintanya, sedangkan keluarnya wanita disini pun hanya untuk tugas Syar'iy, dan sesuai dengan kaidah ushul fiqh :</span>
<span style="color:#000000;">"Suatu kewajiban yang tidak akan dapat terlaksana dengan sempurna kecuali dengan sesuatu ha, maka sesuatu hal tersebut hukumnya juga wajib". Keikutsertaan wanita muslimat bersama akhwat lain dalam aktivitas islami akan mendatangkan kebajikan pada dirinya, rumah tangganya, serta pada suaminya. Ia akan memiliki kesempatan untuk mempelajari Al-Islam atau mengajarkannya, mendidik wanita lain serta saling mengingatkan dalam ta'at kepada Allah dan mencari ridho-Nya.</span>
<span style="color:#000000;">3.         Apabila sang suami tidak memperbolehkan isterinya keluar dari rumah untuk berperan serta dalam amal islami,maka wajib atas wanita muslimah tersebut taat kepada sang suami walaupun ia melihat bahwa keluarnya itu sangat penting atau wajib, karena taat kepada suami harus didahulukan atas segala kewajiban yang lain tatkala terjadi "bentrokan". Kemudian, jika sang suami mempunyai alasan yang benar dalam pelarangan, maka sang suami tidak berdosa, tetapi apabila ia mencari-cari alasan dalam pelarangan tanpa sebab yang jelas, atau sebab yang tidak cukup, maka sang suami berdosa dalam masalah itu, yang jelas sang muslimah tersebut tidak boleh melanggarnya.</span>
<span style="color:#000000;">4.         Keikutsertaan wanita dalam 'amal organisasi Islami yang mengharuskan wanita tersebut melakukan tugas - tugas tertentu merupakan masalah yang masyru'. Rasulullah SAW sendiri telah mengambil bai'at dari kaum wanita, dan bai'at adalah derajat  iltizam yang paling tinggi.  Jika seorang muslimah menemukan sekumpulan wanita muslimat dan ia bersepakat untuk melaksanakan 'amal islami, maka itu adalah masalah yang masyru'.  Tetapi, wanita muslimah tidak berhak beriltizam dengan  pekerjaan diluar rumah sekalipun 'amal tersebut adalah 'amal Islami kecuali seizing suaminya karena hak suami harus didahulukan.  Seandainya sang suami tidak mau memberikan izin karena membuat alasan, maka ia berdosa, sedangkan sang isteri harus tetap mentaatinya. Jika suami memberi izin kepada wanita muslimah untuk bermusyawarakah tanpa harus beriltizam, maka musyawarahkah tersebut wajib atas dirinya dalam batas-batas yang diizinkan suaminya.</span>
<span style="color:#000000;">Sepanjang da'wah dan jihad fisabilillah menjadi tujuan utama sepasang suami isteri maka saling memahami akan tercapai diantara keduanya da memadukan antara tugas-tugas yang berhimpitan akan menjadi mudah.  Tugas pertama seorang isteri bersifat tetap yaitu taat kepada suami, sementara tugas suami pertama juga tidak berubah, yaitu bersikap ma'ruf dan kasih saying terhadap isterinya sehingga mawadah akan terpelihara dan rumah tangga akan bahagia.  Jika semua itu tercapai dengan cara yang membuat Allah ridho maka 'amal islami tersebut akan menjadi penuh berkah dan kedua suami isteri tersebut akan mendapatkan pahala dari Allah, Insya Allah. Amin</span>
<span style="color:#000000;">Semoga Shalawat dan salam selalu dilimpahkan kepada panutan kita semua Muhammad Saw, kepada keluarga dan sahabatnya. Amin. (manajemenqolbu.Com)***</span>
<span style="color:#000000;">Sumber : Peranan Muslimah dalam Aktivitas Kontemporer, oleh Syakh Faishal Maulawi</span></strong></pre>
<h2><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span></h2>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/210/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=210&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/10/10/lingkup-aktivitas-muslimah-di-luar-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HATI-HATI NONGKRONG DI JALAN</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/10/10/hati-hati-nongkrong-di-jalan/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/10/10/hati-hati-nongkrong-di-jalan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2009 15:57:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Hati-hati Nongkrong di Jalan LESNAPURNAWAN Berhati-hatilah duduk-duduk di pinggir jalan. Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, bagi kami sesuatu yang tidak dapat kami tinggalkan. Dalam berkumpul itu kami berbincang-bincang." Nabi SAW menjawab, "Kalau memang suatu keharusan, maka berilah jalan itu haknya." Mereka bertanya lagi, "Apa yang dimaksud haknya itu, ya Rasulullah?" Nabi SAW menjawab, "Palingkan pandanganmu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=204&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align:justify;"><tt><strong><em>Hati-hati Nongkrong di Jalan</em></strong></tt></h3>
<p><strong><em>LESNAPURNAWAN</em></strong></p>
<h3 style="text-align:justify;"><tt><strong><em>Berhati-hatilah duduk-duduk di pinggir jalan</em></strong></tt><tt><strong><em>. Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, bagi kami sesuatu yang tidak dapat kami tinggalkan. Dalam berkumpul itu kami berbincang-bincang." Nabi SAW menjawab, "Kalau memang suatu keharusan, maka berilah jalan itu haknya." Mereka bertanya lagi, "Apa yang dimaksud haknya itu, ya Rasulullah?" Nabi SAW menjawab, "Palingkan pandanganmu dan jangan menimbulkan gangguan. Jawablah tiap ucapan salam dan ber-amar ma'ruf nahi munkar." (HR. Bukhari dan Muslim) Duduk-duduk di pinggir jalan memang mengasyikkan. Disamping pasang aksi dan jual tampang, juga mengobrol ke sana ke mari, bercanda ria, dan menikmati pemandangan di depannya. Menggoda orang yang lewat, terutama perempuan tidak terlepas dari aktivitas itu. Bahkan sampai berani mengganggu dan merayu. Kegiatan seperti ini telah menjadi kesenangan dan membudaya di kalangan muda-mudi dari zaman ke zaman. Malahan bukan hanya pemuda-pemudi saja yang menyenangi duduk-duduk di pinggir jalan ini, tapi pada tingkat orang dewasa dan orang tua juga menyukainya. Di zaman Rasulullah SAW hal ini pun merupakan kesenangan para sahabat, sehingga beliau mewanti-wanti dan memberi batasan tentang adab-adab yang harus dipenuhi oleh orang-orang yang senang duduk-duduk di pinggir jalan. Di antara ketentuan-ketentuan itu seperti dalam hadits di atas : </em></strong></tt></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><tt><strong><em>Pertama,</em></strong></tt><tt><strong><em> palingkan pandangan. Pandangan mata, sesuatu hal yang membahayakan karena akan mempengaruhi hati dan menggerakkan nafsu birahi yang bergejolak. Walaupun cepatnya pandangan secepat larinya anak panah dari busurnya, ia akan menyangkut dalam hati. Dan hati bisa menyeret pada keinginan untuk melampiaskan hasratnya itu. Karena berbahaya pandangan mata itu, Allah memerintahkan untuk menundukkan pandangan itu. Perintah ini tertera dalam surah An-Nuur 30-31 : Katakanlah kepada laki-laki yang beriman:"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". Katakanlah kepada wanita yang beriman:"Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka..... Ibnu Qayyim berkata, "Pandangan mata adalah penyebab dan penggerak utama adanya nafsu birahi, maka menjaga pandangan mata merupakan penjagaan atas kemaluan. Barangsiapa membiarkan pandangan matanya berkeliaran untuk melihat sela-sela kemaksiatan, sesungguhnya Allah telah menciptakan sebagai cermin dari hati. Jika hamba ini menggerakkan matanya guna memandang barang haram, niscaya hatinya akan menggerakkan dan mempengaruhi nafsu birahi dan hasratnya. Dan jika seseorang memelihara pandangan matanyanya, niscaya hati tidak akan menggerakkan nafsu birahi. </em></strong></tt></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><tt><strong><em>Kedua,</em></strong></tt><tt><strong><em> jangan mengganggu. Nongkrong-nongkrong di pinggir jalan terasa kurang asyik bila tidak menggoda dan mengganggu orang. Gatal lidah rasanya bila tidak melontarkan kata-kata pada orang yang lewat di depan matanya. Keinginan itu pastilah muncul bagi orang yang senang duduk-duduk di pinggir jalan, bahkan ada juga yang tujuannya memang demikian. Untuk Rasulullah SAW memberikan persyaratan untuk tidak mengganggu orang, bila pekerjaan nongkrong di pinggir jalan ini tidak bisa ditinggalkan. "Kaffuladzai", jangan menimbulkan gangguan.</em></strong></tt></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><tt><strong><em>Ketiga,</em></strong></tt><tt><strong><em> membalas ucapan salam.</em></strong></tt><tt><strong><em> Islam telah mengatur tentang adab-adab salam sedemikian rupa, yang mencakup hukum memberi salam, hukum menjawabnya dan siapa yang lebih duluan salam. Apabila berjumpa sesama muslim, Rasulullah memerintahkan untuk saling mengucapkan salam. Yang mendahului memberi salam kepada yang tua, yang lewat kepada yang duduk, yang berkendaraan kepada yang berjalan kaki, yang berjumlah sedikit kepada yang banyak, dan laki-laki memberi salam kepada wanita. Wanita dilarang memberi salam kepada laki-laki. Berdosa hukumnya bila ada salam tidak dijawab, karena hukum menjawab salam adalah wajib. Maka dengan itu Rasulullah memerintahkan untuk selalu menjawab salam orang yang lewat ketika kita nongkrong di pinggir jalan. </em></strong></tt></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><tt><strong><em>Keempat,</em></strong></tt><tt><strong><em> ber-amar ma'ruf nahi munkar. Bila suatu ketika di depan mata kita terjadi kezaliman, jangan sampai dibiarkan terjadi tanpa kita turun untuk mencegahnya. Sudah merupakan kewajiban bagi seseorang untuk ber-amar ma'ruf nahi munkar. Cegahlah dengan tangan, atau dengan hati, tapi itu selemah-lemahnya iman. Jangan biarkan kemungkaran terjadi di depan mata kita, apalagi kita mampu untuk mencegahnya. Jika kita membiarkan, tunggulah siksa Allah di hari pembalasan kelak. "Sesungguhnya Allah Azza Wajalla tidak menyiksa awam karena perbuatan dosa orang-orang yang khusus sehingga mereka melihat kemungkaran di hadapan mereka dan mereka mampu mencegahnya, tetapi mereka tidak mencegahnya. Kalau mereka berbuat demikian maka Allah menyiksa yang khusus dan yang awam." (HR. Ahmad dan At-Thabrani).</em></strong></tt></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><tt><strong><em>Kelima,</em></strong></tt><tt><strong><em> tunjuki jalan bagi orang yang bertanya</em></strong></tt><tt><strong><em>. Kewajiban lainnya bagi orang-orang yang duduk-duduk di pinggir jalan adalah memberikan bantuan dan menerangkan dengan jelas bagi orang yang memerlukan bantuan tersebut. Layani dengan baik, tanya apa keperluannya, mau ke mana, dan jawablah dengan baik lantas tunjuki jalan atau tempat yang dia cari, lebih baik lagi kalau diantarkan ke tempat yang dituju. Itulah kewajiban yang diperintahkan Rasulullah kepada orang-orang yang duduk-duduk di pinggir jalan. Nabi SAW mendatangi serombongan orang yang sedang duduk-duduk di pinggir jalan, lalu beliau berkata, "kalau memang harus kamu lakukan maka balaslah ucapan salam dan tolonglah orang yang dizalimi. Tunjuki jalan bagi orang yang bertanya." (HR. Abu Daud) Jelaslah bahwa Rasulullah SAW selalu menegur pada orang-orang yang duduk-duduk di pinggir jalan. Memalingkan pandangan, jangan mengganggu, menjawab salam, ber-amar ma'ruf nahi munkar, menolong orang yang dizalimi, dan menunjukkan jalan bagi orang yang bertanya. Bila hal-hal ini tidak bisa dilaksanakan, maka sebaiknya menghindari untuk duduk-duduk di pinggir jalan. Perbuatan ini membuka peluang untuk mengerjakan maksiat dan terus menambah tabungan dosa kita, yang akan dipertanggungjawabkan di hari kemudian. Pekerjaan yang demikian bila kita jauhi akan menghindarkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tiada berguna, dan ini merupakan ciri orang beriman yang beruntung.</em></strong></tt></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><tt><strong><em>"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tiada berguna."</em></strong></tt><tt><strong><em> (QS. Al-Mu'minun: 1-3). </em></strong></tt></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><tt><strong><em>Kampanye Pemilu tinggal sekitar dua setengah bulan lagi. Suasana hangat sudah mulai muncul, sekalipun secara resmi acara kampanye belum dimulai. Konvoi di jalanan juga sudah mulai marak, lagi-lagi sekalipun secara 'resmi' acara demikian dihapuskan dari agenda kampanye. Lembar Jum'at kok bicara kampanye dan pemilu? Bukan untuk ikut-ikutan, tapi sekedar mengingatkan, selayaknyalah ummat Islam bisa menimbang dan mengambil langkah yang tepat sesuai jati dirinya. Pemilu awalnya adalah budaya Barat sebagai salah satu cara untuk menentukan keputusan, yakni berdasarkan suara terbanyak. Islam tidak menganut cara memutuskan demikian untuk hal-hal prinsip, karena ukuran kebenaran dalam Islam adalah berdasar sesuatu yang telah ditentukan oleh Allah. Sekalipun secara mayoritas --misalnya-- ada kesepakatan bahwa judi diperbolehkan karena sangat potensial mendatangkan dana, Islam tetap tidak akan menyetujuinya. Seratus persenpun hasil pemungutan suaranya, tetap akan ditolak. Soal prinsip seperti ini tidak bisa ditentukan berdasarkan kesepakatan manusia. Apakah pemilu kemudian tidak perlu? Perlu, sepanjang masih bisa dilaksanakan secara baik, benar, dan jujur. Dan dalam konteks untuk memilih sosok pemimpin, pemilu juga relevan, karena saat ini tidak ada otoritas yang lebih dipercaya dunia internasional dibanding pemilu (yang sehat). Adapun bila pelaksanaannya tidak memenuhi syarat 'kesehatan', dipersilakan kepada para partisipan untuk menentukan sendiri sikapnya. Misalnya, karena pemilu ini memilih 'wakil', bila ternyata tidak ada kecocokan dengan wakil yang diajukan, ya tidak perlu dipaksakan. Toh pemilu itu acaranya seluruh warga, bukan milik satu pihak dengan mengundang pihak lain. Hal kedua yang perlu direnungkan adalah tentang kampanye. Apakah Islam mengajarkan untuk menawarkan diri agar dipilih untuk suatu jabatan? Ternyata tidak. Justru Nabi pernah berjanji, tidak akan memberikan jabatan kepada siapapun yang memintanya. Karena pasti ada tendensi tertentu di sana. Kampanye menjadi populer di kalangan ummat, karena prinsip seperti Nabi itu sudah dilupakan orang. Kini kita ikut-ikutan seperti Bill Clinton yang berjanji ini-itu bila terpilih jadi presiden. Padahal secara logika, orang seperti Clinton punya kepentingan sendiri berhubungan dengan jabatannya. Ia mendapat dukungan dana dari banyak pelaku bisnis. Pasti setelah berhasil menjadi presiden, yang pertama kali harus dibalas budinya adalah para sponsor itu. Bagi ummat Islam, kampanye tidak perlu gembar-gembor. Orang dipilih atau tidak, adalah berdasar apa yang telah dilakukannya selama ini, bukan janji-janji yang belum tentu bisa diwujudkan. Bila prestasinya baik, maka akan diakui masyarakat, dan nyata. Lain dengan beberapa wakil rakyat saat ini yang sering tidak dikenal sebelumnya, tiba-tiba muncul dan 'mewakili' entah siapa. Orang demikian bahkan lebih kejam lagi dibanding dengan yang meminta jabatan.</em></strong></tt></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><tt><strong><em>Buletin AL Qalam</em></strong></tt></h3>
<h3 style="text-align:justify;"></h3>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/204/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=204&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/10/10/hati-hati-nongkrong-di-jalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kiat-Kiat Menuju Sakinah</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/09/05/kiat-kiat-menuju-sakinah/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/09/05/kiat-kiat-menuju-sakinah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 18:23:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Kiat-Kiat Menuju Keluarga Sakinah                               lesnapurnawan  Agama Islam telah memberikan petunjuk yang lengkap dan rinci terhadap persoalan pernikahan. Mulai dari anjuran menikah, cara memilih pasangan yang ideal, melakukan khitbah (peminangan), bagaimana mendidik anak, serta memberikan jalan keluar jika terjadi kemelut dalam rumah tangga, sampai dalam proses nafaqah (memberi nafkah) dan harta waris, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=199&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Kiat-Kiat Menuju Keluarga Sakinah                </strong>              </p>
<p style="text-align:justify;">lesnapurnawan</p>
<p style="text-align:justify;"> Agama Islam telah memberikan petunjuk yang lengkap dan rinci terhadap persoalan pernikahan. Mulai dari anjuran menikah, cara memilih pasangan yang ideal, melakukan khitbah (peminangan), bagaimana mendidik anak, serta memberikan jalan keluar jika terjadi kemelut dalam rumah tangga, sampai dalam proses nafaqah (memberi nafkah) dan harta waris, semua diatur oleh Islam secara rinci, detail dan gamblang.</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya untuk memahami konsep pernikahan dalam Islam, maka rujukan yang paling benar dan sah adalah Al Qur’an dan As Sunnah Ash Shahihah yang sesuai dengan pemahaman Salafush Shalih. Berdasar rujukan ini, kita akan memperoleh kejelasan tentang aspek-aspek pernikahan, maupun beberapa penyimpangan dan pergeseran nilai pernikahan yang terjadi di dalam masyarakat kita.</p>
<p style="text-align:justify;"> Pernikahan adalah fitrah kemanusiaan. Maka dari itu Islam menganjurkannya, karena nikah merupakan gharizah insaniyah (naluri kemanusiaan). Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah), (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS. Ar Ruum:30)</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong> Islam Menganjurkan Nikah</strong></p>
<p style="text-align:justify;"> Penghargaan Islam terhadap ikatan pernikahan besar sekali, Allah menyebutkan sebagai ikatan yang kuat. Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Dan mereka (isteri-isterimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat.” (QS. An Nisaa’:21)</p>
<p style="text-align:justify;"> Sampai-sampai iaktan itu ditetapkan sebanding dengan separuh agama. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam telah bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Barangsiapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi.” (HR.Ath Thabrani, Syaikh Albani menghasankannya)</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> <strong>ISLAM TIDAK MENYUKAI MEMBUJANG</strong></p>
<p style="text-align:justify;"> Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam memerintahkan untuk menikah dan melarang keras orang yang tidak mau menikah. Anas bin Malik radhiallahu anhu berkata: “Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam memerintahkan kami untuk menikah dan melarang kami membujang dengan larangan yang keras.” Beliau bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Nikahilah wanita yang subur dan penyayang. Karena aku akan berbangga dengan banyaknya umatku di hadapan umat-umat lain.” (HR. Abu Dawud, An Nasa-i, Al Hakim, Al Baihaqi dari Ma’qil bin Yasar dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani).</p>
<p style="text-align:justify;"> Pernah suatu ketika, tiga orang sahabat radhiallahu anhum datang bertanya kepada isteri-isteri Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam tentang peribadahan beliau Shalallahu ‘Alaihi Wassalam. Kemudian setelah diterangkan, masing-masing ingin meningkatkan ibadah mereka. Salah seorang dari mereka berkata: “Adapun saya, akan puasa sepanjang masa tanpa putus”. Sahabat lain berkata:”Sedangkan saya akan menjauhi wanita, saya tidak akan menikah selamanya…”. Ketika hal itu di dengar oleh Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, beliau keluar seraya berkata:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Benarkah kalian telah berkata begini dan begitu?Sungguh demi Allah, sesunguhnya akulah yang paling takut dan taqwa kepada Allah diantara kalian, akan tetapi aku berpuasa dan aku berbuka, aku shalat dan aku juga tidur dan aku juga menikahi wanita. Maka barangsiapa yang tidak menyukai sunnahku, maka ia tidak termasuk golonganku.” (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, AN Nasa-i dan Al Baihaqi dari sahabat Anas bin Malik)</p>
<p style="text-align:justify;"> Allah memerintahkan untuk menikah. Dan seandainya mereka fakir, niscaya Allah Ta’ala akan membantu dengan memberikan rezeki kepada mereka. Allah menjanjikan suatu pertolongan kepada orang yang menikah, dalam firmanNya:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan wanita. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur:32)</p>
<p style="text-align:justify;"> Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam menguatkan janji Allah itu dengan sabdanya:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Ada tiga golongan manusia yang berhak mendapat pertolongan Allah. Yaitu, mujahid fi sabilillah, budak yang menebus dirinya supaya merdeka, dan orang yang menkah karena ingin memelihara kehormatannya.” (HR. Ahmad, An Nasa-i, At Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim, dari sahabat Abu Hurairah. Hadits ini hasan)</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> <strong>TUJUAN PERNIKAHAN DALAM ISLAM</strong></p>
<p style="text-align:justify;"> 1. Untuk Memenuhi Tuntutan Naluri Manusia Yang Asasi</p>
<p style="text-align:justify;"> Pernikahan adalah fitrah manusia. Dan jalan yang sah untuk memenuhi kebutuhan ini adalah dengan akad nikah (melalui jenjang pernikahan), bukan dengan cara yang kotor dan menjijikkan, seperti cara-cara orang sekarang ini dengan berpacaran, kumpul kebo, melacur, berzina, lesbi, homo dan lain sebagainya yang telah menyimpang dan diharamkan oleh Islam.</p>
<p style="text-align:justify;"> 2. Untuk Membentengi Akhlak Yang Mulia</p>
<p style="text-align:justify;"> Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Wahai, para pemuda! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk menikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa, karena puasa itu dapat membentengi dirinya.” (HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, At Tirmidzi, An Nasa-i, Ad Darimi dan AL Baihaqi, dari sahabat Abdullah bin Mas’ud)</p>
<p style="text-align:justify;"> 3. Untuk Menegakkan Rumah Tangga Yang Islami</p>
<p style="text-align:justify;"> Dalam Al Qur’an disebutkan, bahwa Islam membenarkan adanya thalaq (perceraian), jika suami isteri sudah tidak sanggup lagi menegakkan batas-batas Allah, sebagaimana firman Allah dalam ayat berikut:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Thalaq (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik. Tidak halal bagi kamu mengambil kembali dari sesuatu yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya khawatir tidak akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Jika kamu khawatir keduanya (suami isteri) tidak dapat menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa atas keduanya tentang pembayaran yang diberikan oleh isteri untuk menebus dirinya. Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah, mereka itulah orang-orang yang zhalim.” (QS. Al Baqarah:229)</p>
<p style="text-align:justify;"> Jadi tujuan yang luhur dari pernikahan adalah agar suami isteri melaksanakan syari’at Islam dalam rumah tangganya. Hukum ditegakkannya rumah tangga berdasarkan syari’at Islam adalah wajib. Oleh karena itu, setiap muslim dan muslimah harus berusaha membina rumah tangga yang Islami. Ajaran Islam telah memberikan beberapa kriteria tentang calon pasangan yang ideal, agar terbentuk rumah tangga yang Islami. Di antara kriteria itu adalah harus kafa’ah dan shalihah.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kafa’ah Menurut Konsep Islam</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kafa’ah (setaraf, sederajat) menurut Islam hanya diukur dengan kualitas iman dan taqwa serta akhlaq seseorang, bukan diukur dengan status social, keturunan dan barometer duniawi lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;"> “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang wanita dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang-orang yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al Hujurat:13)</p>
<p style="text-align:justify;"> Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Seorang wanita dinikahi karena empat hal. Karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang taat agamanya (ke-Islamannya). niscaya kamu akan beruntung.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, An Nasa-i, Ibnu Majah, Ahmad, dari sahabat Abu Hurairah)</p>
<p style="text-align:justify;"> Memilih Yang Shalihah</p>
<p style="text-align:justify;"> Orang yang hendak menikah, harus memilih wanita yang shalihah, demikian pula wanita harus memilih laki-laki yang shalih. Allah berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula.” (QS. An Nuur:26)</p>
<p style="text-align:justify;"> Menurut Al Qur’an, wanita yang shalihah adalah:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Wanita yang shalihah ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri bila suami tidak ada, sebagaimana Allah telah memelihara (mereka).” (QS. An Nisa’:34)</p>
<p style="text-align:justify;"> Menurut Al Qur’an dan Al Hadits yang shahih, diantara cirri-ciri wanita yang shalihah adalah:</p>
<p style="text-align:justify;"> Ta’at kepada Allah dan ta’at kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam</p>
<p style="text-align:justify;"> Ta’at kepada suami dan menjaga kehormatannya di saat suami ada atau tidak ada, serta menjaga harta suaminya.</p>
<p style="text-align:justify;"> Menjaga shalat yang lima waktu tepat pada waktunya.</p>
<p style="text-align:justify;"> Melaksanakan puasa pada bulan Ramadhan.</p>
<p style="text-align:justify;"> Banyak shadaqah dengan seizing suaminya.</p>
<p style="text-align:justify;"> Memakai jilbab yang menutup seluruh auratnya dan tidak untuk pamer kecantikan (tabarruj) seperti wanita jahiliyah (QS. Al Ahzab:33).</p>
<p style="text-align:justify;"> Tidak berbincang-bincang dan berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan mahramnya, karena yang ketiganya adalah syaitan.</p>
<p style="text-align:justify;"> Tidak menerima tamu yang tidak disukai oleh suaminya.</p>
<p style="text-align:justify;"> Ta’at kepada kedua orang tua dalam kebaikan.</p>
<p style="text-align:justify;"> Berbuat baik kepada tetangganya sesuai dengan syari’at.</p>
<p style="text-align:justify;"> Mendidik anak-anaknya dengan pendidikan Islami.</p>
<p style="text-align:justify;"> Bila kriteria ini dipenuhi, insya Allah rumah tangga yang Islami akan terwujud.</p>
<p style="text-align:justify;"> 4. Untuk Meningkatkan Ibadah kepada Allah.</p>
<p style="text-align:justify;"> Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">“Dan dalam hubungan suami isteri salah seorang diantara kalian adalah sedekah (Mendengar sabda Rasulullah), para sahabat keheranan dan bertanya: ‘Wahai Rasulullah. Apakah salah seorang dari kita memuaskan syahwatnya (kebutuhan biologisnya terhadap isterinya) akan mendapat pahala?’ Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam menjawab: ‘Bagaimana menurut kalian, jika mereka (para suami) bersetubuh dengan selian isterinya, bukankah mereka berdosa?’ Jawab para sahabat:’Ya, benar’. Beliau bersabda lagi:’Begitu pula kalau mereka bersetubuh dengan isterinya (ditempat yg halal), mereka akan memperoleh pahala.’” (HR. Muslim, Ahmad, Ibnu Hibban, dari sahabat Abu Dzar)</p>
<p style="text-align:justify;"> 5. Untuk Memperoleh Keturunan Yang Shalih</p>
<p style="text-align:justify;"> Tujuan pernikahan diantaranya ialah untuk melestarikan dan mengembangkan Bani Adam sebagaimana firman Allah Ta’ala:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Allah telah menjadikan dari diri-diri kamu itu pasangan suami isteri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?” (QS. An Nahl:72)</p>
<p style="text-align:justify;"> Yang terpenting lagi dalam pernikahan bukan hanya sekedar memperoleh anak, tetapi berusaha mencari dan membentuk generasi yang berkualitas, yaitu mencari anak yang shalih dan bertaqwa kepada Allah. Sebagaimana firman Allah:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untuk kalian (yaitu anak).’ (QS. Al Baqarah:187).</p>
<p style="text-align:justify;"> Yang dimaksud dengan ayat ini, “Hendaklah kalian mencampuri isteri kalian dan berusaha untuk memperoleh anak.”</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> <strong>TATA CARA PERNIKAHAN DALAM ISLAM</strong></p>
<p style="text-align:justify;"> 1. Khitbah (Peminangan)</p>
<p style="text-align:justify;"> Seorang muslim yang akan menikahi seorang muslimah, hendaklah ia meminang terlebih dahulu, karena dimungkinkan ia sedang dipinang oleh oarng lain. Dalam hal ini Islam melarang seorang muslim meminang wanita yang sedang dipinang oleh orang lain.</p>
<p style="text-align:justify;"> 2. Aqad Nikah</p>
<p style="text-align:justify;"> Dalam aqad nikah ada beberapa syarat, rukun dan kewajiban yang harus dipenuhi:</p>
<p style="text-align:justify;"> Adanya suka sama suka dari kedua calon mempelai.</p>
<p style="text-align:justify;"> Adanya ijab qabul.</p>
<p style="text-align:justify;"> Adanya mahar.</p>
<p style="text-align:justify;"> Adanya wali</p>
<p style="text-align:justify;"> Adanya saksi-saksi.</p>
<p style="text-align:justify;"> 3. Walimah</p>
<p style="text-align:justify;"> Walimatul ‘urusy (pesta pernikahan) hukumnya wajib dan diusahakan sesederhana mungkin dan dalam walimah hendaklah diundang pula orang-orang miskin. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Selenggarakanlah walimah meskipun hanya dengan menyembelih seekor kambing.” (HR.Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At Tirmidzi, An Nasa-i, Ad Darimi, Ahmad, dari sahabat Anas bin Malik)</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> <strong>SEBAGIAN PELANGGARAN YANG TERJADI DALAM PERNIKAHAN YANG WAJIB DIHINDARKAN (DIHILANGKAN)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"> 1. Pacaran.</p>
<p style="text-align:justify;"> 2. Tukar cincin.</p>
<p style="text-align:justify;"> 3. Menuntut mahar yg tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;"> 4. Mengikuti upacara adat.</p>
<p style="text-align:justify;"> 5. Mencukur jenggot bagi laki-laki dan mencukur alis mata bagi wanita.</p>
<p style="text-align:justify;"> 6. Kepercayaan terhadap hari baik dan sial dalam menentukan waktu pernikahan</p>
<p style="text-align:justify;"> 7. Mengucapkan ucapan selamat ala kaum jahiliyah.</p>
<p style="text-align:justify;"> 8. Adanya ikhtilath (bercampur-baurnya antara laki-laki dan perempuan).</p>
<p style="text-align:justify;"> 9. Musik, nyanyi dan pelanggaran-pelanggaran lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;"> Marilah kita berupaya untuk melaksanakan pernikahan dan membina rumah tangga dengan cara yang Islami, serta berusaha meninggalkan aturan, tata-cara, upacara dan adat istiadat yang bertentangan dengan Islam. Jangan meniru cara-cara orang-orang kafir dan orang-orang yang banyak berbuat dosa dan maksiat.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong>HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTERI</strong></p>
<p style="text-align:justify;"> Anjuran Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam untuk menikah mengandung berbagai manfaat, sebagaimana yang dijelaskan oleh para ulama, diantaranya:</p>
<p style="text-align:justify;"> 1. Dapat menundukkan pandangan.</p>
<p style="text-align:justify;"> 2. Akan terjaga kehormatan</p>
<p style="text-align:justify;"> 3. Terpelihara kemaluan dari beragam maksiat.</p>
<p style="text-align:justify;"> 4. Akan ditolong dan dimudahkan oleh Allah.</p>
<p style="text-align:justify;"> 5. Dapat menjaga syahwat, yang merupakan salah satu sebab dijaminnya ia untuk masuk ke dalam surga.</p>
<p style="text-align:justify;"> 6. Mendatangkan ketenangan dalam hidup.</p>
<p style="text-align:justify;"> 7. Akan terwujud keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah, sebagaimana firman Allah:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan Allah, ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya. Dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih dan saying. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar Rumm:21)</p>
<p style="text-align:justify;"> 8. Akan mendapatkan keturunan yang shalih.</p>
<p style="text-align:justify;"> 9. Menikah dapat menjadi sebab peningkatan jumlah ummat Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam.</p>
<p style="text-align:justify;"> Ada sebagian kaum muslimin yang telah menikah dan dikaruniai oleh Allah seorang anak atau dua orang anak, kemudian mereka membatasi kelahiran, tidak mau mempunyai anak lagi dengan berbagai alasan yang tidak syar’i. Perbuatan mereka telah melanggar syari’at Islam. Fatwa-fatwa ulama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah telah menjelaskan dengan tegas, bahwa membatasi kelahiran atau dengan istilah lainnya “keluarga berencana”, hukumnya adalah haram.</p>
<p style="text-align:justify;"> Sesungguhnya banyak anak itu banyak manfaatnya. Dianatara manfaaat dengan banyaknya anak dan keturunan, adalah:</p>
<p style="text-align:justify;"> a. Di Dunia mereka akan saling menolong dalam kebajikan.</p>
<p style="text-align:justify;"> b. Mereka akan membantu meringankan beban orang tuanya.</p>
<p style="text-align:justify;"> c. Do’a mereka akan menjadi amal yang bermanfaat ketika orang tuanya sudah tidak lagi beramal (telah meninggal dunia).</p>
<p style="text-align:justify;"> d. Jika ditaqdirkan oleh Allah anaknya meninggal ketika masih kecil, insya Allah ia akan menjadi syafa’at (penolong) bagi orang tuanya nanti di akhirat.</p>
<p style="text-align:justify;"> e. Anak akan menjadi hijab (pemelihara) dirinya dengan api neraka, manakala orang tuanya mampu menjadikan anak-anaknya sebagai anak yang shalih dan shalihah.</p>
<p style="text-align:justify;"> f. Dengan banyaknya anak, akan menjadikan salah satu sebab bagi kemenangan kaum muslimin ketika dikumandangkan jihad fi sabilillah, karena jumlah yang sangat banyak.</p>
<p style="text-align:justify;"> g. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bangga dengan jumlah umatnya yang banyak. Apabila seorang muslim cinta kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, maka hendaklah ia mengikuti keinginan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam untuk memperbanyak anak, karena Beliau Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bangga dengan tingginya kuantitas umatnya pada hari kiamat.</p>
<p style="text-align:justify;"> Bila Belum Dikaruniai Anak</p>
<p style="text-align:justify;"> Apabila ditaqdirkan Allah sepasang suami isteri sudah menikah sekian lama, namun belum juga dikaruniai anak, maka janganlah dia berputus asa dari rahmat Allah. Hendaklah dia terus berdo’a sebagaimana Nabi Ibrahim dan Zakaria ‘Alaihis Salam telah berdoa kepada Allah, sampai Allah mengabulkan do’a mereka. Dan hendaknya bersabar dan ridho dengan qadha’ dan qadar yang Allah tentukan, serta meyakini bahwa semua itu ada hikmahnya.</p>
<p style="text-align:justify;"> Do’a mohon dikaruniai keturunan yang baik dan shalih terdapat dalam Al Qur’an, yaitu:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Ya Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shalih.” (QS. Ash Shaafat:100).</p>
<p style="text-align:justify;"> “Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Al Furqan:74).</p>
<p style="text-align:justify;"> “Ya Rabbku, janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah waris yang paling baik.” (QS. Al Anbiyaa:89).</p>
<p style="text-align:justify;"> Mudah-mudahan Allah memberikan keturunan yang shalih kepada pasangan suami isteri yang belum dikaruniai anak.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong>HAK ISTERI YANG HARUS DIPENUHI SUAMI</strong></p>
<p style="text-align:justify;"> Diantara kewajiban dan hak tersebut adalah seperti yang tercantum dalam sabda Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam dari sahabat Muawiyah bin Haidah bin Mu’awiyah bin Ka’ab Al Qusyairy radhiallahu anhu, ia berkata: Saya telah bertanya, “Ya Rasulullah, apa hak seorang isteri yang harus dipenuhi oleh suaminya?” Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam menjawab:</p>
<p style="text-align:justify;"> 1. Engkau memberinya makan apabila engkau makan.</p>
<p style="text-align:justify;"> 2. Engkau memberinya pakaian apabila engkau berpakaian.</p>
<p style="text-align:justify;"> 3. Janganlah engkau memukul wajahnya,dan</p>
<p style="text-align:justify;"> 4. Janganlah engkau menjelek-jelekannya, dan</p>
<p style="text-align:justify;"> 5. Janganlah engkau tinggalkan dia meliankan di dalam rumah (jangan berpisah tempat tidur melainkan di dalam rumah).</p>
<p style="text-align:justify;"> (HR.Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, Ibnu Hibban, Al Baihaqi, Al Baghawi, An Nasa-i. Hadits ini dishahihkan oleh Al Hakim, Adz Dzahabi dan Ibnu Hibban)</p>
<p style="text-align:justify;"> Mengajarkan Ilmu Agama</p>
<p style="text-align:justify;"> Di samping hak diatas harus dipenuhi oleh seorang suami, seorang suami juga wajib mengajarkan ajaran Islam kepada isterinya. Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya (terbuat dari) manusia dan batu, penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar lagi keras, yang tidak mendurhakai (perintah) Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At Tahrim:6)</p>
<p style="text-align:justify;"> Untuk itulah, kewajiban sang suami untuk membekali dirinya dengan menuntut ilmu syar’i (thalabul ‘ilmi) dengan menghadiri majelis-majelis ilmu yang mengajarkan Al Qur’an dan As Sunnah sesuai dengan pemahaman Salafush Shalih-generasi terbaik,yang mendapat jaminan dari Allah-sehingga dengan bekal tersebut, seorang suami mampu mengajarkannya kepada isteri, anak dan keluarganya. Jika ia tidak sanggup mengajarkan mereka, seorang suami harus mengajak isterinya menuntut ilmu syar’i dan menghadiri majelis-majelis taklim yang mengajarkan tentang aqidah, tauhid mengikhlaskan agama kepada Allah, dan mengajarkan tentang bersuci, berwudhu’, shalat, adab dan lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong>HAK SUAMI YANG HARUS DIPENUHI ISTERI</strong></p>
<p style="text-align:justify;"> Ketaatan Istri Kepada Suaminya</p>
<p style="text-align:justify;"> Setelah wali (orang tua) sang isteri menyerahkan kepada suaminya, maka kewajiban taat kepada sang suami menjadi hak yang tertinggi yang harus dipenuhi, setelah kewajiban taatnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Kalau seandainya aku boleh menyuruh seorang sujud kepada seseorang, maka aku akan perintahkan seorang wanita sujud kepada suaminya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban, Al Baihaqi, dari sahabat Abu Hurairah. Ini lafazh milik Tirmidzi, ia berkata,’Hadits ini hasan shahih’)</p>
<p style="text-align:justify;"> Sang isteri harus taat kepada suaminya, dalam hal-hal yang ma’ruf (mengandung kebaikan dalam hal agama), misalnya ketika diperintahkan untuk shalat, berpuasa, mengenakan busana muslimah, menghadiri majelis ilmu, dan bentuk-bentuk perintah lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan syari’at. Hal inilah yang justru akan mendatangkan surga bagi dirinya, sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Apabila seorang wanita mengerjakan shalat yang lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, menjaga kehormatannya dan dia taat kepada suaminya, niscaya ia akan masuk surga dari pintu surga mana saja yang dia kehendaki.” (HR. Ibnu Hibban, dari sahabat Abu Hurairah. Hadits ini hasan shahih)</p>
<p style="text-align:justify;"> Isteri Harus Banyak Bersyukur Dan Tidak Banyak Menuntut</p>
<p style="text-align:justify;"> Perintah ini sangat ditekankan dalam Islam, bahkan Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat, manakala sang isteri benyak menuntut kepada suaminya dan tidak bersyukur kepadanya. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Sesungguhnya aku diperlihatkan neraka dan melihat kebanyakan penghuninya adalah wanita.” Sahabat bertanya: “Sebab apa yang menjadikan mereka paling banyak menghuni neraka?” Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam menjawab: “Dengan sebab kufur”. Sahabat bertanya:”Apakah dengan sebab mereka kufur kepada Allah?” Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam menjawab:”(Tidak), mereka kufur kepada suaminya dan mereka kufur kepada kebaikan. Seandainya seorang suami dari kalian berbuat kebaikan kepada isterinya selama setahun, kemudian isterinya melihat sesuatu yang jelek pada diri suaminya, maka dia mengatakan ‘Aku tidak pernah melihat kebaikan pada dirimu’.” (HR. Bukhari dan Muslim, Abu ‘Awanah, Malik, An Nasa-i serta Al Baihaqi, dari sahabat Ibnu ‘Abbas dan diriwayatkan pula dari beberapa sahabat).</p>
<p style="text-align:justify;"> Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Sesungguhnya Allah tidak akan melihat kepada seorang wanita yang tidak bersyukur kepada suaminya dan dia selalu menuntut (tidak pernah merasa cukup).” (HR. AN Nasa-i, Al Hakim, Al Baihaqi dari sahabat Abdullah bin Amr. Al Hakim berkata,’Hadits ini sanadnya shahih,’ dan disepakati oleh Imam Adz Dzahabi)</p>
<p style="text-align:justify;">Isteri Wajib Berbuat Baik Kepada Suaminya</p>
<p style="text-align:justify;"> Perbuatan ihsan (baik) seorang suami harus dibalas pula dengan perbuatan yang serupa atau yang lebih baik. Isteri harus berkhidmat kepada suaminya dan menunaikan amanah mengurus anak-anaknya menurut syari’at Islam yang mulia. Allah telah mewajibkan kepada dirinya untuk mengurus suaminya, mengurus rumah tangganya, mengurus anak-anaknya.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong>NASEHAT UNTUK SUAMI ISTERI</strong></p>
<p style="text-align:justify;"> . Bertakwa kepada Allah dalam keadaan bersama maupun sendiri, di rumahnya maupun di luar rumahnya.</p>
<p style="text-align:justify;"> 2. Wajib menegakkan ketaatan kepada Allah dan menjaga batas-batas Allah di dalam keluarga.</p>
<p style="text-align:justify;"> 3. Melaksanakan kewajiban terhadap Allah dan minta tolong kepada Allah. Laki-laki wajib mengerjakan shalat lima waktu di masjid secara berjama’ah. Dan perintahkan anak-anak untuk shalat pada waktunya.</p>
<p style="text-align:justify;"> 4. Menegakkan shalat-shalat sunnah, terutama shalat malam.</p>
<p style="text-align:justify;"> 5. Perbanyak berdzikir kepada Allah. Bacalah Al Qur’an setiap hari, terutama surat Al Baqarah. Bacalah pula do’a dan dzikir yang telah diajarkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam. Ingatlah, bahwa syaitan tidak senang kepada keutuhan rumah tangga dan syaitan selalu berusaha mencerai-beraikan suami isteri. Dan ajarkan anak-anak untuk membaca Al Qur’an dan dzikir.</p>
<p style="text-align:justify;"> 6. Bersabar atas musibah yang menimpa dan bersyukur kepada Allah atas segala nikmat-Nya.</p>
<p style="text-align:justify;"> 7. Terus menerus berintrospeksi antara suami isteri. Saling menasehati, tolong menolong dan memaafkan serta mendo’akan. Jangan egois dan gengsi.</p>
<p style="text-align:justify;"> 8. Berbakti kepada kedua orang tua.</p>
<p style="text-align:justify;"> 9. Mendidik anak agar menjadi anak-anak yang shalih, ajarkan tentang aqidah, ibadah dan akhlak yang benar dan mulia.</p>
<p style="text-align:justify;"> 10. Jagalah anak-anak dari media yang merusak aqidah dan akhlak.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong> NASIHAT KHUSUS UNTUK SUAMI</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Wahai Para Suami!!</p>
<p style="text-align:justify;">Apa yang memberatkanmu-wahai hamba Allah-untuk tersenyum di hadapan isterimu ketika engkau masuk menemuinya, agar engkau memperoleh ganjaran dari Allah.</p>
<p style="text-align:justify;"> Apa yang membebanimu untuk bermuka cerah ketika engkau melihat isteri dan anak-anakmu? Engkau akan mendapat pahala.</p>
<p style="text-align:justify;"> Apa sulitnya jika engkau masuk ke rumah sambil mengucapkan salam secara sempurna: “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh” agar engkau memperoleh tiga puluh kebaikan.?</p>
<p style="text-align:justify;"> Apa yang kira-kira akan menimpamu jika engkau berkata kepada isterimu dengan perkataan yang baik, sehingga ia meridhaimu, sekalipun dalam perkataanmu tersebut agak sedikit dipaksakan?</p>
<p style="text-align:justify;"> Apakah yang menyusahkanmu-wahai hamba Allah-jika engkau berdo’a: “Ya Allah! Perbaikilah isteriku, dan curahkan keberkahan padanya.”</p>
<p style="text-align:justify;"> Tahukah engkau bahwa ucapan yang lembut merupakan shadaqah?.</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">NASIHAT KHUSUS UNTUK ISTERI</p>
<p style="text-align:justify;"> Wahai Para Isteri</p>
<p style="text-align:justify;"> Apakah yang menyulitkanmu, jika engkau menemui suami ketika dia masuk ke rumahmu dengan wajah yang cerah sambil tersenyum manis?</p>
<p style="text-align:justify;"> Berhiaslah untuk suamimu dan raihlah pahala di sisi Allah, sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan, gunakanlah wangi-wangian! Bercelaklah! Berpakaianlah dengan busana terindah yang kau miliki untuk menyambut kedatangan suamimu. Ingat, janganlah sekali-kali engkau bermuka muram dan cemberut di hadapannya.</p>
<p style="text-align:justify;"> Jadilah engkau seorang isteri yang memiliki sifat lapang dada, tenang dan selalu ingat kepada Allah dalam segala keadaan.</p>
<p style="text-align:justify;"> Didiklah anak-anakmu dengan baik, penuhilah rumahmu dengan tasbih, takbir, tahmid dan tahlil serta perbanyaklah membaca Al Qur’an, khususnya surat Al Baqarah, karena surat tersebut dapat mengusir syaitan.</p>
<p style="text-align:justify;"> Bangunkanlah suamimu untuk mengerjakan shalat malam, anjurkanlah dia untuk berpuasa sunnah dan ingatkanlah dia kembali tentang keutamaan berinfak, serta janganlah melarangnya untuk bersilaturahim.</p>
<p style="text-align:justify;"> Perbanyaklah istighfar untuk dirimu, suamimu, orang tuamu, dan semua kaum muslimin, dan berdoalah selalu agar diberikan keturunan yang shalih dan memperoleh kebaikkan dunia dan akhirat, dan ketahuilah bahwasanya Rabb-mu Maha Mendengar do’a. Sebagimana firman Allah:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Dan Rabb kalian berfirman:’Berdo’alah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkan untuk kalian’.” (QS.Al Mu’min:60)</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong>KEPEMIMPINAN LAKI-LAKI ATAS WANITA</strong></p>
<p style="text-align:justify;"> Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu, maka wanita yang shalih ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menta’atimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi dan Maha Besar.” (QS. An Nisa’:43)</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong>KEWAJIBAN MENDIDIK ANAK</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sang suami sebagai kepala rumah tangga haruslah memberikan teladan yang baik dalam mengemban tanggung jawabnya, karena Allah akan mempertanyakannya di hari akhir kelak. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Kamu sekalian adalah pemimpin, dan kamu sekalian bertanggungjawab atas orang yang dipimpinnya. Seorang Amir (Raja) adalah pemimpin, laki-laki pun pemimpin atas keluarganya, dan perempuan juga pemimpin bagi rumah suaminya dan anak-anaknya, ingatlah bahwa kamu sekalian adalah pemimpin dan kamu sekalian akan dimintai pertanggungjawabannya atas kepemimpinannya.” (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad dari shabat Ibnu Umar)</p>
<p style="text-align:justify;"> Seorang suami harus berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menjadi suami yang shalih, dengan mengkaji ilmu-ilmu agama, memahaminya serta melaksanakan dan mengamalkan apa-apa yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, serta menjauhkan diri dari setiap yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya Shalallahu ‘Alaihi Wassalam. Kemudian dia mengajak dan membimbing sang isteri untuk berbuat demikian juga, sehingga anak-anaknya akan meneladani kedua orang tuanya, karena tabi’at anak memang cenderung untuk meniru apa-apa yang ada di sekitarnya.</p>
<p style="text-align:justify;"> 1. Mendidik anak dengan cara-cara yang baik dan sabar, agar mereka mengenal dan mencintai Allah, yang menciptakannya dan seluruh alam semesta, mengenal dan mencintai Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, yang pada diri beliau terdapat suri tauladan yang mulia, serta agar mereka mengenal dan memahami Islam untuk diamalkan.</p>
<p style="text-align:justify;"> 2. Pada usia dini (sekitar 2-3 tahun), kita ajarkan kepada mereka kalimat-kalimat yang baik serta bacaan Al Qur’an, sebagaimana yang dicontohkan oleh para sahabat dan generasi tabi’in dan tabi’ut tabi’in, sehingga banyak dari mereka yang sudah hafal Al Qur’an pada usia sangat belia.</p>
<p style="text-align:justify;"> 3. Perhatian terhadap shalat juga harus menjadi prioritas utama bagi orang tua kepada anaknya.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Perhatian orang tua terhadap anaknya juga dalam hal akhlaqnya, dan yang harus menjadi penekanan utama adalah akhlaq (berbakti) kepada orang tua.</p>
<p style="text-align:justify;"> 5. Juga perlu diperhatikan teman pergaulan anaknya, karena sangat bisa jadi pengaruh jelek temannya akan berimbas pada perilaku dan akhlaq anaknya.</p>
<p style="text-align:justify;"> 6. Disamping ikhtiar yang dilakukan untuk menjadikan isterinya menjadi isteri yang shalihah, hendaknya sang suami juga memanjatkan do’a kepada Allah pada waktu-waktu yang mustajab, seperti sepertiga malam terakhir, agar keluarganya dijadikan keluarga yang shalih, dan rumah tangganya diberikan sakinah, mawaddah wa rahmah, seperti do’a yang tercantum dalam Al Qur’an:</p>
<p style="text-align:justify;"> “Dan orang-orang yang berdo’a:’Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami, isteri-isteri kami, keturunan-keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Furqan:74)</p>
<p style="text-align:justify;"> Paling tidak, seorang suami hendaknya bisa menjadi teladan dalam keluarganya,    dihormati oleh sang isteri dan anak-anaknya, kemudian mereka menjadi hamba-hamba Allah yang shalih dan shalihah, bertakwa kepada Allah.</p>
<p style="text-align:justify;"> Inilah kiat-kiat yang hendaknya semorang muslim dan muslimah lakukan untuk mewujudkan keluarga sakinah. Wallahu a’lam bish shawab.</p>
<p style="text-align:justify;"> Maraji’:</p>
<p style="text-align:justify;"> 1. ‘Isyratun Nisaa’, Imam Abu Abdirrahman Ahmad bin Syu’aib bin ‘Ali An Nasa-i, tahqiq dan ta’liq ‘Amir Ali Umar, Cet. Maktabah As Sunnah, Kairo, Th. 1408H.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Adabuz Zifaf Fis Sunnah Al Muthahharah, ta’lif (karya) Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani, Cet. Daarus Salam,. Th.1423H.</p>
<p style="text-align:justify;"> 3. Irwaa-ul Ghalil Fii Takhriji Ahaadits Manaaris Sabil, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani, Cet. Al Maktab Al Islami.</p>
<p style="text-align:justify;"> 4. Al Insyirah Fii Adaabin Nikah, ta’lif Abu Ishaq Al Huwaini Al Atsari, Cet. II, Darul Kitab Al ‘Arabi, Th.1408H.</p>
<p style="text-align:justify;"> 5. Fiqhut Ta’aamul Baina Az Zaujaini Wa Qabasat Min Baitin Nubuwwah, ta’lif Syaikh Abu Abdillah Mushthafa bin Al ‘Adawi, Cet. I, Darul Qasim, 1417H.</p>
<p style="text-align:justify;"> 6. Tuhfatul ‘Arus, Syaikh Mahmud Mahdi Al Istambuli.</p>
<p style="text-align:justify;"> 7. Adaabul Khitbah Wa Zifaaf Fis Sunnah Al Muthahharah, ta’lif ‘Amr Abdul Mun’im Salim, Cet. I, Daarudh Dhiyaa’, Th. 1421H.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/199/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=199&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/09/05/kiat-kiat-menuju-sakinah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wanita hamil Pranikah</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/19/wanita-hamil-pranikah/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/19/wanita-hamil-pranikah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 18:06:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[Wanita hamil Pranikah  lesnapurnawan   1.      Pengertian Kehamilan pra nikah Kehamilan merupakan perubahan keadaan yang relatif baru, khususnya bagi wanita yang baru pertama kali mengalaminya. Pada masa ini terjadi perubahan fisik yang mempengaruhi gerakan maupun aktivitas wanita tersebut sehari-hari. Disamping itu sebagai calon ibu, dalam hal ini ibu dari anak-anak yang akan dilahirkanya, membawa perubahan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=196&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong><span style="text-decoration:underline;">Wanita hamil Pranikah</span></strong></p>
<p align="center"><strong> lesnapurnawan</strong></p>
<p align="center"><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></p>
<h3>1.      Pengertian Kehamilan pra nikah</h3>
<p>Kehamilan merupakan perubahan keadaan yang relatif baru, khususnya bagi wanita yang baru pertama kali mengalaminya. Pada masa ini terjadi perubahan fisik yang mempengaruhi gerakan maupun aktivitas wanita tersebut sehari-hari. Disamping itu sebagai calon ibu, dalam hal ini ibu dari anak-anak yang akan dilahirkanya, membawa perubahan peran yang harus di jalankanya. (Brice Pitt ,1963)</p>
<p>Pada waktu hamil, menurut, Dianawati (2002 ) wanita dihadapkan pada beberapa keadaan yang mungkin dapat terjadi sehubungan dengan kehamilan itu, seperti perkembangan dan keselamatan janin dalam kandunganya sampai tiba waktunya untuk dilahirkan juga kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi ketika melahirkan, baik bagi dirinya maupun bagi bayinya. wanita dihadapkan pada kemungkinan bayinya dilahirkan dengan membawa kelainan-kelainan (cacat bawaan). Pada kehamilan juga terjadi perubahan hormonal yang menimbulkan rasa cemas, iritasi, mual, pusing, letih, dan sebagainya yang mempengaruhi suasana emosi serta penyesuaian diri pada wanita itu, terutama dalam bulan-bulan pertama dari kehamilan, keadaan ini merupakan hal yang normal dan dialami oleh banyak orang. Keadaan menjadi lebih serius jika disertai perasaan atau sikap negatif terhadap kehamilan, sehingga kecemasan berkepanjangan. Konflik laten yang dalam keadaan biasa (tidak hamil) dapat diatasi, pada masa ini dapat menjadi akut.</p>
<p>Tidak semua wanita menghendaki kehamilan, setidak-tidaknya untuk saat itu, dengan berbagai alasan tertentu. Terjadinya aborsi, pemakaian alat kontrasepsi yang makin meluas, merupakan bukti yang nyata. Kegagalan kontrasepsi, kehamilan di luar rencana, pada sebagian wanita menimbulkan penolakan terhadap kehamilanya tersebut, pun setelah anak itu lahir. (Brice Pitt, 1963).</p>
<p>Namun demikian, tidak berarti semua wanita yang ingin hamil akan menerima dengan senang hati kehamilanya. Hal ini dapat dipahami mengingat seringkali adanya tujuan-tujuan tertentu dibalik keinginanya untuk menjadi hamil, seperti untuk menyambung keturunan, mempererat hubungan dengan pasangan hidup, memenuhi harapan orang tua, membuktikan kesuburanya serta keperkasaan suaminya, protes remaja terhadap orang tua yang mengatur perjodohanya, dan sebagainya. Jadi mungkin saja sebab utama dari keinginan untuk hamil bukan semata-mata untuk mempunyai anak, tetapi kehamilan dan mempunyai anak merupakan suatu sarana untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu.</p>
<p>Proses kehamilan yang awalnya menjadi hal yang bahagia bagi pasangan  yang  terikat oleh jalinan perkawinan namun sebaliknya proses kehamilan itu akan menjadi malapetaka bagi pasangan yang belum terikat oleh jalinan perkawinan yang sah atau bisa di sebut hubungan seksual pranikah.  Istilah “hubungan seksual pranikah” sudah merupakan hal yang asing lagi, baik di kalangan masyarakat ilmuan maupun di kalangan masyarakat awam. Bila diperhatikan istilah ini satu persatu, yang dimaksud dengan hubungan seksual pranikah adalah hubungan seksual yang dilakukan oleh sepasang insan sebelum mereka diikat oleh tali perkawina. Kartono (1996) yaitu kehamilan pranikah pada umumnya tidak direncanakan dan menimbulkan perasaan bersalah, berdosa dan malu pada remaja yang mengalaminya, ditambah lagi dengan adanya sangsi sosial dari masyarakat terhadap kehamilan dan kelahiran anak tampa ikatan pernikahan.</p>
<p>Duval dan Miller (1985) menjelaskan, bahwa bentuk-bentuk keintiman heteroseksual yang dilakukan oleh sepasang manusia mengikuti suatu proses peningkatan, yaitu mulai dari :</p>
<ol>
<li>Sentuhan (hanya berupa pegangan tangan, pelukan)</li>
<li>Cium (mulai dari kecupan sampai deep kissing)</li>
<li><em>Petting</em>, yaitu meraba-raba daerah erotik pasanagan (biasanya mulai dari yang ringan/light pettng sampai meraba alat kelamin)</li>
<li>Hubungan seksual (<em>sexsual intercourse</em>)</li>
</ol>
<p>Zastrow ( 1987 ) Mengungkapkan beberapa penyebab kehamilan yang dialami oleh  para remaja :</p>
<ol>
<li>Penyebab utama terjadinya kehamilan adalah misinformasi atau kurangnya informasi yang relevan.</li>
<li> Mengabaikan bahwa tingkah laku seksual akan menyebabkan kehamilan dan berasumsi bahwa pasanganyalah yang menggunakan kontrasepsi walaupun kenyataan tidak tidak demikian. Banyak remaja yang enggan menggunakan alat kontrasepsi dengan alasan bahwa mereka tidak mungkin hamil atau kemungkinan hamil sangat kecil (Papalia &amp; Old, 1995). Selain itu banyak yang berfikir bahwa menggunakan kontrasepsi adalah tindakan yang tidak bermoral, seolah-olah mereka merencanakan akan melakukan hubungan seksual. Alasan lain tidak digunakanya kontrasepsi adalah kekhawatiran bahwa kenikmatan dan spontanitas dalam hubungan seks akan berkurang atau timbul masalah yang berhubungan dengan kesehatan.</li>
<li>Bagi beberapa gadis, mereka tidak memperdulikan apakah mereka akan hamil atau tidak. Bagi mereka kehamilan membuktikan feminitas, merengutkan status kedewasaan dan merupakan alat untuk mendapat perhatiaan orang tua dan teman. Bahkan ada yang menggunakan kehamilan sebagai cara untuk mengatasi masalah, untuk menghukum, atau justru merupakan rewad bagi orang lain.</li>
<li>Menyalahartikan atau kebingungan dalam mengartikan konsep cinta, keintiman dan tingkah laku seksual. Remaja awal cenderung berfikir bahwa seks adalah cara untuk mendapatkan pasangan, sedangkan remaja akhir cenderung melakukan tingkah laku seksual jika telah ada ikatan dan saling pengertian dengan pasangan. Seks sering dijadikan saran untuk berkomunikasi dengan pasangan.</li>
</ol>
<h3>2.      Gejala awal kehamilan</h3>
<p>Menurut Dianawati ( 2002 )  gejala-gejala  awal yang terjadi pada proses kehamilan  diantaranya ditandai dengan  :</p>
<ol>
<li>Tidak datangnya menstruasi</li>
</ol>
<p>Seseorang yang telah melakukan hubungan seksual wajib memeriksakan diri ke dokter jika dalam waktu satu minggu atau lebih tidak mendapatkan menstruasi dari jadwal yang seharusnya. Kemungkinan besar dia telah hamil.</p>
<ol>
<li>Perubahan pada payudara</li>
</ol>
<p>Biasanya, menjelang menstruasi, payudara perempuan akan terasa kencang dan padat. Penyebabnya, jumlah hormon estrogen dalam tubuh meningkat. Kondisi seperti itu akan hilang dengan sendirinya bersamaan dengan berakhirnya masa menstruasi. Lain lagi jika terjadinya kehamilan, memadat dan mengencangnya payudara akan berlangsung lama dan akan semakin membesar disertai dengan rasa kesemutan. Semua perubahan ini terjadi karena pengaruh hormon estrogen dan progeteron, yang sudah berfungsi untuk memproduksi air susu. Selain itu, saluran-saluran jaringan payudara telah dialiri darah.</p>
<ol>
<li>Sering buang air kecil</li>
</ol>
<p>Hal ini biasanya terjadinya pada awal kehamilan. Penyebabnya adalah ginjal bekerja terlalu berlebihan sehingga kantung kencing pun akan cepat terisi.</p>
<ol>
<li>Mual-mual dan muntah</li>
</ol>
<p>Gejala ini biasanya terjadi pada pagi hari. Dari gejala ini dapat diketahui bahwa ia hamil, setelah lebih dari 1 minggu menstruasinya tidak datang. Gejalaini akan hilang setelah memasuki 12 minggu sejak masa hamilan. Tidak setiap perempuan mengalami gejala ini. Faktor yang menjadi penyebab timbulnya gejala ini masih tidak jelas. Namun, kemungkinan faktor emosi dan kecemasan.</p>
<h3>4.       Dampak Kehamilan bagi remaja</h3>
<p>Menurut Bolton (1980) ada berbagai dampak yang dialami akibat kehamilan diantaranya adalah :</p>
<ol>
<li>Terhambatnya tugas perkembangan</li>
</ol>
<p>Banyak tugas perkembangan yang tidak dapat diselesaikan oleh remaja akibat kehamilan. Bahkan ada tugas-tugas yang akan dilewati begitu saja akibat tuntutan untuk menjalankan peran barunya sebagai orang dewasa, padahal dalam perkembanganya yang normal remaja harus menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu, bisa memasuki tahap perkembangan selanjutnya.</p>
<ol>
<li>Disfungsi keluarga</li>
</ol>
<p>Sebagai anggota keluarga, remaja yang hamil seringkali dianggap sebagai pembawa krisis atau permasalahan dalam keluarga. Permasalahan ini tidak bisa dielakan dan menuntut adanya penyesuaian dari seluruh anggota keluarga, dan sangat potensial untuk menimbulkan konflik dan stress.</p>
<ol>
<li>Resiko kesehatan</li>
</ol>
<p>Dalam menjalani masa kehamilan, remaja mempunyai beberapa tugas berkaitan dengan perawatan dirinya. Hal ini seringkali melelahkan dan menjadi beban sehingga remaja tidak mengindahkan beberapa hal yang penting berkaitan dengan perawatan kehamilanya. Hal ini cukup beresiko bagi kelangsungan hidup remaja tersebut dan bayi dikandungnya.</p>
<ol>
<li>Konflik emosional</li>
</ol>
<p>Konflik yang dialami akan meningkatkan pada saat terjadinya interaksi antara tuntutan dari lingkungan sosial remaja dengan kewajibanya untuk mengasuh anak. Sebagai remaja kebutuhan bersosialisasi masih tinggi, karena itu pekerjaan merawat anak seringkali dirasakan membebani dan mengganggu dunia remajanya.</p>
<ol>
<li>Defisiensi dalam bidang pendidikan dan pekerjaan</li>
</ol>
<p>Santrock (1996) menyatakan bahwa remaja yang kehamilan umumnya terhambat dalam hal pendidikan. Walaupun mereka akhirnya meneruskan pendidikan tetapi mereka tetap tidak bisa menyamai remaja pada umumnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/196/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=196&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/19/wanita-hamil-pranikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manajemen pemasaran</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/06/manajemen-pemasaran/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/06/manajemen-pemasaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 14:14:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Lesnapurnawan Manajemen pemasaran Manajemen Pemasaran adalah salah satu kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, untuk berkembang, dan untuk mendapatkan laba. Proses pemasaran itu dimulai jauh sejak sebelum barang-barang diproduksi, dan tidak berakhir dengan penjualan. Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usahanya berjalan terus, atau konsumen mempunyai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=184&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-185 aligncenter" title="lesnapurnawan wawan and mbah kasiyem" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/08/lesnapurnawan-wawan-and-mbah-kasiyem.jpg?w=130&#038;h=122" alt="lesnapurnawan wawan and mbah kasiyem" width="130" height="122" /></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff00ff;"><strong>Lesnapurnawan</strong></span><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;">Manajemen pemasaran</span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Manajemen Pemasaran</strong> adalah salah satu kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh <a title="Perusahaan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan">perusahaan</a> untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, untuk berkembang, dan untuk mendapatkan laba. Proses <a title="Pemasaran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran">pemasaran</a> itu dimulai jauh sejak sebelum barang-barang di<a title="Produksi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Produksi">produksi</a>, dan tidak berakhir dengan <a title="Penjualan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penjualan&amp;action=edit&amp;redlink=1">penjualan</a>. Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga memberikan kepuasan kepada <a title="Konsumen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konsumen">konsumen</a> jika menginginkan usahanya berjalan terus, atau konsumen mempunyai pandangan yang lebih baik terhadap perusahaan (Dharmmesta &amp; Handoko, 1982).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Secara definisi, <strong>Manajemen Pemasaran</strong> adalah <em>penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan</em> (Kotler, 1980).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Perusahaan yang sudah mulai mengenal bahwa pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses usahanya, akan mengetahui adanya cara dan falsafah baru yang terlibat di dalamnya. Cara dan falsafah baru ini disebut &#8220;Konsep Pemasaran&#8221;.</span></p>
<table style="text-align:justify;" border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td><span style="color:#000000;"><strong>Daftar isi</strong></span><span style="color:#000000;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_pemasaran#Fungsi_pemasaran">1 Fungsi pemasaran</a></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_pemasaran#Konsep_pemasaran">2 Konsep pemasaran</a></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_pemasaran#Lihat_pula">3 Lihat pula</a></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_pemasaran#Rujukan">4 Rujukan</a></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Fungsi pemasaran</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><a title="Pemasaran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran">Pemasaran</a> berfokus kepada aktivitas kompleks yang harus menampilkan tujuan yang jelas dan pertukaran yang umum. Aktivitas ini termasuk pembelian, penjualan, transportasi, keuangan, penelitian pemasaran, dan pengambilan resiko.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Konsep pemasaran</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Sebagai falsafah <a title="Bisnis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis">bisnis</a>, konsep <a title="Pemasaran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran">pemasaran</a> bertujuan memberikan kepuasan terhadap keinginan dan berorientasi kepada kebutuhan konsumen. Hal ini secara asasi berbeda dengan falsafah <a title="Bisnis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis">bisnis</a> terdahulu yang berorientasi pada produk, dan penjualan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Secara definitif dapatlah dikatakan bahwa: <strong>Konsep Pemasaran</strong> adalah sebuah <em>falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan</em> (Stanton, 1978</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#000000;"> <img class="size-full wp-image-186 aligncenter" title="Muat ni temanku waktu kursus bahasa asing tapi sekarang entah diaman di berada" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/08/1_834368345l.jpg?w=173&#038;h=216" alt="Muat ni temanku waktu kursus bahasa asing tapi sekarang entah diaman di berada" width="173" height="216" /></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Tiga unsur konsep pemasaran:</span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#000000;">Orientasi pada <a title="Konsumen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konsumen">Konsumen</a></span></li>
<li><span style="color:#000000;">Penyusunan kegiatan pemasaran secara integral </span></li>
<li><span style="color:#000000;">Kepuasan Konsumen </span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Rujukan</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Dharmmesta, B.S. &amp; Handoko, H.(1982), <em>Manajemen Pemasaran: Analisis Perilaku Konsumen</em>. Yogyakarta: PBFE <a title="Universitas Gadjah Mada" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Gadjah_Mada">Universitas Gadjah Mada</a>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Ferrel, O.C, Hirt, G. &amp; Ferrel, L.(2008). <em>Business: A Changing World</em>. New York: McGraw-Hill Book Company.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Kotler, P.(1980), <em>Marketing Management: Analysis, Planning, and Control</em>. 4th Ed. London: Prentice-Hall, Inc.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Stanton, W.J.(1978), <em>Fundamentals of Marketing</em>, 5th Ed. Tokyo: Kogakusha, McGraw-Hill Book Company.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/184/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=184&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/06/manajemen-pemasaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/08/lesnapurnawan-wawan-and-mbah-kasiyem.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan wawan and mbah kasiyem</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/08/1_834368345l.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Muat ni temanku waktu kursus bahasa asing tapi sekarang entah diaman di berada</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Karakter Mengikut Jenis Darah</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/04/159/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/04/159/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 17:42:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Karakter Mengikut Jenis Darah Golongan darah O Orang-orang dengan golongan darah O adalah mereka yang tidak banyak ambil pusing, penuh semangat dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Mereka adalah orang yang paling fleksibel di antara semua golongan darah yang ada. Mereka akan dengan cepat memulai sebuah proyek namun mengalami masalah ketika melanjutkannya dan tidak jarang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=159&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="color:#993300;"><span style="text-decoration:underline;">Karakter Mengikut Jenis Darah</span> </span></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Golongan darah O </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#993300;">Orang-orang dengan golongan darah O adalah mereka yang tidak banyak ambil pusing, penuh semangat dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Mereka adalah orang yang paling fleksibel di antara semua golongan darah yang ada. Mereka akan dengan cepat memulai sebuah proyek namun mengalami masalah ketika melanjutkannya dan tidak jarang banyak juga yang dengan mudah menyerah di tengah jalan. Mereka terkadang bertingkah dan tidak terlalu dapat dijadikan sandaran. Mereka selalu mengatakan apa yang ada di pikiran mereka secara langsung. Mereka selalu jujur. Mereka menghargai pendapat orang lain dan suka menjadi pusat perhatian. Selain itu, orang-orang bergolongan darah O ini memiliki rasa percaya diri yang sungguh kuat. Di Jepan, golongan darah ini merupakan golongan darah rata-rata orang disana. </span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#993300;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#993300;"> </span></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Golongan darah A </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#993300;">Orang dengan golongan darah A merupakan orang yang paling praktis di antara semua golongan darah yang ada. Mereka adalah spesialis di bidang yang digelutinya. Ketika mereka memulai sebuah proyek, mereka akan menghabiskan waktu lebih banyak untuk memahami dan mencoba mengikuti semua petunjuk/arahan yang diperlukan untuk itu. Jika mengerjakan sesuatu, mereka selalu fokus kepada apa yang tengah dikerjakan. Mereka cenderung berpedoman pada tujuan dan mengejarnya sampai tuntas walau pun kelihatannya pekerjaan itu tidak mungkin dilakukan. Mereka cenderung kurang kooperatif. Mereka lebih suka mengikuti peraturan dan gagasan mereka sendiri. Orang dengan golongan darah B memberikan perhatian lebih kepada pikiran daripada perasaan mereka, dan karenanya, terkadang kelihatannya dingin dan serius. </span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#993300;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"><strong><span style="color:#993300;"> <span style="color:#ff0000;">Golongan darah AB</span></span></strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"> </span><span style="color:#993300;">Orang dengan golongan darah AB susah dikelompokkan. Mereka dapat memiliki karakteristik di kedua ujung spektrum pada waktu bersamaan. Artinya, di satu sisi mereka pemalu, di sisi lain, sangat terbuka. Mereka dengan mudah mengubah satu sisi ke sisi yang lain. Mereka dapat dipercaya dan bertanggung jawab, namun tidak dapat bertanggung jawab jika terlalu banyak yang dituntut dari mereka. Mereka tidak keberatan membantu sepanjang sesuai dengan syarat mereka. Orang-orang dengan golongan darah ini sangat suka seni dan metafisika. AB juga dianggap sebagai tipe darah terburuk di Jepun. Mereka juga suka menentukan syarat sendiri dan berhak menggugurkannya jika tidak sesuai dengan harapan mereka. Mereka dikenal sangat sensitif dan penuh perhatian. Di Jepun, beberapa perusahaan membagi karyawan-karyawannya ke dalam kelompok kerja berdasarkan golongan darah, dan ironisnya, tidak seorang pun yang mau bekerjasama dengan kelompok golongan darah AB di Jepun ! </span></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Darah Golongan darah B</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#993300;">Orang dengan golongan darah B memiliki kekuatan karakter yang mengakar kuat yang akan membantu mereka untuk tetap tenang dalam krisis ketika semua orang panik menghadapi situasi serupa. Mereka cenderung menghindari konfrontasi, dan sesungguhnya kurang nyaman berada di antara orang banyak. Mereka biasanya pemalu dan terkadang suka mengasingkan diri. Mereka mencari keharmonisan dan sangat sopan, tetapi mereka sebenarnya tidak pernah benar-benar cocok dengan orang lain. Mereka sangat bertanggung jawab. Jika ada pekerjaan yang harus diselesaikan, mereka lebih suka mengerjakannya sendiri. Orang-orang dengan golongan darah ini selalu mengukir sukses dan sangat perfeksionis. Mereka juga sangat kreatif, dan paling artistik di antara semua golongan darah yang ada karena kesensitifan mereka.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/159/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=159&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/04/159/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Defenisi Manajemen Pemasaran</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/03/defenisi-manajemen-pemasaran/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/03/defenisi-manajemen-pemasaran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 15:13:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[Defenisi Manajemen Pemasaran   Manajemen Pemasaran adalah salah satu kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, untuk berkembang, dan untuk mendapatkan laba. Proses pemasaran itu dimulai jauh sejak sebelum barang-barang diproduksi, dan tidak berakhir dengan penjualan. Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usahanya berjalan terus, atau konsumen [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=151&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=96642251295&amp;1&amp;index=1">Defenisi Manajemen Pemasaran</a></p>
<p style="text-align:center;"> <img class="aligncenter size-full wp-image-152" title="lesnapurnawan LpnBlangkon " src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/08/lpnblangkon-2.jpg?w=80&#038;h=96" alt="lesnapurnawan LpnBlangkon " width="80" height="96" /></p>
<p>Manajemen Pemasaran adalah salah satu kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, untuk berkembang, dan untuk mendapatkan laba. Proses pemasaran itu dimulai jauh sejak sebelum barang-barang diproduksi, dan tidak berakhir dengan penjualan. Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usahanya berjalan terus, atau konsumen mempunyai pandangan yang lebih baik terhadap perusahaan (Dharmmesta &amp; Handoko, 1982).</p>
<p>Secara definisi, Manajemen Pemasaran adalah penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan (Kotler, 1980).</p>
<p>Perusahaan yang sudah mulai mengenal bahwa pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses usahanya, akan mengetahui adanya cara dan falsafah baru yang terlibat di dalamnya. Cara dan falsafah baru ini disebut &#8220;Konsep Pemasaran&#8221;.</p>
<p>Pemasaran berfokus kepada aktivitas kompleks yang harus menampilkan tujuan yang jelas dan pertukaran yang umum. Aktivitas ini termasuk pembelian, penjualan, transportasi, keuangan, penelitian pemasaran, dan pengambilan resiko.</p>
<p>Sebagai falsafah bisnis, konsep pemasaran bertujuan memberikan kepuasan terhadap keinginan dan berorientasi kepada kebutuhan konsumen. Hal ini secara asasi berbeda dengan falsafah bisnis terdahulu yang berorientasi pada produk, dan penjualan.</p>
<p>Secara definitif dapatlah dikatakan bahwa: Konsep Pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan (Stanton, 1978).</p>
<p>Tiga unsur konsep pemasaran:<br />
1. Orientasi pada Konsumen<br />
2. Penyusunan kegiatan pemasaran secara integral<br />
3. Kepuasan Konsumen</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/151/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=151&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/03/defenisi-manajemen-pemasaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/08/lpnblangkon-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan LpnBlangkon </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANAJEMEN STRATEGIS</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/01/manajemen-strategis/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/01/manajemen-strategis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2009 03:40:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[MANAJEMEN STRATEGIS MENJALANKAN AUDIT MANAJEMEN STRATEGIS l  Audit eksternal menekankan pada identifikasi dan evaluasi tren dan kejadian yang berada diluar kendali perusahaan, seperti meningkatnya persaingan luar negeri, pergeseran populasi, semakin meningkatnya persentase masyarakat berusia tua, ketakutan konsumen untuk bepergian, dan fluktuasi pasar saham. Audit eksternal mengungkapkan peluang dan ancaman utama yang dihadapi perusahaan sehingga manajer [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=147&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">MANAJEMEN STRATEGIS<br />
<strong>MENJALANKAN AUDIT MANAJEMEN STRATEGIS</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Audit eksternal menekankan pada identifikasi dan evaluasi tren dan kejadian yang berada diluar kendali perusahaan, seperti meningkatnya persaingan luar negeri, pergeseran populasi, semakin meningkatnya persentase masyarakat berusia tua, ketakutan konsumen untuk bepergian, dan fluktuasi pasar saham.</span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#3366ff;"> Audit eksternal mengungkapkan peluang dan ancaman utama yang dihadapi perusahaan sehingga manajer dapat memformulasi strategi untuk mengambil keuntungan dari peluang dan menghindari atau mengurangi dampak ancaman.</span></li>
<li><span style="color:#3366ff;"> Tujuan <strong>audit eksternal </strong>(external audit) adalah untuk mengembangkan daftar yang terbatas tentang peluang yang dapat memberi manfaat dan ancaman yang harus dihindari. Seperti yang dijelaskan oleh istilah <em>terbatas, </em>audit eksternal tidak ditujukan untuk mengembangkan daftar yang sangat panjang tentang semua faktor yang mungkin memengaruhi sutau bisnis; sebaliknya, ia ditujukan untuk mengidentifikasi variabel kunci yang menawarkan respons yang dapat dijalankan.</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  <strong>KEKUATAN EKSTERNAL KUNCI</strong></span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#3366ff;"> <strong>Kekuatan eksternal</strong> (eksternal forces) dapat dibagi menjadi lima kategori besar :</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> 1. Kekuatan ekonomi</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> 2. Kekuatan sosial, budaya, demografi, dan lingkungan</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> 3. Kekuatan politik, pemerintah, dan hukum</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> 4. Kekuatan teknologi, dan</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> 5. Kekuatan kompetitif</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">*             Perubahan dalam kekuatan eksternal mengakibatkan perubahan dalam permintaan konsumen untuk barang industri dan konsumsi jasa. Kekuatan eksternal memengaruhi tipe produk yang dikembangkan, karakteristik dari strategi segmentasi pasar dan <em>positioning, </em>tipe jasa yang ditawarkan, dan pilihan bisnis yang ingin diakuisi atau dijual. Kekuatan eksternal secara langsung memengaruhi pemasok dan distribusi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">1. <strong>KEKUATAN EKONOMI</strong></span></p>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> Faktor ekonomi memiliki pengaruh langsung terhadap potensi strategi.</span></div>
<p style="text-align:justify;">
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> </span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;">
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Contoh : ketika suku bunga meningkat, dana yang dibutuhkan untuk ekspansi modal menjadi lebih mahal atau tidak tersedia. Juga ketika suku bunga naik, pendapatan yang dapat dibelanjakan maupun permintaan terhadap barang, menurun. Ketika harga saham meningkat, ketertarikan atas saham sebagai sumber  modal untuk pengembangan pasar meningkat. Begitu juga ketika pasar meningkat, kekayaan konsumen dan bisnis bertambah</span></div>
<p style="text-align:justify;">
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">Rendahnya nilai dolar memberikan keuntungan pada ekonomi AS dalam banyak hal. Pertama, hal ini membantu menghindari risiko deflasi di AS dan juga mengurangi defisit perdagangan AS. Selain itu, rendahnya nilai dolar meningkatkan penjualan luar negeri dan laba perusahaan domestik, terima kasih atas keuntungan yang disebabkan oleh dolar, dan mendorong negara asing untuk menurunkan suku bunga dan mengendurkan kebijakan fiskal mereka, yang memacu ekspansi ekonomi dunia.</span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  <strong>2. KEKUATAN SOSIAL, BUDAYA, DEMOGRAFI, DAN LINGKUNGAN</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">Perubahan sosial, budaya, demografi, dan lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap hampir semua produk, jasa, pasar, dan pelanggan. Organisasi kecil, besar, berorientasi laba dan nirlaba dalam semua industri telah dikejutkan dan ditantang oleh peluang dan ancaman yang berasal dari perubahan variable sosial, budaya, demografi, dan lingkungan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">Tren sosial, budaya, demografi, dan lingkungan membentuk orang Amerika hidup, bekerja, berproduksi, dan mengonsumsi. Tren baru menciptakan tipe konsumen yang berbeda dan akibatnya, kebutuhan akan barang yang berbeda, jasa yang berbeda, dan strategi yang berbeda.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">Tren tentang orang Amerika yang semakin tua adalah berita baik bagi restoran, hotel, maskapai penerbangan, kapal pesiar, tur, tempat peristirahatan, taman hiburan, produk dan jasa mewah, kendaraan rekreasi, pembangun rumah, dll. Orang Amerika yang lebih tua tertarik khususnya kepada pelayanan kesehatan, jasa keuangan, travel, pencegahan kriminal dan hiburan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  <strong>3. KEKUATAN POLITIK, PEMERINTAH, DAN HUKUM</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">Pemerintah negara federal, bagian, lokal, dan asing adalah pembuat peraturan utama, deregulator, pemberi subsidi, pemilik, dan pelanggan organisasi. Faktor politik, pemerintah, dan hukum, oleh karenanya, dapat menjadi peluang atau ancaman utama untuk perusahaan kecil maupun besar.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">Untuk perusahaan dan industri baru yang bergantung pada kontrak pemerintah atau subsidi, ramalan politik dapat menjadi bagian yang paling penting dalam audit eksternal. Perubahan dalam undang-undang paten, peraturan antimonopoli (antitrust), tarif pajak, dan aktivitas lobi dapat memengaruhi perusahaan secara signifikan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">Meningkatnya keterkaitan global antara ekonomi, pasar, pemerintah, dan organisasi mengharuskan perusahaan untuk memikirkan pengaruh variabel politik terhadap formulasi dan implementasi strategi yang kompetitif.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">Peramalan politik dapat menjadi penting dan kompleks untuk perusahaan multinasional yang mengandalkan negara lain untuk sumber daya alam, fasilitas, distribusi produk, bantuan khusus, atau pelanggan. Penyusun strategi harus memiliki keterampilan yang memungkinkan untuk menghadapi lebih banyak masalah menyangkut hukum dan politik dibanding penyusun strategi masa sebelumnya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  <strong>4. KEKUATAN TEKNOLOGI</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Internat berperan sebagai mesin ekonomi nasional dan bahkan global yang mendorong produktivitas, suatu faktor penting dalam kemampuan suatu negara dalam meningkatkan standar hidup; dan ia menghemat miliaran dolar uang perusahaan untuk biaya distribusi dan transaksi dari penjualan langsung menjadi sistem mandiri (self-service system).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Internet menubah sifat dasar peluang dan ancaman dengan mengubah siklus hidup produk, meningkatkan kecepatan distribusi, menciptakan produk dan jasa baru, menghapus keterbatasan dari pasar geografis tradisional, dan mengubah sejarah trade-off antara standarisasi dan fleksibilitas produksi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Untuk memanfaatkan e-commerce secara efektif, sejumlah organisasi menciptakan dua posisi baru dalam perusahaannya: direktur informasi (chief information officer—CIO) dan direktur teknologi (chief technologi officer—CTO).</span></p>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Kekuatan teknologi menggambarkan peluang dan ancaman utama yang   harus dipertimbangkan dalam formulasi strategi. Kemajuan teknologi dapat memengaruhi produk, jasa, pasar, pemasok, distributor, pesaing, pelanggan, proses produksi, praktik pemasaran, dan posisi kompetitif perusahaan secara dramastis.</span></div>
<p style="text-align:justify;">
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">Kemajuan teknologi dapat menciptakan pasar baru yang menghasilkan penciptaan produk baru dan produk yang lebih baik, perubahan posisi biaya<br />
kompetitif dalam suatu industri, dan membuat produk dan jasa saat ini menjadi ketinggalan zaman. Perubahaan teknologi dapat mengurangi atau menghilangkan hambatan biaya antarperushaan, menciptakan siklus produksi yang lebih pendek, menciptakan kekuarangan dalam keterampilan teknis, serta menghasilkan perubahan dalam nilai-nilai dan harapan karyawan, manajer dan pelanggan.</span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> </span></p>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"><strong>5.KEKUATAN      KOMPETITIF</strong></span></div>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"><strong>Mengumpulkan dan mengevaluasi informasi tentang pesaing merupakan hal yang penting untuk keberhasilan formulasi strategi. Identifikasi pesaing utama tidak selalu mudah karena banyak perusahaan memiliki divisi yang berkompetisi dalam industri yang berbeda.</strong><strong> </strong></span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"><strong> </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  <strong>ANALISIS KOMPETITIF: MODEL LIMA KEKUATAN PORTER</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Analisis Kompetitif adalah pendekatan yang digunakan secara luas untuk mengembangkan strategi dalam banyak industri.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Pesaingan antarperusahaan sejenis sangatlah tajam, pesaing baru dapat masuk ke industri dengan relatif mudah, serta pemasok dan pelanggan dapat meningkatkan kekuatan tawar-menawar mereka.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Menurut Porter, hakikat persaingan suatu industri dapat dilihat sebagai kombinasi atas lima kekuatan:</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> 1. Persaingan antarperusahaan sejenis</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> 2. Kemungkinan masuknya pesaing baru</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> 3. Potensi pengembangan produk substitusi</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> 4. Kekuatan tawar-menawar penjual/pemasok</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> 5. Kekuatan tawar-menawar pembeli/konsumen</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  <strong>MODEL LIMA KEKUATAN PORTER</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  <strong>SUMBER – SUMBER UTAMA INFORMASI EKSTERNAL</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Untuk menjalankan audit eksternal, perusahaan harus mendapat informasi tentang tren ekonomi, sosial, budaya, demografi, lingkungan, politik, pemerintah, hukum, dan teknologi. Individu dapat diminta untuk memonitor berbagai sumber informasi, seperti majalah, jurnal perdagangan, dan koran utama.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Internet menyediakan sumber lain untuk mengumpulkan informasi strategis begitu juga perpustakaan perushaan, universitas dan umum. Pemasok, distibutor, tenaga penjualan, pelanggan, dan pesaing merupakan sumber informasi penting lainnya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#3366ff;">ALAT PERAMALAN YANG DIGUNAKAN DALAM MANAJEMEN STRATEGIS</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Peramalan (forecasting) adalah aktivitas yang kompleks karena faktor-faktor seperti inovasi teknologi, perubahan budaya, produk baru, jasa yang telah diperbaharui, pesaing yang semakin kuat, pergeseran prioritas, pemerintah, perubahan nilai-nilai sosial, kondisi ekonomi yang tidak stabil, dan kejadian yang tidak diperkirakan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Manager sering kali mengandalkan ramalan yang dipublikasikan untuk       mengindentifikasi peluang dan ancaman eksternal secara efektif.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Alat peramal secara umum dapat dikatergorikan menjadi dua kelompok : <strong>Teknik Kuantitatif</strong> (quantitative technique) dan <strong>Teknik Kualitatif</strong> (qualitative techique).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Ramalan kuantitaive sangat cocok bala data histeris tersedia dan bila ada hubungan antarvariabel kunci yang diharapkan tetap sama dimasa depan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#3366ff;">MATRIKS EVALUASI FAKTOR EKSTERNAL (Eksternal Factor Evaluation EFE)</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Matriks Evaluasi Faktor Eksternal memungkinkan para penyusun strategi untuk merangkum dan mengevaluasi informasi ekonomi, sosial, budaya, demografi, lingkungan, politik, pemerintah, hukum, teknologi, dan persaingan. Matriks EFE dapat dibuat dengan lima tahapan :</span></p>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  1. Buat daftar lima faktor eksternal yang diidentifikasi dalam proses audit             eksternal<br />
2.  Berikan bobot untuk masing-masing faktor dari 0,0 (tidak penting) hingga       1,0(palingpenting)<br />
3.  Berikan peringkat 1 hingga 4 untuk masing-masing faktor eksternal kunci        tentang seberapa efektif strategi perusahaan saat ini dalam            merespons         faktor    tersebut.<br />
4.  Kalikan masing-masing bobot faktor dengan peringkatny untuk menentukan                nilai        tertimbang<br />
5.  Jumlahkan nilai tertimbang dari masing-masing variabel untuk menentukan   total       nilai                tertimbangbagiorganisasi</span></div>
<p style="text-align:justify;">
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> </span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> </span></p>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"><strong>MATRIKS PROFIL KOMPETITIF (Kompetitive Profile Matrix—CPM)</strong></span></div>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"><strong>Matriks Profil Kompetitif mengidentifikasi pesaing utama perusahaan serta kekuatan dengan kelemahan mereka dalam hubungannya dengan posisi strategis dari perusahaan contoh. Bobot dan total nilai tertimbang untuk CPM dan EFE memiliki arti yang sama. Tetapi, faktor penentu keberhasilan (critical success factor-CSF) dalam CPM mencakup isu eksternal dan internal; dengan demikian, peringakt mengacu pada kekuatan dan kelemahan, dimana 4 = kekuatan utama, 3= kekuatan minor, 2= kelemahan minor, 1= kelemahan utama.</strong></span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"><strong> </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Ada beberapa perbedaan penting antara EFE dan CPM. Pertama-tama, faktor penentu keberhasilan dalam CPM lebih luas, mereka tidak memasukan data yang spesifik dan faktual, bahkan berfokus pada isu internal. Faktor penentu keberhasilan dalam CPM juga tidak dikelompokan dalam peluang dan ancaman seperti dalam EFE dalam CPM, peringkat dan total nilai tertimabgn untuk perusahaan pesaing dapat dibandingkan dengan perusahaan contoh. Analisis komparatif ini memberikan informasi strategis internal yang penting.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">MENGUMPULKAN INFORMASI</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> Mengumpulkan dan mengevaluasi informasi tentang pesaing merupakan hal yang penting untuk keberhasilan informasi strategi. Identifikasi pesaing utama tidak selalu mudah karena banyak perusahaan memiliki divisi yang berkompetensi dalam industri yang berbeda. Kebanyakan perusahaan multidivisi biasanya tidak memberikan informasi penjualan dan laba yang basis divisi untuk alasan kompetitif. Selain itu, perusahaan milik pribadi tidak mempublikasikan informasi keuangan dan pemasaran apa pun.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  <strong>KERJA SAMA DIANTARA PESAING</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Strategi yang menekankan kerja sama diantara para pesaing semakin banyak digunakan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Persetujuan kerjasama antara pesaing menjadi semakin populer, sebagai contoh, Boeing dan Lockheed bekerjasama untuk memodernisasi sistem pengendalian lalu lintas udara AS yang terlalu padat. Agar kolaborasi antar pesaing dapat berhasil, kedua perusahan harus menyumbangkan sesuatu yang unik, seperti teknologi, distribusi, penelitian dasar, atau kapasitas manufaktor. Tetapi resiko utama adalah transfer keterampilan atau teknologi penting yang dapat terjadi di tingkat organisasi diluar perjanjian yang telah ditandatangani.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Informasi yang tidak tercakup dalam persetujuan formal sering kali dipertukarkan dalam interaksi sehari-hari dan kesepakatan anter insinyur pemasar dan pengembang produk. Perusahaan sering kali memberikan terlalu banyak informasi kepada perusahaan pesaing ketika beroprasi dibawah persetujuan antar perusahaan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  <strong>KONDISI KEUANGAN DI RUSIA</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Pada tahun 2004 ekonomi Rusia tidak pernah sesehat ini. Produk domestik bruto tumbuh 6 persen per tahun, investasi tumbuh 14 persen per tahun, inflasi menurun, utang luar negeri rendah, cadangan devisa asing meningkat, dan keuangan pemerintah dalam kondisi surplus. Harga yang lebih tinggi untuk minyak Rusia menciptakan surplus perdagangan sebesra $30 miliar per tahun, yang meningkatkan pasokan uang negara sebesar 40% per tahun.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Walaupun Rusia belum menjadi anggota World Trade Organization (WTO), Presiden Putin telah menjadikan keikutsertaan dalam kelompok global partner dagang sebagai satu tujuan utama ekonominya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Rusia tetap membatasi akses luar negeri terhadap pasar perbankan, asuransi, serta telekomunikasi dan juga sangat ketat dalam mengatur harga ekspor gas alam dan bahan bakar.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  <strong>KONDISI EKONOMI EROPA DAN JEPANG</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Di Eropa, pemulihan ekonomi menjadi semakin menjauh sejak akhir tahun 2003. meningkatnya orang yang tidak bekerja dan kekhawatiran tentang euro digabung dengan tingginya tingkat penganguran masih menekan pengeluaran konsumen</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;">l  Di jepang, ekonomi berada pada kondisi tersehat dalam tiga tahun terlepas dari menurunnya laba perusahaan karena meningkatnya nilai yen. Pemerintah Jepang mengharapkan PDB meningkat 2,1 persen di tahun 2004 dengan perbaikan ekonomi yang lamban namun pasti. Tingkat suku bunga rendah tetapi diharapkan meningkat ketika ekonomi membaik.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#3366ff;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/147/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=147&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/08/01/manajemen-strategis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ASAS PELAYANAN</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/31/asas-pelayanan/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/31/asas-pelayanan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 18:05:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[ASAS PELAYANAN 1.Asas transparansi, 2.Asas akuntabilitas, 3.Asas kondisional,. 4.Asas partisipatif,. 5.Asas kesamaan hak, 6.Asas keseimbangan .  PELAYANAN PUBLIK HUKUM ADMINISTRASI NEGARA HARUS SECARA PROGRESIF UNTUK MENDUKUNG TERCAPAINYA STANDAR PPELAYAN PUBLIK TERSEBUT. PRODUK HUKUM ADM NEGARA TERDORONG UNTUK TIDAK SEKADAR MEMENUHI ASPEK HUKUM SAJA TETAPI JUGA KEPADA SUBTANSIAL MATERIIL POLA LAMA HUKUM ADMINISTRASI NEGARA YANG MENEMPATKAN [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=144&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ASAS PELAYANAN</p>
<p>1.Asas transparansi, 2.Asas akuntabilitas, 3.Asas kondisional,. 4.Asas partisipatif,. 5.Asas kesamaan hak, 6.Asas keseimbangan . </p>
<p>PELAYANAN PUBLIK</p>
<p>HUKUM ADMINISTRASI NEGARA HARUS SECARA PROGRESIF UNTUK MENDUKUNG TERCAPAINYA STANDAR PPELAYAN PUBLIK TERSEBUT.</p>
<p>PRODUK HUKUM ADM NEGARA TERDORONG UNTUK TIDAK SEKADAR MEMENUHI ASPEK HUKUM SAJA TETAPI JUGA KEPADA SUBTANSIAL MATERIIL</p>
<p>POLA LAMA HUKUM ADMINISTRASI NEGARA YANG MENEMPATKAN APARAT SEBAGAI PENGUASA HARUS BERUBAH</p>
<p>PERLINDUNGAN MASYARAKAT</p>
<p>KOMPLEKSITAS KEWENANGAN YANG ADA DI TANGAN ADMINIS TRATUR MENDORONG KEBUTUHAN PERLINDUNGAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA TERHADAP TINDAKAN DALAM LAPANGAN HAN</p>
<p> </p>
<p>Beberapa permasalahan baru yang berkaitan dengan Hukum Administrasi negara</p>
<p>1.Munculnya pola administrasi negara yang tidak standar 2.Munculnya lembaga -lembaga baru non departemen (bersifat adhoc) yang mempunyai tugas-tugas reguler dari lembaga-lembaga yang sudah ada, sehingga mengurangi luas kewenangannya, dan cenderung menimbulkan saling tindih kewenangan tersebut.</p>
<p> </p>
<p>3.Masih adana urusan pemerintahan yang seharusnya diserahkan kepada daerah, akan tetapi justru masih ditangani oleh pemerintah  pusat.</p>
<p> </p>
<p>3.Akibat adanya pemaknaan yang keliru terhadap otonomi daerah , arogansi daerah dalam bentuk munculnya berbagai peraturan daerah yang bertentangan dengan ketentuan pusat, atau menghambat kebijakan-kebijakan utama pemerintah pusat.</p>
<p> </p>
<p>5.Pembangkangan daerah terhadap beberapa kebijakan dan peraturan di tingkat menengah, dengan alsasan telah menginduk dengan ketentuan yang lebih tinggi. 6.Terjadinya tumpang tindih kebijakan administrasi untuk penanganan pengaturan suatu masalah, 7.Malfungsi peradilan administrasi maupun akses-akses penyelesaian sengketa di bidang administrasi negara, sehingga tidak   mampu melindungi warga negara 8.Beberapa administrasi negara   memasuki wilayah yang seharusnya dipisahkan dari fungsi negara itu sendiri, atau paling tidak menempatkan negara kepada kedudukan yang sifatnya dilematis. 9.PENALISASI HUKUM ADMINISTRASI</p>
<p>What is State administration</p>
<p>Leonard D. White</p>
<p>“Administrasi Negara terdiri atas semua kegiatan Negara dengan maksud untuk menunaikan dan melaksanakan kebijaksanaan Negara&#8221; (Public Adminis tration consist C,.,, all those operations having for the purpose the fulfillment and enforcement of public Policy</p>
<p>What is State administration</p>
<p>Herbert A. Simon</p>
<p>Administrasi Negara (Amerika Serikat) adalah</p>
<p>&#8220;Kegiatan-kegiatan daripada bagian-bagian badan eksekutif pemerintahan nasional, negara bagian, pemerintah daerah; dewan­dewan dan panitia-panitia yang dibentuk oleh Kongres; dan badan pembuat undang negara bagian, perusahaan­ perusahaan negara; dan badan-badan kenegaraan lain yang mempunyai ciri khusus.&#8221;</p>
<p>Secara khusus dikecualikan adalah badan-badan yudikatif dan legislatif di dalam administrasi pemerintahan dan non administrasi pemerintahan</p>
<p>What is State administration</p>
<p>Dimock &amp; Koenig</p>
<p>Pengertian yang luas Administrasi Ne gara didefinisikan sebagai &#8220;kegiatan dari pada Negara dalam melaksanakan ke kuatan politiknya&#8221;,</p>
<p>Pengertian sempit, &#8220;Administrasi Negara di definisikan sebagai suatu kegiatan dari pada badan eksekutif dalam penye lenggaraan pemerintahan</p>
<p>What is State administration</p>
<p>Prajudi Atmosudirdjo</p>
<p>1)sebagai aparatur negara, aparatur pemerintah an, atau sebagai institusi politik (kenegaraan)-, 2)administrasi negara sebagai &#8220;fungsi&#8221; atau se bagai aktivitas melayani Pemerintah yakni sebagai kegiatan &#8220;pemerintah operasional&#8221; 3) administrasi negara sebagai proses teknis pe nyelenggaraan Undang-undang</p>
<p>What is State administration</p>
<p>Prajudi Atmosudirdjo</p>
<p>a)melaksanakan dan menyelenggarakan ke hendak-kehendak (strategi, policy) serta keputusan-keputusan Pemerintah secara nyata (implementasi).</p>
<p>(b)menyelenggarakan undang­undang (me nurut pasal-pasainya) sesuai dengan per aturan-peraturan pelaksanaan yang di tetapkan </p>
<p>PERGESERAN PARADIGMA HUKUM ADMINISTRASI NEGARA</p>
<p>PERGESERAN PARADIGMA HUBUNGAN NEGARA DAN RAKYAT</p>
<p>PERGESERAN PARADIGMA POLITIK DAN KETATANEGARAAN</p>
<p>PERGESERAN PARADIGMA ADMINISTRASI NEGARA</p>
<p>PERUBAHAN CARA PANDANG HUKUM</p>
<p>TRANSPARANSI DAN HAM</p>
<p> </p>
<p>PERUBAHAN PARADIGMA HUBUNGAN NEGARA DAN RAKYAT ?</p>
<p>MASA ABSOLUTISME</p>
<p>MASA NEGARA PENJAGA MALAM (NACHT WAKER STAAT)</p>
<p>MASA NEGARA KESEJAHTERAAN</p>
<p>  (WELFARE STATE) </p>
<p>PERGESERAN PARADIGMA POLITIK DAN KETATANEGARAAN</p>
<p>OTONOMI DAERAH</p>
<p>MULTI PARTAI</p>
<p>POLA PEMILU LEGISLATIF DAN PRESIDEN</p>
<p>LEMBAGA-LEMBAGA BARU</p>
<p>POSISI RAKYAT DALAM PEMILU</p>
<p>POSISI APARATUR PUBLIK  DALAM PEMILU</p>
<p>TUNTUTAN HAM DAN TRANPARANSI</p>
<p> </p>
<p>PERGESERAN PARADIGMA ADMINISTRASI NEGARA</p>
<p>Paradigma dikotomi antara politik dan administrasi negara</p>
<p>Paradigma prinsip-prinsip administrasi</p>
<p>Paradigma administrasi negara sebagai ilmu politik</p>
<p>Paradigma administrasi publik sebagai ilmu administrasi</p>
<p>Paradigma administrasi Negara sebagai Administrasi Negara.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>REINVENTING GOVERNMENT</p>
<p>D Osborne dan T Gaebler :</p>
<p>Catalytic</p>
<p>Community owned</p>
<p>Competitive</p>
<p>Mission driven</p>
<p>result oriented</p>
<p>customer driven</p>
<p>enterprising</p>
<p>anticipatory</p>
<p>decentralized</p>
<p>market oriented.</p>
<p> </p>
<p>Hakekat dan Cakupan Hukum Administrasi Negara</p>
<p>Prajudi Atmosudirdjo</p>
<p>HAN mengatur wewenang, tugas, fungsi, dan tingkah laku para Pejabat Administrasi Negara</p>
<p>Van Wijk-Konjnenbeft dan P. de Haan Cs</p>
<p>Mengatur sarana bagi penguasa untuk mengatur dan mengendalikan masyarakat&#8217;,</p>
<p>Mengatur cara-cara partisipasi warga negara dalam proses pengaturan dan pengendalian tersebut;</p>
<p>Perlindungan hukum (rechtsbesherming);</p>
<p>Menetapkan norma-norma fundamental bagi penguasa untuk pemerintahan yang baik (algemene beginselen van behoorlijk bestuur)</p>
<p>Hakekat dan Cakupan Hukum Administrasi Negara</p>
<p>Memberikan perlindungan hukum kepada warga masyarakat;</p>
<p>Mengatur wewenang, tugas, fungsi, dan tingkah laku para Pejabat Administrasi Negara;</p>
<p>Menetapkan norma-norma fundamental bagi penguasa untuk pemerintahan yang baik</p>
<p>PEMBENTUKAN KEBIJAKAN,PERATURAN DAN KEPUTUSAN</p>
<p>UU NO 10 TAHUN 2004</p>
<p>UU NO 32 TAHUN 2004 BESERTA PERUBAHANNYA</p>
<p>UU NO 14 TAHUN 2008 KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK</p>
<p>RUU ADMINISTRASI PEMERINTAHAN</p>
<p>RPP DISKRESI</p>
<p>RPP PEDOMAN UMUM STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBUATAN KEPUTUSAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN</p>
<p> </p>
<p>POLA BARU PEMBENTUKAN KEBIJAKAN,PERATURAN DAN KEPUTUSAN</p>
<p>STANDAR PROSEDUR</p>
<p>STANDAR SUBSTANSI MATERIIL</p>
<p>STANDAR PELAYANAN</p>
<p>PELIBATAN MASYARAKAT</p>
<p>STANDAR KEWENANGAN</p>
<p>ELECTRONIC GOVERNMENT</p>
<p>PELIBATAN MASYARAKAT DALAM PROSES PEMBENTUKAN KEBIJAKAN,PERATURAN DAN KEPUTUSAN</p>
<p>HAK DENGAR PENDAPAT</p>
<p>HAK MELIHAT DOKUMEN ADMINISTRASI</p>
<p>HUKUM ADMINISTRASI NEGARA DAN PELAYANAN PUBLIK</p>
<p>IMPLEMENTASI ASAS-ASAS UMUM PEMERINTAHAN YANG BAIK</p>
<p>BEST PRACTICES</p>
<p>STANDAR PELAYANAN MINIMAL</p>
<p>STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR</p>
<p>ASAS PELAYANAN</p>
<p>1.Asas transparansi, 2.Asas akuntabilitas, 3.Asas kondisional,. 4.Asas partisipatif,. 5.Asas kesamaan hak, 6.Asas keseimbangan . </p>
<p>PELAYANAN PUBLIK</p>
<p>HUKUM ADMINISTRASI NEGARA HARUS SECARA PROGRESIF UNTUK MENDUKUNG TERCAPAINYA STANDAR PPELAYAN PUBLIK TERSEBUT.</p>
<p>PRODUK HUKUM ADM NEGARA TERDORONG UNTUK TIDAK SEKADAR MEMENUHI ASPEK HUKUM SAJA TETAPI JUGA KEPADA SUBTANSIAL MATERIIL</p>
<p>POLA LAMA HUKUM ADMINISTRASI NEGARA YANG MENEMPATKAN APARAT SEBAGAI PENGUASA HARUS BERUBAH</p>
<p>PERLINDUNGAN MASYARAKAT</p>
<p>KOMPLEKSITAS KEWENANGAN YANG ADA DI TANGAN ADMINIS TRATUR MENDORONG KEBUTUHAN PERLINDUNGAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA TERHADAP TINDAKAN DALAM LAPANGAN HAN</p>
<p>TINDAKAN PEMERINTAH</p>
<p>REGELING</p>
<p>BESHIKKING</p>
<p>MATERIELE DAAD</p>
<p>BELEIDSREGEL  DISCRETIONAIRE</p>
<p> </p>
<p>TINDAKAN PEMERINTAH YANG MERUGIKAN</p>
<p>1.Perbuatan melawan hukum oleh penguasa (onrechtmatige overheids daad)</p>
<p>2.Perbuatan melawan undang-undang (onwetmatige daad)</p>
<p>3.Perbuatan yang tidak tepat (onjuist)</p>
<p>4.Perbuatan yang tidak bermanfaat (ondoelmatige)</p>
<p>5.Perbuatan yang menyalahgunakan wewenang (detournement de pouvoir)</p>
<p>FREIES ERMESSEN  INI SANGAT POTENSIIL MENIMBULKAN PERBUATAN MELANGGAR HUKUM YANG MERUGIKAN PRIVAT</p>
<p>DISKRESI</p>
<p>  Diskresi adalah kewenangan Pejabat Administrasi Pemerintahan yang digunakan dalam mengambil keputus an untuk mengatasi masalah dengan memperhatikan batas-batas hukum yang berlaku, asas-asas umum pe merintahan yang baik dan norma-norma yang berkembang di masya rakat.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>Pejabat sangat rentan untuk melakukan perbuatan melawan hukum (onrechtmatig/ondoelmatig) terutama saat menggunakan kewenangan untuk melakukan diskresi, oleh karenanya sangat diperlukan pengawasan dan pembatasan</p>
<p>Pola-pola penggunaan diskresi secara menyimpang</p>
<p>Pemberian konsesi/kewenangan yang tidak rasional kepada pihak ketiga melalui perjanjian perdata</p>
<p>Penciptaan kebijakan yang secara tendensius akan menguntungkan pihak tertentu</p>
<p>Pengertian freies Ermessen</p>
<p>Prajudi</p>
<p>Kebebasan bertindak atau menga mbil keputusan menurut pendapat sendiri</p>
<p>Laica marzuki</p>
<p>Kebebasan yang diberikankepada badan atau pejabat administrasi dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan</p>
<p> </p>
<p>Thomas j Aaron</p>
<p>Discretion is power authority conferred by law to action on the basic judgment or consience, and its use is more idea of morals then law</p>
<p>KOMPONEN DISKRESI</p>
<p>Menurut Laica Marzuki</p>
<p>SUBYEKTUM</p>
<p>MATERI</p>
<p>KEWENANGAN</p>
<p>Unsur kewenangan dalam diskresi</p>
<p>Menurut Hadjon diskresi mengandung dua kewenangan</p>
<p>Kewenangan untuk memutus sendiri</p>
<p>Kewenangan untuk interpretasi sendiri</p>
<p>Van kreveld</p>
<p>Memuat aturan umum</p>
<p>Penggunaan wewenang bebas pemerintahan</p>
<p>Tidak didasarkan secara tegas dari perundangan tetapi implisit mengandung kewenangan pemerintahan</p>
<p>Terikat AAUPB</p>
<p>ALASAN DISKRESI</p>
<p>BATAS HUKUM DISKRESI DALAM RUU DISKRESI</p>
<p>Pengaturan batas-batas diskresi</p>
<p>BATAS DISKRESI</p>
<p>batas prosedural murni</p>
<p> </p>
<p>a.   Tidak ada kepentingan antara pejabat dengan produk diskresi</p>
<p> </p>
<p>b.Adanya persetujuan dari masyarakat, jika diskresi akan merugikan</p>
<p> </p>
<p>c.   Didasarkan pertimbanagan dan perbuatan hukum Pejabat Administrasi Pemerintahan berdasarkan fakta yng benar</p>
<p>Cara pembentukan isi pengaturan</p>
<p>a. isi pengaturan dalam Keputusan Diskresi merupakan perbuatan hukum dari pelaksanaan asas-asas umum pemerintahan yang baik;</p>
<p>b. isi pengaturan perbuatan hukum diskresi meliputi:</p>
<p>1) Kepastian hukum;</p>
<p>2) Keseimbangan;</p>
<p>3) Kecermatan/kehati-hatian;</p>
<p>4) Ketajaman dalam menentukan sasaran;</p>
<p>5) Kebijakan;</p>
<p>6) Gotong royong.</p>
<p> </p>
<p>Extraordinary freies ermessen  dapat dilakukan sepanjang memenuhi kriteria berikut:</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=144&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/31/asas-pelayanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>4 Tanda Wanita Yang Bisa Dipercaya</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/31/4-tanda-wanita-yang-bisa-dipercaya/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/31/4-tanda-wanita-yang-bisa-dipercaya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 10:25:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[4 Tanda Wanita Yang Bisa Dipercaya Nurul Ulfah &#8211; detikHealth   (Foto : Thefrisky) Jakarta, Setiap pria pasti punya pengalaman buruk soal wanita. Tidak dihargai, dicampakkan atau bahkan berselingkuh dengan sahabat Anda sendiri sudah menjadi pengalaman banyak pria. Beberapa wanita memang tidak dapat dipercaya, kenali tanda-tandanya. Tidak ada seorangpun yang ingin memiliki pasangan yang tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=141&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>4 Tanda Wanita Yang Bisa Dipercaya</h1>
<p><span><strong>Nurul Ulfah</strong> &#8211; detikHealth<br />
</span></p>
<p> </p>
<div><img src="http://images.detik.com/content/2009/07/31/766/WANITA-BOHONG-dalam.jpg" alt="img" width="200" /><br />
<strong>(Foto : Thefrisky)</strong></div>
<p><strong>Jakarta,</strong> Setiap pria pasti punya pengalaman buruk soal wanita. Tidak dihargai, dicampakkan atau bahkan berselingkuh dengan sahabat Anda sendiri sudah menjadi pengalaman banyak pria. Beberapa wanita memang tidak dapat dipercaya, kenali tanda-tandanya.</p>
<p>Tidak ada seorangpun yang ingin memiliki pasangan yang tidak jujur. Meskipun Anda cinta mati padanya, namun kejujuran harus menjadi prioritas utama dalam hubungan. Jangan mau dipermainkan wanita seenaknya.</p>
<p>Dikutip dari <em>AskMen</em>, Jumat (31/7/2009), ini dia 4 pertanda sederhana yang dapat Anda andalkan untuk bisa mempercayai pasangan wanita Anda.<br />
<strong><br />
1. Ia Mengenalkan Anda Pada Orang-Orang Terdekatnya</strong><br />
Jika seorang wanita berencana mempermainkan Anda, ia tidak akan sudi mengenalkan Anda pada teman-temannya atau keluarganya. Namun jika Anda diajak bergabung dalam lingkungan pergaulannya, itu pertanda bahwa ia berencana mempertahankan Anda.</p>
<p>Bersikap terbuka dan ramah dengan orang-orang di sekitarnya adalah pertanda baik untuk Anda. Namun jika ia sering terlibat pertengkaran dengan saudaranya atau memiliki konflik hebat dengan sahabatnya sendiri, ada kemungkinan ia tipe wanita yang tidak dapat dipercaya.</p>
<p><strong>2. Ia Mudah Dijangkau</strong><br />
Mempercayai seorang wanita sangat erat hubungannya dengan kemudahan menjangkau atau komunikasi. Jika ia sering berjanji datang namun tidak pernah menepatinya, tidak menelepon balik ketika tidak bisa Anda hubungi atau tidak terbuka dengan jadwal sehari-harinya, sebaiknya Anda tinggalkan saja.</p>
<p>Memang benar, sebagai kekasih Anda tidak perlu harus tahu detail kegiatannya sehari-hari, tapi normalnya seorang kekasih yang bisa dipercaya akan selalu berkomunikasi dengan intensitas rutin dan tidak menyembunyikan sesuatu dari pasangannya.</p>
<p><strong>3. Ia Punya Hubungan Yang Normal Dengan Mantannya</strong><br />
Wanita yang mempunyai hubungan normal dan baik-baik saja dengan mantannya menunjukkan bahwa ia seorang yang dapat dipercaya.</p>
<p>Jika ia punya riwayat buruk dengan pasangan-pasangan sebelumnya hingga pasangan terakhir yang ia kencani, artinya tidak lama lagi Anda pun akan masuk daftar riwayat buruknya itu. Pasti ada yang tidak beres dengan wanita itu jika berulang kali ia melakukan kesalahan yang sama.</p>
<p><strong>4. Anda Tidak Pernah Mendapatinya Berbohong</strong><br />
Beberapa wanita sangat pintar berbohong, tapi sepandai apapun ia menutupinya pasti akan ketahuan juga. Bahkan kebohongan kecil sekalipun tapi kerap dilakukan akan menjadi masalah besar dalam suatu hubungan.</p>
<p>Berawal dari kebohongan kecil, suatu saat bisa berubah menjadi sebuah pengkhianatan. Jadi jika Anda menemukan ia berbohong, tanyakan segera padanya mengapa ia harus berbohong.</p>
<p>Wanita yang jujur dan bisa dipercaya memang menjadi kebanggaan bagi pria, namun tidak semua wanita bisa dipercaya. Satu-satunya cara untuk memastikan apakah ia bisa dipercaya atau tidak hanyalah dengan pengalaman. Biarkan waktu menjawabnya, dan selanjutnya terserah Anda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/141/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=141&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/31/4-tanda-wanita-yang-bisa-dipercaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images.detik.com/content/2009/07/31/766/WANITA-BOHONG-dalam.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DAFTAR ALAMAT KECAMATAN DI Wonogiri</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/26/daftar-alamat-kecamatan-di-wonogiri/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/26/daftar-alamat-kecamatan-di-wonogiri/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2009 18:37:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[DAFTAR ALAMAT KECAMATAN DI Wonogiri                                                                                                                                                              1. KECAMATAN  WONOGIRI  Jl. Pemuda I No.5, Wonogiri Kepala : Drs. SRIYONO, MM. Telp. (0273) 321024 Fax . 0273. 321024 email : kec_wonogiri@wonogiri.go.id 2. KECAMATAN JATISRONO Jl. Raya Jatisrono, Wonogiri Kepala : Drs. YOGI SUGIYANTO Telp. (0273) 411106 Fax . (0273) email : kec_jatisrono@wonogiri.go.id  3. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=136&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><span style="text-decoration:underline;">DAFTAR ALAMAT KECAMATAN DI Wonogiri</span></p>
<p>                                                                 <img class="size-full wp-image-135" title="wonogiri lesnapurnawan" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/8.jpg?w=100&#038;h=126" alt="wonogiri lesnapurnawan" width="100" height="126" /></p>
<p><strong></strong><strong>                                          </strong><strong></strong> </p>
<p> </p>
<div class="mceTemp mceIEcenter"></div>
<p><strong>                                             1. KECAMATAN  WONOGIRI</strong> </p>
<p align="center">Jl. Pemuda I No.5, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Drs. SRIYONO, MM.</p>
<p align="center">Telp. (0273) 321024</p>
<p align="center">Fax . 0273. 321024</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_wonogiri@wonogiri.go.id">kec_wonogiri@wonogiri.go.id</a></p>
<p align="center"><strong>2. KECAMATAN JATISRONO</strong></p>
<p align="center">Jl. Raya Jatisrono, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Drs. YOGI SUGIYANTO</p>
<p align="center">Telp. (0273) 411106</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_jatisrono@wonogiri.go.id">kec_jatisrono@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>3. KECAMATAN SELOGIRI</strong></p>
<p align="center">Jl. Raya Solo-Wonogiri, Selogiri, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Drs. BAMBANG HARYANTO</p>
<p align="center">Telp. (0273) 321004</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_selogiri@wonogiri.go.id">kec_selogiri@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>4. KECAMATAN WURYANTORO</strong></p>
<p align="center">Kantor Camat Wuryantoro, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : SOGIMIN,Sip</p>
<p align="center">Telp. (0273)461643</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_wuryantoro@wonogiri.go.id">kec_wuryantoro@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>5. KECAMATAN PARANGGUPITO</strong></p>
<p align="center">Kantor Camat Paranggupito, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Sularso, S. Sos. M.Hum</p>
<p align="center">Telp. (0273)</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_paranggupito@wonogiri.go.id">kec_paranggupito@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>6. KECAMATAN PURWANTORO</strong></p>
<p align="center">Jl. Pemuda No. 41 Purwantoro, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Suyadi. S.IP</p>
<p align="center">Telp. (0273) 415001</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_purwantoro@wonogiri.go.id">kec_purwantoro@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>6. KECAMATAN PRACIMANTORO</strong></p>
<p align="center">Jl. Raya Pracimantoro-Wonogiri, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Drs. Slameto Sudibyo, M.Hum</p>
<p align="center">Telp. (0273) 461641</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_pracimantoro@wonogiri.go.id">kec_pracimantoro@wonogiri.go.id</a><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>7. KECAMATAN BATURETNO</strong></p>
<p align="center">Jl. Raya Solo Pacitan Talunombo, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Drs. Edy Martono, MM</p>
<p align="center">Telp. (0273) 461001</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_baturetno@wonogiri.go.id">kec_baturetno@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>8. KECAMATAN NGADIROJO</strong></p>
<p align="center">Jl. Kepodang No. 2 Ngadirojo , Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Maryanto, S Sos</p>
<p align="center">Telp. (0273) 321049</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_ngadirojo@wonogiri.go.id">kec_ngadirojo@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>9. KECAMATAN GIRIWOYO</strong></p>
<p align="center">Jl. Pasopati No. 1 Giriwoyo , Wonogiri</p>
<p align="center">Telp. (0273) 461014</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : kec_giriwoyo@wonogiri.go.id</p>
<p align="center">Kepala : Drs. Bawarto </p>
<p align="center"><strong>10. KECAMATAN MANYARAN</strong></p>
<p align="center">Jl. Raya Manyaran No. 47, Manyaran, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Sutiyarso.S.Sos.</p>
<p align="center">Telp. (0273)</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_manyaran@wonogiri.go.id">kec_manyaran@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>11. KECAMATAN EROMOKO</strong></p>
<p align="center">Jl. Raya Eromoko No. 2, Eromoko, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Drs. Tarmanto</p>
<p align="center">Telp. (0273) 461642</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_eromoko@wonogiri.go.id">kec_eromoko@wonogiri.go.id</a><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>12. KECAMATAN NGUNTORONADI</strong></p>
<p align="center">Kantor Camat Nguntoronadi, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Drs. Kasdadi</p>
<p align="center">Telp. (0273)</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_nguntoronadi@wonogiri.go.id">kec_nguntoronadi@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>13. KECAMATAN BATUWARNO</strong></p>
<p align="center">Jl. Raya Batuwarno No. 88, Batuwarno, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Syamsu Edi Budiman, BA</p>
<p align="center">Telp. (0273) 461021</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_batuwarno@wonogiri.go.id">kec_batuwarno@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>14. KECAMATAN TIRTOMOYO</strong></p>
<p align="center">Hargantoro Rt01/I Tirtomoyo, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Drs. Tardjo Harsono</p>
<p align="center">Telp. (0273)</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_tirtomoyo@wonogiri.go.id">kec_tirtomoyo@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>15. KECAMATAN GIRIMARTO</strong></p>
<p align="center">Kantor Camat Girimarto, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Endriyo Raharjo, S Sos</p>
<p align="center">Telp. (0273)</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_girimarto@wonogiri.go.id">kec_girimarto@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>16. KECAMATAN BULUKERTO</strong></p>
<p align="center">Kantor Camat Bulukerto, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Drs. Daryoko,MM</p>
<p align="center">Telp. (0273)</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_bulukerto@wonogiri.go.id">kec_bulukerto@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>17. KECAMATAN KARANGTENGAH</strong></p>
<p align="center">Kantor Camat Karangtengah, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Joko. S.Sos</p>
<p align="center">Telp. (0273)</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_karangtengah@wonogiri.go.id">kec_karangtengah@wonogiri.go.id</a><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>18. KECAMATAN JATIROTO</strong></p>
<p align="center">Jl. Raya Jatiroto No. 72, Jatiroto, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Dra. Ristanti</p>
<p align="center">Telp. (0273)</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_jatiroto@wonogiri.go.id">kec_jatiroto@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>19. KECAMATAN SLOGOHIMO</strong></p>
<p align="center">Jl. Slogohimo No.119, Slogohimo, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Drs. Sumardjo</p>
<p align="center">Telp. (0273) 411304</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_slogohimo@wonogiri.go.id">kec_slogohimo@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>20. KECAMATAN SIDOHARJO</strong></p>
<p align="center">Jl. Raya Wonogiri &#8211; Ponorogo, Sidoharjo, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Drs. Sumaryo</p>
<p align="center">Telp. (0273) 331101</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_sidoharjo@wonogiri.go.id">kec_sidoharjo@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>21. KECAMATAN GIRITONTRO</strong></p>
<p align="center">Jl. Raya Giritontro &#8211; Wonogiri, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Drs. Sarman</p>
<p align="center">Telp. (0273)</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_giritontro@wonogiri.go.id">kec_giritontro@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>22. KECAMATAN KISMANTORO</strong></p>
<p align="center">Jl. Pakis Baru, Kismantoro, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Drs. Teguh Waluyatmo,MM </p>
<p align="center">Telp. (0273)</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_kismantoro@wonogiri.go.id">kec_kismantoro@wonogiri.go.id</a> </p>
<p align="center"><strong>23. KECAMATAN JATIPURNO</strong></p>
<p align="center">Jl. Harjuna No. 20 Jatipurno, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Edi, S.Sos</p>
<p align="center">Telp. (0273) 411314</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : <a href="mailto:kec_jatipurno@wonogiri.go.id">kec_jatipurno@wonogiri.go.id</a><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong>24. KECAMATAN PUHPELEM</strong></p>
<p align="center">Jl. Raya Puhpelem, Wonogiri</p>
<p align="center">Kepala : Heru, SH</p>
<p align="center">Telp. (0273)</p>
<p align="center">Fax . (0273)</p>
<p align="center">email : kec_puhpelem@wonogiri.go.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/136/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=136&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/26/daftar-alamat-kecamatan-di-wonogiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">wonogiri lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NALURI</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/25/naluri/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/25/naluri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2009 17:23:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[NALURI   Saat jumpa denganmu Ada geter dalm jiwa Wajah dan senyum manismu Menyelinap dihatiku   Tak dapat padam….. Naluri hatiku yang terbalut asmara Namun… mengertikah kau Apa yang ku rasa   Ku tambatkan tali padamu Walau kau diam tanpa bahasa Dan aku sadar itu tak akan terbalas  <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=131&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><span style="text-decoration:underline;">NALURI</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"> <img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-132" title="wawan lesna purnawan" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/wawan-lesna-purnawan2.jpg?w=89&#038;h=150" alt="wawan lesna purnawan" width="89" height="150" /></p>
<p style="text-align:center;">Saat jumpa denganmu</p>
<p style="text-align:center;">Ada geter dalm jiwa</p>
<p style="text-align:center;">Wajah dan senyum manismu</p>
<p style="text-align:center;">Menyelinap dihatiku</p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p style="text-align:center;">Tak dapat padam…..</p>
<p style="text-align:center;">Naluri hatiku yang terbalut asmara</p>
<p style="text-align:center;">Namun… mengertikah kau</p>
<p style="text-align:center;">Apa yang ku rasa</p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p style="text-align:center;">Ku tambatkan tali padamu</p>
<p style="text-align:center;">Walau kau diam tanpa bahasa</p>
<p style="text-align:center;">Dan aku sadar itu tak akan terbalas</p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=131&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/25/naluri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/wawan-lesna-purnawan2.jpg?w=89" medium="image">
			<media:title type="html">wawan lesna purnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TIADA PERHATIAAN</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/25/tiada-perhatiaan/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/25/tiada-perhatiaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2009 17:01:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[TIADA PERHATIAAN  Berdesir lirih angin malam Menyapaaku dengan lembut Ku renungkan dirimu dengan segala anganku   Tak ada perhatian darimu dan ku coba melupakanmu namun,  hatiku tak kuasa   terbayang selalu senyummu dilerang bukit mimpiku mungkin sudahkah kau melupakanku Melupakan semua kenangan kita<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=126&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><span style="color:#993366;"><span style="text-decoration:underline;">TIADA PERHATIAAN</span><span style="text-decoration:underline;"> </span></span></p>
<p align="center"><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#993366;"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-127" title="waktu pulang kampung,stop di dekat waduk gajah mungkur th2008" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/waktu-pulang-kampungstop-di-dekat-waduk-gajah-mungkuur-th20082.jpg?w=109&#038;h=150" alt="waktu pulang kampung,stop di dekat waduk gajah mungkur th2008" width="109" height="150" /></span></span></p>
<p align="center"><span style="color:#993366;">Berdesir lirih angin malam</span></p>
<p align="center"><span style="color:#993366;">Menyapaaku dengan lembut</span></p>
<p align="center"><span style="color:#993366;">Ku renungkan dirimu dengan segala anganku</span></p>
<p align="center"><span style="color:#993366;"> </span></p>
<p align="center"><span style="color:#993366;">Tak ada perhatian darimu</span></p>
<p align="center"><span style="color:#993366;">dan ku coba melupakanmu</span></p>
<p align="center"><span style="color:#993366;">namun,  hatiku tak kuasa</span></p>
<p align="center"><span style="color:#993366;"> </span></p>
<p align="center"><span style="color:#993366;">terbayang selalu senyummu</span></p>
<p align="center"><span style="color:#993366;">dilerang bukit mimpiku</span></p>
<p align="center"><span style="color:#993366;">mungkin sudahkah kau melupakanku</span></p>
<p align="center"><span style="color:#993366;">Melupakan semua kenangan kita</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=126&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/25/tiada-perhatiaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/waktu-pulang-kampungstop-di-dekat-waduk-gajah-mungkuur-th20082.jpg?w=109" medium="image">
			<media:title type="html">waktu pulang kampung,stop di dekat waduk gajah mungkur th2008</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEANGKUHAN</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/25/keangkuhan/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/25/keangkuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2009 16:38:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[  KEANGKUHAN Disisi  tebing keangkuhanmu ku berdiri Tak pernah kau sapa diriku Kau angkuh padaku   Aku insan yang bernaluri Asaku takkan sirna Di bayangan amarahmu   Perlahankan ku buka hatimu Tunggu seeulas senyum manis Terurai untukkku  <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=121&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"> </p>
<p align="center"><span style="text-decoration:underline;">KEANGKUHAN</span></p>
<p align="center"><span style="text-decoration:underline;"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-122" title="ketika ramburku....lesnapurnawan" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/ketika-ramburku3.jpg?w=150&#038;h=139" alt="ketika ramburku....lesnapurnawan" width="150" height="139" /></span></p>
<p align="center">Disisi  tebing keangkuhanmu ku berdiri</p>
<p align="center">Tak pernah kau sapa diriku</p>
<p align="center">Kau angkuh padaku</p>
<p align="center"> </p>
<p align="center">Aku insan yang bernaluri</p>
<p align="center">Asaku takkan sirna</p>
<p align="center">Di bayangan amarahmu</p>
<p align="center"> </p>
<p align="center">Perlahankan ku buka hatimu</p>
<p align="center">Tunggu seeulas senyum manis</p>
<p align="center">Terurai untukkku</p>
<p align="center"> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=121&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/25/keangkuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/ketika-ramburku3.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">ketika ramburku....lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KETEGARAN</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/25/ketegaran/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/25/ketegaran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2009 16:22:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=117</guid>
		<description><![CDATA[KETEGARAN Kesejukan hati…. Larutkan kemarau hati Mudah percaya yang tak terucap dariku Insan lain melayangkan kata tanpa makna Senyum itu tak lagi indah Namun, jiwa ini meronta Mengapa dia muram padaku Sampai detik ini kau ku nanti Walau rintangan menghadang Cobaan teteap menghampiri Tetap berdiri tegar Kesendiriaan ini….. Tak akan mengakhiri segalanya<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=117&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="color:#3366ff;"><span style="text-decoration:underline;">KETEGARAN </span></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#3366ff;"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-123" title="kenangan dengan satriku....lesnapurnawan" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/kenangan-dengan-satriku2.jpg?w=75&#038;h=150" alt="kenangan dengan satriku....lesnapurnawan" width="75" height="150" /></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#3366ff;">Kesejukan hati…. Larutkan kemarau hati </span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#3366ff;">Mudah percaya yang tak terucap dariku Insan lain melayangkan kata tanpa makna Senyum itu tak lagi indah Namun, jiwa ini meronta Mengapa dia muram padaku </span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#3366ff;">Sampai detik ini kau ku nanti Walau rintangan menghadang Cobaan teteap menghampiri Tetap berdiri tegar Kesendiriaan ini….. Tak akan mengakhiri segalanya</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=117&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/25/ketegaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/kenangan-dengan-satriku2.jpg?w=75" medium="image">
			<media:title type="html">kenangan dengan satriku....lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kampusku&#8230;..???</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/23/kampusku/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/23/kampusku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 18:21:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 13  juli 2009 malam selasa  menjadi malam yang gak mungkin terlupakan dalam sejarah hidupku. Ketika aku mulai masuk kelas di mana aku berkuliah di STIM Budi Bakti (Kampus SMK Nusantara), teman-teman sudah banyak yang masuk kelas udah begitu kenapa banya sekali wajah2 baru yang bermunculan dan bangku2 suadah banyak yang terisi alias hampir penuh . [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=86&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 13  juli 2009 malam selasa  menjadi malam yang gak mungkin terlupakan dalam sejarah hidupku. Ketika aku mulai masuk kelas di mana aku berkuliah di STIM Budi Bakti (Kampus SMK Nusantara), teman-teman sudah banyak yang masuk kelas udah begitu kenapa banya sekali wajah2 baru yang bermunculan dan bangku2 suadah banyak yang terisi alias hampir penuh .</p>
<p>wah&#8230;ternyata anak2 yang kemarin habis aku &#8220;ospek&#8221; sudah mulai masuk kuliah, hemmmm batinku bertanya kenapa, mengapa, mereka pada masuk kelas anak semester 2&#8230;&#8230;</p>
<p>setelah aku bertanya kepada bagian akademik mereka hanya sementara ikut gabung dengan anak2 semester 2, dangan mendapat jawaban dari pak candra bagian akademik, baru kemudian aku merasa ora kawater kepanasan didalam kelas&#8230;.walau sebenarnya ada ace nya&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=86&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/23/kampusku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>cinta</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/23/cinta/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/23/cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 17:57:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[aaa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Cinta kenapa kadang pada saat kita mencintai sesorang orang itu tidak cinta kepada kita dan bahkan kita merasa di permainkan bagai bola kelereng&#8230;. saat kita dicintai seseorang mengapa kita malah tidak cinta terhadap orang yang mencintai kita, dan malahan kita sering kali memanfaatkanya untuk kepentingan kita&#8230;. ada apa dengan cint a dan mengapa ini terjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=72&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cinta</strong></p>
<p><img src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs029.snc1/2582_1023053705262_1492821057_30052173_239647_s.jpg" alt="" /></p>
<p>kenapa kadang pada saat kita mencintai sesorang orang itu tidak cinta kepada kita dan bahkan kita merasa di permainkan bagai bola kelereng&#8230;.</p>
<p>saat kita dicintai seseorang mengapa kita malah tidak cinta terhadap orang yang mencintai kita, dan malahan kita sering kali memanfaatkanya untuk kepentingan kita&#8230;.</p>
<p>ada apa dengan cint a dan mengapa ini terjadi terhadap kita, apa sah cinta, kita&#8230;&#8230;lalau salah siapa&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<br /> Tagged: aaa <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=72&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/23/cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs029.snc1/2582_1023053705262_1492821057_30052173_239647_s.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Gunung bromo</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/20/gunung-bromo/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/20/gunung-bromo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 17:56:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Gunung bromo lesnapurnawan wawan LPN Gunung bromo adalah sebuah nama desa yang terletak di kelurahan Bayemharjo, kecamatan Giritontro. Desa gunung bromo terbagi menjadi 2 rukun tetangga (RT) yaitu RT 1, dan RT 2, jumlah KK yang ada mencapai 110 KK terbagi dari 2 RT, yang paling banyak KKnya RT 2. Sebagian besar para pemuda yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=63&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Gunung bromo</strong></span></span></p>
<address><strong><span style="color:#ff0000;">lesnapurnawan wawan LPN</span></strong></address>
<p><img title="akses-ke-gunung-bromo-lesna" src="http://blog.giritontro.com/wp-content/uploads/2009/06/akses-ke-gunung-bromo-lesna.jpg" alt="akses-ke-gunung-bromo-lesna" width="300" height="200" /></p>
<p>Gunung bromo adalah sebuah nama desa yang terletak di kelurahan Bayemharjo, kecamatan Giritontro. Desa gunung bromo terbagi menjadi 2 rukun tetangga (RT) yaitu RT 1, dan RT 2, jumlah KK yang ada mencapai 110 KK terbagi dari 2 RT, yang paling banyak KKnya RT 2.</p>
<p>Sebagian besar para pemuda yang ada di gunung bromo bekerja di kota2 besar, misal Jakarta, Solo, Semarang, dll, rata-rata tingkat pendidikanya hanya tamat SMP, yang melanjutkan ke tingkat SMA atau sederajat wah…bisa dihitung dengan jari, kalo yang sampe ke perguruan tinggi ada sich tapi kayaknya yang putra gunung bromo hanya baru 5 orang.</p>
<p>Namun walau tingkat pendidikan yang masih rendah orang2 gunung bromo tidaklah pesimis dalam menjalani hidup, mereka selalu optimis dalam menjalani kehidupan sehari-hari.</p>
<p><img title="akses-menuju-sumber-air-dibromo1" src="http://blog.giritontro.com/wp-content/uploads/2009/06/akses-menuju-sumber-air-dibromo1.jpg" alt="akses-menuju-sumber-air-dibromo1" width="500" height="375" /></p>
<p>Desa gunung bromo juga terdapat obyek wisata yang sangat unik dan menarik, obyek wisata yang ada di desa gunung bromo diantaranya Gua yang sangat indah berbagai tonjolan batuan (stalaktit, salakmit) berumur ratusan tahun yang sangat alami dan menarik.</p>
<p>Dentingan suara air dari rembesan batuan dengan disinari cahaya lampu spotlight pada sungguh membawa kita pada nuansa lain yang sangat mengetarkan jiwa dan menjadikan hati terasa tenang. Disamping memberikan keindahan yang tiada kiranya,gua ini juga menjadi sumber mata air bagi warga sekitar dan bahkan airnya sampai ke beberapa kecamatan sekitar.</p>
<p> www.blog.giritontro.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=63&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/20/gunung-bromo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blog.giritontro.com/wp-content/uploads/2009/06/akses-ke-gunung-bromo-lesna.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">akses-ke-gunung-bromo-lesna</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blog.giritontro.com/wp-content/uploads/2009/06/akses-menuju-sumber-air-dibromo1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">akses-menuju-sumber-air-dibromo1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Guruku DR.Zaimmudin, MA</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/20/salah-satu-guru-besarku-motivator-dr-zaimmudin-ma/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/20/salah-satu-guru-besarku-motivator-dr-zaimmudin-ma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 17:29:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu Guru Besarku (Motivator) DR.Zaimmudin, MA lesnapurnawan wawan LPN Salah satu Guru Besarku (Motivator) DR.Zaimmudin, MA yang biasa aku sapa Prof ini memang memiliki postur fisik yang menyerupai Profesor, beliau adalah seorang yang aku anggap sebagai guru, guru dalam segala hal bukan hanya sebagai guru,guru pada umumnya namun lebih dari itu beliau juga menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=60&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Salah satu Guru Besarku (Motivator) DR.Zaimmudin, MA</span></strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#ff0000;">lesnapurnawan wawan LPN</span></strong></span></p>
<p>Salah satu Guru Besarku (Motivator) DR.Zaimmudin, MA yang biasa aku sapa Prof ini memang memiliki postur fisik yang menyerupai Profesor, beliau adalah seorang yang aku anggap sebagai guru, guru dalam segala hal bukan hanya sebagai guru,guru pada umumnya namun lebih dari itu beliau juga menjadi bapak,bapak yang tidak hanya menjadi seorang bapak namun juga lebih dari itu beliau juga menjadi seorang teman yang mampu memberikan rasa semangat, semangat untuk hidup, penuh kepastiaan.</p>
<p>Pak Zaim adalah seorang Dosen Filsafat di Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulloh Jakarta UIN Jakarta. Beliau juga seorang yang aktif di bebaai organisasi salah satunya sebagai anggota Muhaddiyah. Didalam disertasinya juga meneliti tentang Muhaddiyah, bagiku aku tak pernah mempersoalkan status beliau sebagai apa dan berada di organisasi apa, yang aku pandang ialah dia seorang yang berilmu yang mampu memberikan ilmunya karena kecintaanya terhadap hamba-hamba Alloh, tapa megharap suatu ibalan apapun dan didalam memberikan ilmunya penuh dengan kesabaran, penuh dengan keceriaan, tak pernah sekali pun beliau membentak atau marah, beliau sangat sabar tatkala aku mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang aku anggap “nyleneh”. Prof ini tinggalnya tak jauh dari tepat diamana aku tinggal, sangat berdekatan sekali hanya dibatasi satu dinding untuk bisa kerumah Prof, dan begitu juga kerumah dimana aku tigggal.</p>
<p>Prof selalu menyempatkan untuk bertemu denganku, jadual utamanya satu minggu 3 kali, kadang kalo prof lagi gak keluar kota bisa hampir tiap hari kita berdiskusai. Ketika aku bersekolah Paket B Prof lah yang mencarikan aku tempat sekolah, begitu juga ketika aku mau bersekolah di Paket C beliaulah yang berjasa terhadap semuanya, tak pernah mengeluh, tak pernah “sambat” dalam memberi wejangan-wejagan. Setelah aku lulus dari Paket B, C beliau memberi semangat yang luar biasa yang menjadikan aku nekat untuk kuliah.</p>
<p>Beginilah wejangan Prof ke aku “ yakinlah bahwa Alloh pasti membantu kepada orang-orang yang mau sekolah” arti tegasnya Alloh memberi jalan kepada hamba-hambanya yang mau sekolah (mencari ilmu). Dari situlah aku makin terbangun semangat yang luar biasa didalam hidupku, rasa takut kalo-kalo tidak sangup membayar biaya kuliah sudah terhapus dari dalam pikiranku yang terdalam. Prof, tidak pernah berhenti memberikan wejangan-wejangan, supaya cara berfikirku tak kampungan atau bahkan ndeso lagi, Prof mangajarkan aku untuk berfikir yang lebih realistis tentang hidup ini, juga mengajarkan aku untuk selalu berfikir yang lebih fungsional, bijak dan arif, serta selalu mengedepankan perasaan penting orang lain. Banyak masalah dalam kehidupanku aku diskusikan dengan prof dimana hasil pikiranku sangatlah berbeda dengan pemikiran prof, prof selalu berfikir tidak hanya dari satu perspektif, namun prof menilai suatu masalah dari berbagai perspektif, prof selalu mengkomparasikan masalahku dengan masalah orang lain, prof juga mengajarkan bagaimana bersikap sabar, arif, dan bijaksana, juga didalam hidup ini harus komplementer. Beliau selalu berpesan ke aku “didalam setiap menghadapai masalah jangan hanya berharap masalahmu saja yang teratasi namun ajarkanlah orang lain untuk mendapatkan pelajaran yang berharga darimu” sungguh sangat “awang-awangngen” untuk bisa mengaplikasikan apa yang beliau katakan, namun setelah aku analisa sangatlah mungkin dan bisa diterima apa yang beliau katakan. Sedikit tulisan ini semoga kiranya selalu bermanfaat buat diriku dan mudah-mudahan bermanfaat buat siapapun yang membacanyan.. Amiiin… •</p>
<ul>
<li>“<span style="color:#0000ff;">TUHAN PASTI MEMBERI JALAN BAGI HAMBA-HAMBANYA YANG BENAR-BENAR SERIUS DALAM MENCARI ILMU” </span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">“Berpikir bisa supaya kita bisa”, adalah kunci dari bisa. </span></li>
<li><span style="color:#0000ff;"> Sabar dan ikhlas kunci dari sesuksessan. </span></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=60&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/20/salah-satu-guru-besarku-motivator-dr-zaimmudin-ma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LARANGAN YANG TERLUPAKAN</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/20/larangan-yang-terlupakan/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/20/larangan-yang-terlupakan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 17:07:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[LARANGAN YANG TERLUPAKAN &#8220;Lesnapurnawan wawan lpn&#8221; Pada zaman akhir sekarang, kita terlalu sibuk dengan ilmu dunia, sehingga melupakan ilmu akhirat. Memang ilmu dunia itu penting, karena itu bekal jangka pendek kita untuk hidup di dunia, tapi ilmu akhirat jauh lebih penting, karena kita akan kekal di dalamnya. Kalau berbicara tentang ilmu akhirat, tentu tidak lepas dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=54&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>LARANGAN YANG TERLUPAKAN</strong></span></span></p>
<blockquote><address><span style="color:#ff0000;"><img class="aligncenter" title="lesnapurnawan wawan LPN" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/kawol-lpn-1.jpg?w=137&#038;h=78" alt="" width="137" height="78" /></span><span style="color:#ff0000;">&#8220;Lesnapurnawan wawan lpn&#8221;</span></address>
</blockquote>
<p>Pada zaman akhir sekarang, kita terlalu sibuk dengan ilmu dunia, sehingga melupakan ilmu akhirat. Memang ilmu dunia itu penting, karena itu bekal jangka pendek kita untuk hidup di dunia, tapi ilmu akhirat jauh lebih penting, karena kita akan kekal di dalamnya. Kalau berbicara tentang ilmu akhirat, tentu tidak lepas dari sumber utama ajaran agama kita, yaitu Al-Qur’an dan Hadis. Kami kira semua umat muslim mempunyai kitab suci Al-Qur’an, sehingga alangkah baiknya jika kita menengok hadis-hadis yang jarang dibahas.</p>
<p><span style="color:#0000ff;">1. Berpakaian Minim dan Ketat Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah saw. Bersabda : </span></p>
<p>“Ada dua macam penduduk neraka yang keduanya belum kelihatan olehku.</p>
<p>(1) Kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, yang dipergunakannya untuk memukul orang.</p>
<p>(2) Wanita-wanita berpakaian, tetapi sama juga dengan telanjang (karena pakaiannya terlalu minim, terlalu ketat, atau pakaian yang merangsang pria karena sebagian auratnya terbuka), dan wanita-wanita yang mudah dirayu atau suka merayu, rambut mereka (disasak) bagaikan punuk unta. Wanita-wanita tersebut tidak dapat masuk surga, bahkan tidak dapat mencium bau surga. Padahal bau surga dapat tercium dari jarak yang sangat jauh.” (Hadis Shahih Muslim No. 2004) Penduduk neraka pertama adalah pemimpin yang zalim. Sedangkan yang kedua, kami kira sudah banyak sekali contohnya di kehidupan kita, hampir semua remaja, pakaiannya mulai mengikuti mode barat, yaitu minim, ketat, serta tipis. Dan juga potongan rambut cepak (shagy). Azabnya pun tak tanggung tanggung, wanita yang demikian tidak dapat masuk surga, yang padahal bau surga itu tercium dari jarak yang sangat jauh. Naudzubillah.</p>
<p><span style="color:#0000ff;">2. Menyambung Rambut (wig) Dari Jabir bin ‘Abdullah r.a.<span style="color:#0000ff;">katanya</span></span><span style="color:#0000ff;">:</span></p>
<p>“Nabi saw. Melarang keras menyambung rambut kepala wanita dengan sesuatu yang lain.” (Hadis Shahih Muslim No. 2001) Wig, konde, hair extention, rambut gimbal, atau apapun namanya. Jelas sekali bahwa Rasulullah saw melarangnya dengan keras. Apapun alasannya, walaupun rontok karena sakit (Hadis Shahih Muslim No. 2000), Rasulullah tetap melarangnya. Daripada melanggar larangan, alangkah baiknya jika anda menggantinya dengan kerudung.</p>
<p><span style="color:#0000ff;">3. Zinanya mata, telinga, tangan, kaki, dan hati. Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi saw. Sabdanya : </span></p>
<p>“Nasib anak Adam mengenai zina telah ditetapkan. Tidak mustahil dia pernah melakukannya. Dua mata, zinanya memandang. Dua telinga, zinanya mendengar. Lidah, zinanya berkata. Tangan zinanya memegang. Kaki, zinanya melangkah. Hati, zinanya ingin dan rindu, sedangkan faraj (kemaluan) hanya mengikuti dan tidak mengikuti.” (Hadis Shahih Muslim No. 2282) Zina, begitu mendengar kata-kata ini kebanyakan beranggapan bahwa zina hanyalah hubungan badan yang dilakukan oleh dua orang pasangan yang tidak dalam ikatan pernikahan. Tak sepenuhnya salah, tapi jangan lupakan pula zina kecil pada sebuah hadis diatas. Meskipun itu adalah zina kecil, namun kita tidak boleh meremehkannya. Karena kita akan dimintai pertanggungjawabannya nanti akhirat kelak. Dari hadis ini, silahkan simpulkan sendiri kalau begitu halalkah pacaran itu?Berdua-duaan, bergandengan tangan, bahkan berciuman mungkin. Saya kira jika hati anda berkata jujur, tentu jawabannya adalah tidak.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=54&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/20/larangan-yang-terlupakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/kawol-lpn-1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan wawan LPN</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MAKALAH STATISTIK</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/17/makalah-statistik/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/17/makalah-statistik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 15:53:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[MAKALAH STATISTIK Dosen : Zainal M Abdi, SE, MM Tugas Kelompok : 1 Oleh; Lesna Purnawan Farida Aryanti Falasta Adi Pratama Andi Ferizal Diah Zulkarnain Yuniah Furqon Tri Nuryati Sri Yanti Sekolah Tinggi Ilmu Manajeman Budi Bakti (STIM Budi Bakti) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia (STIEBI) 2009 DAFTAR ISI I. Pendahuluan Statistik dan Statistika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=50&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">MAKALAH STATISTIK</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Dosen : Zainal M Abdi, SE, MM</span></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/kawol-lpn-1.jpg?w=150"><span style="color:#0000ff;"><img class="size-thumbnail wp-image-51 aligncenter" title="kawol Lpn 1" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/kawol-lpn-1.jpg?w=150&#038;h=112" alt="kawol Lpn 1" width="150" height="112" /></span></a><span style="color:#0000ff;">Tugas Kelompok : 1</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Oleh; </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Lesna Purnawan</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Farida Aryanti</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Falasta Adi Pratama</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Andi Ferizal</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Diah Zulkarnain</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Yuniah</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Furqon</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Tri Nuryati</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Sri Yanti</span><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Sekolah Tinggi Ilmu Manajeman Budi Bakti </strong><strong>(STIM Budi Bakti)</strong><strong> </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia </strong><strong>(STIEBI)</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">2009</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;">DAFTAR ISI</span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;">I. Pendahuluan </span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong><span style="color:#0000ff;">Statistik dan Statistika</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;">II. Pengertian Data </span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong><span style="color:#0000ff;">Jenis – Jenis  Statistika</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Populasi Dan Sampel</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;">III. Cara Mengumpulkan Data </span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong><em><span style="color:#0000ff;">Wawancara (interview)</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;"> Kuesioner (angket)</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;"> Observasi (pengamatan)</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;"> Tes dan Skala Obyektif </span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Metode proyektif</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Skala Pengukuran<strong> </strong></span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;">IV. PENYAJIAN DATA </span></span></strong></h3>
<h3 style="text-align:justify;"><strong></strong><span style="color:#0000ff;">Penyajian data dengan tabel<strong></strong></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Penyajian data dengan grafik/diagram</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;">VI. DAFTAR REFERENSI</span></span></strong><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<h2 style="text-align:justify;"></h2>
<h2 style="text-align:justify;"></h2>
<h2 style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;">STATISTIK</span></span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <strong><span style="text-decoration:underline;">I. Pendahuluan</span></strong></span><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Mata kuliah statistika bagi mahasiswa sangat diperlukan terutama ketika seorang mahasiswa harus mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan menginterprestasikan data untuk pembuatan skripsi, thesis atau disertasi. Dalam hal ini pengetahuan statistik dipakai dalam menyusun metodologi penelitian.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Sebagai suatu ilmu, kedudukan statistika merupakan salah satu cabang dari ilmu matematika terapan. Oleh karena itu untuk memahami statistika pada tingkat yang tinggi, terebih dahulu diperlukan pemahaman ilmu matematika.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Dinegara maju seperti Amerika, Eropa dan Jepang, ilmu statistika berkembang dengan pesat sejalan dengan berkembangnya ilmu ekonomi dan teknik. Bahkan kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh sejauh mana negara itu menerapkan ilmu statistika dalam memecahkan masalah-masalah pembangunan dan perencanaan pemerintahannya. Jepang sebagai salah satu negara maju, konon telah berhasil memadukan ilmu statistika dengan ilmu ekonomi, desain produk, psikologi dan sosiologi masyarakat.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Sejauh itu ilmu statistika digunakan pula untuk memprediksi dan menganalisis perilaku konsumen, sehingga Jepang mampu menguasai perekonomian dunia sampai saat ini.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Statistik dan Statistika</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Statistik</strong> adalah kumpulan data dalam bentuk angka maupun bukan angka yang disusun dalam bentuk tabel (daftar) dan atau diagram yang menggambarkan atau berkaitan dengan suatu masalah tertentu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Contoh :</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> Statistik penduduk adalah kumpulan angka-angka yang berkaitan dengan masalah penduduk.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> Statistik ekonomi adalah kumpulan angka-angka yang berkaitan dengan masalah ekonomi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Statistika</strong> adalah pengetahuan yang berkaitan dengan metode, teknik atau cara mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan menginterprestasikan data untuk disajikan secara lengkap dalam bentuk yang mudah dipahami penggunan</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;">II. Pengertian Data</span></span></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Dalam statistika dikenal beberapa jenis data. Data dapat berupa angka dapat pula bukan berupa angka. Data berupa angka disebut <em>data kuantitatif </em>dan data yang bukan angka disebut <em>data kualitatif.</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Berdasarkan nilainya dikenal dua jenis data kuantitatif yaitu <em>data diskrit </em>yang diperoleh dari hasil perhitungan dan <em>data kontinue </em>yang diperoleh dari hasil pengukuran.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Menurut sumbernya data dibedakan menjadi dua jenis yaitu <em>data interen </em>adalah data yang bersumber dari dalam suatu instansi atau lembaga pemilik data dan <em>data eksteren </em>yaitu data yang diperoleh dari luar.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Data eksteren dibagi menjadi dua jenis yaitu <em>data primer</em> dan <em>data sekunder. Data primer </em>adalah data yang langsung dikumpulkan oleh orang yang berkepentingan dengan data tersebut dan <em>data sekunder </em>adalah data yang tidak secara langsung dikumpulkan oleh orang yang berkepentingan dengan data tersebut.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <strong>Jenis – Jenis  Statistika</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Statistika dibedakan berdasarkan jenisnya menjadi dua yaitu <em>Statistika Deskriptif </em>dan<em> Statistika Inferensia.</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em>Statistika deskriptif</em> adalah statistika yang berkaitan dengan metode atau cara medeskripsikan, menggambarkan, menjabarkan atau menguraikan data. Statistika deskripsi mengacu pada bagaimana menata, menyajikan dan menganalisis data, yang dapat dilakukan misalnya dengan menentukan nilai rata-rata hitung, median, modus, standar deviasi atau menggunakan cara lain yaitu dengan membuat tabel distribusi frekuensi dan diagram atau grafik.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em>Statistika inferensia</em> adalah statistika yang berkaitan dengan cara penarikan kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh dari sampel untuk menggambarkan karakteristik dari suatu populasi. Dengan demikian dalam statistika inferensia data yang diperoleh dilakukan generalisasi dari hal yang bersifat kecil (khusus) menjadi hal yang bersifat luas (umum).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Populasi Dan Sampel</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em>Populasi</em> adalah keseluruhan pengamatan atau obyek yang menjadi perhatian sedangkan <em>Sample</em> adalah bagian dari populasi yang menjadi perhatian.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Populasi dan sample masing-masing mempunyai karakteristik yang dapat diukur atau dihitung. Karakteristik untuk populasi disebut <em>parameter</em> dan untuk sample disebut <em>statistik.</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Contoh <em>parameter</em> adalah mean ( ), standar deviasi ( ), proporsi (<em>P</em>) dan koefisien korelasi ( ), sedangkan <em>statistik </em>adalah nilai rata-rata ( ), standar deviasi (<em>s</em>), proporsi (<em>p</em>) dan koefisien korelasi (<em>r</em>).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Populasi dibedakan menjadi dua jenis yaitu :</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Populasi orang atau individu</em> adalah keseluruhan orang atau individu (dapat pula berupa benda-benda) yang menjadi obyek perhatian.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Populasi data</em> adalah populasi yang terdiri atas keseluruhan karakteristik yang menjadi obyek perhatian.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Sample juga dibedakan menjadi dua jenis yaitu :</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Sampel orang atau individu</em> adalah sampel yang terdiri atas orang-orang (dapat pula berupa benda-benda) yang merupakan bagian dari populasinya yang menjadi obyek perhatian.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Sampel data</em> adalah sebagaian karakteristik dari suatu populasi yang menjadi obyek perhatian.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Meskipun populasi merupakan gambaran yang ideal, tetapi sangat jarang penelitian dilakukan memakai populasi. Pada umumnya yang dipakai adalah sample. Ada beberapa alasan mengapa penelitian dilakukan menggunakan sample :</span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#0000ff;">Waktu yang diperlukan untuk mengumpulkan data lebih singkat.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Biaya lebih murah.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Data yang diperoleh justru lebih akurat.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Dengan statistika inferensia dapat dilakukan generalisasi. </span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;">III. Cara Mengumpulkan Data</span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Untuk memperoleh data yang benar dan dapat dipertanggung jawabkan keabsahannya, data harus dikumpulkan dengan cara dan proses yang benar. Terdapat beberapa cara atau teknik untuk mengumpulkan data yaitu :</span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#0000ff;"><strong>1. </strong><strong><em>Wawancara (interview)</em></strong> yaitu cara untuk mengumpulkan data dengan mengadakan tatap muka secara langsung. Wawancara harus dilakukan dengan memakai suatu pedoman wawancara yang berisi daftar pertanyaan sesuai tujuan yang ingin dicapai. </span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Ada dua jenis wawancara yaitu wawancara berstruktur (<em>structured interview</em>) dan wawancara takberstruktur (<em>unstructured interview</em>). Wawancara berstruktur adalah wawancara yang jenis dan urutan dari sejumlah pertanyaannya sudah disusun sebelumnya, sedangkan wawancara takberstruktur adalah wawancara yang tidak secara ketat ditentukan sebelumnya. Wawancara takberstruktur lebih fleksibel karena pertanyaannya dapat dikembangkan meskipun harus tetap pada pencapaian sasaran yang telah ditentukan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Ciri-ciri pertanyaan yang baik adalah :</span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#0000ff;">Sesuai dengan masalah atau tujuan penelitian.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Jelas dan tidak meragukan.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Tidak menggiring pada jawaban tertentu.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman orang yang diwawancarai.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Pertanyaan tidak boleh yang bersifat pribadi.</span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Kelebihan dari wawancara adalah data yang diperlukan langsung diperoleh sehingga lebih akurat dan dapat dipertanggung jawabkan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Kekurangannya adalah tidak dapat dilakukan dalam skala besar dan sulit memperoleh keterangan yang sifatnya pribadi.</span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#0000ff;"><strong>2. </strong><strong><em>Kuesioner (angket)</em></strong> adalah cara mengumpulkan data dengan mengirim atau menggunakan kuesioner yang berisi sejumlah pertanyaan.</span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Kelebihannya adalah dapat dilakukan dalam skala besar, biayanya lebih murah dan dapat memperoleh jawaban yang sifatnya pribadi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Kelemahannya adalah jawaban bisa tidak akurat, bisa jadi tidak semua pertanyaan terjawab bahkan tidak semua lembar jawaban dikembalikan.</span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#0000ff;"><strong>3. </strong><strong><em>Observasi (pengamatan)</em></strong> adalah cara mengumpulkan data dengan mengamati obyek penelitian atau kejadian baik berupa manusia, benda mati maupun gejala alam. Data yang diperoleh adalah untuk mengetahui sikap dan perilaku manusia, benda mati atau gejala alam.</span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Kebaikan dari observasi adalah data yang dieroleh lebih dapat dipercaya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Kelemahannya adalah bisa terjadi kesalahan interpretasi terhadap kejadian yang diamati.</span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#0000ff;"><strong>4. </strong><strong><em>Tes dan Skala Obyektif</em></strong> adalah cara mengumpulkan data dengan memberikan tes kepada obyek yang diteliti. Cara ini banyak dilakukan pada tes psikologi untuk mengukur karakteristik kepribadian seseorang. Beberapa contoh tes skala obyektif yaitu : </span>
<ol>
<li><span style="color:#0000ff;">Tes kecerdasan dan bakat.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Tes kepribadian.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Tes sikap.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Tes tentang nilai.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Tes prestasi belajar, dsb.</span></li>
</ol>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <strong>5. </strong><strong><em>Metode proyektif</em></strong> adalah cara mengumpulkan data dengan mengamati atau menganalisis suatu obyek melalui ekspresi luar dari obyek tersebut dalam bentuk karya lukisan atau tulisan. Metode ini dipakai dalam psikologi untuk mengetahui sikap, emosi dan kepribadian seseorang. Kelemahan dari metode ini adalah obyek yang sama dapat disimpulkan berbeda oleh pengamat yang berbeda.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Skala Pengukuran</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Salah satu aspek penting dalam memahami data untuk keperluan analisis terutama statistika inferensia adalah <em>Skala Pengukuran. </em>Secara umum terdapat 4 tingkat/jenis skala pengukuran yaitu :</span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#0000ff;"><strong>1. </strong><strong><em>Skala nominal</em></strong> adalah skala yang hanya mempunyai ciri untuk membedakan skala ukur yang satu dengan yang lain. Contoh skala nominal seperti tabel dibawah ini :</span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<table style="text-align:justify;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="56%">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" width="100%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Jenis dan Jumlah buah-buahan yang</span></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="100%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Diproduksi suatu Daerah pada Tahun 1998</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Jenis Buah-Buahan</span></td>
<td width="51%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Jumlah</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Pepaya</span></td>
<td width="51%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">2 ton</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Mangga</span></td>
<td width="51%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">1,5 ton</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Apel</span></td>
<td width="51%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">1 ton</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Duku</span></td>
<td width="51%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">1,4 ton</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Manggis</span></td>
<td width="51%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">1,3 ton</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top"><span style="color:#0000ff;"> </span></td>
<td width="51%" valign="top"><span style="color:#0000ff;"> </span></td>
</tr>
<tr>
<td width="48%" valign="top"><em><span style="color:#0000ff;">Sumber: Data Buatan</span></em></td>
<td width="51%" valign="top"><span style="color:#0000ff;"> </span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#0000ff;"><strong>2. </strong><strong><em>Skala Ordinal </em></strong>adalah skala yang selain mempunyai ciri untuk membedakan juga mempunyai ciri untuk mengurutkan pada rentang tertentu. Contoh skala ordinal seperti tabel dibawah ini :</span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<table style="text-align:justify;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="47%">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" width="100%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Penilaian Anggota Kelompok Belajar</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#0000ff;">“ Bina Pintar “</span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="50%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Kategori Nilai</span></strong></td>
<td width="49%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Banyaknya</span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="50%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Istimewa</span></td>
<td width="49%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">6 orang</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="50%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Baik</span></td>
<td width="49%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">18 orang</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="50%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Rata-rata</span></td>
<td width="49%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">15 orang</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="50%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Kurang</span></td>
<td width="49%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">7 orang</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="50%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Kurang sekali</span></td>
<td width="49%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">0 orang</span></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="100%" valign="top"><em><span style="color:#0000ff;">Sumber : Data Buatan</span></em></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#0000ff;"><strong>3. </strong><strong><em>Skala Interval </em></strong>adalah skala yang mempunyai ciri untuk membedakan, mengurutkan dan mempunyai ciri jarak yang sama. Contoh, suhu tertinggi pada bulan Desember dikota A, B dan C berturut-turut adalah 28, 31 dan 20 derajat Fahrenheit. Kita dapat membedakan dan mengurutkan besarnya suhu, sebab satu derajat Fahrenheit merupakan suatu besaran yang tetap, namun pada saat suhu menunjukkan nol derajat Fahrenheit tidak berarti tidak adanya panas pada kondisi tersebut. Hal ini dapat dijelaskan, misalnya kota A bersuhu 30 derajat Fahrenheit dan kota B bersuhu 60 derajat Fahrenheit, tidak dapat dikatakan bahwa suhu dikota B dua kali lebih panas dari pada suhu dikota A, karena suhu tidak mempunyai titik nol murni (tulen).</span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#0000ff;"><strong>4. </strong><strong><em>Skala ratio</em></strong> adalah skala yang mempunyai 4 ciri yaitu membedakan, mengurutkan, jarak yang sama dan mempunyai titik nol yang tulen (berarti). Contoh : Pak Asmuni mempunyai uang nol rupiah, artinya pak Asmuni tidak mempunyai uang.</span></li>
</ol>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="text-decoration:underline;">IV. </span></strong><span style="text-decoration:underline;">PENYAJIAN DATA</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Secara garis besar ada dua cara penyajian data yaitu dengan <em>tabel </em>dan<em> grafik</em>. Dua cara penyajian data ini saling berkaitan karena pada dasarnya sebelum dibuat grafik data tersebut berupa tabel. Penyajian data berupa grafik lebih komunikatif.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Dilihat dari waktu pengumpulannya, dikenal dua jenis data yaitu :</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Cross section data</em> adalah data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Data berkala</em> adalah data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu. Dengan data berkala dapat dibuat garis kecenderungan atau trend.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Penyajian data dengan tabel</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Tabel atau daftar merupakan kumpulan angka yang disusun menurut kategori atau karakteristik data sehingga memudahkan untuk analisis data.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Ada tiga jenis tabel yaitu :</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Tabel satu arah</em> atau <em>satu komponen</em> adalah tabel yang hanya terdiri atas satu kategori atau karakteristik data. Tabel berikut ini adalah contoh tabel satu arah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<table style="text-align:justify;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="293">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" width="293" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Banyaknya Pegawai Negeri Sipil</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#0000ff;">Menurut Golongan Tahun 1990</span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="99" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Golongan</span></strong></td>
<td width="194" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Banyaknya (orang)</span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="99" valign="top"><span style="color:#0000ff;">I</span></td>
<td width="194" valign="top"><span style="color:#0000ff;">703.827</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="99" valign="top"><span style="color:#0000ff;">II</span></td>
<td width="194" valign="top"><span style="color:#0000ff;">1.917.920</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="99" valign="top"><span style="color:#0000ff;">III</span></td>
<td width="194" valign="top"><span style="color:#0000ff;">309.337</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="99" valign="top"><span style="color:#0000ff;">IV</span></td>
<td width="194" valign="top"><span style="color:#0000ff;">17.574</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="99" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Jumlah</span></strong></td>
<td width="194" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">2.948.658</span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="293" valign="top"><em><span style="color:#0000ff;">Sumber : BAKN, dlm Statistik Indonesia, 1986</span></em></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Tabel dua arah </em>atau <em>dua komponen</em> adalah tabel yang menunjukkan dua kategori atau dua karakteristik. Tabel berikut ini adalah contoh tabel dua arah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<table style="text-align:justify;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="65%">
<tbody>
<tr>
<td colspan="4" width="100%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Jumlah Mahasiswa UPH menurut</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#0000ff;">Fakultas dan Kewarganegaraan 1995</span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Fakultas</span></strong></td>
<td width="17%" valign="top"><span style="color:#0000ff;"><strong>WNI</strong><strong></strong></span></td>
<td width="16%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">WNA</span></strong></td>
<td width="19%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Jumlah</span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Fak. Ekonomi</span></td>
<td width="17%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">1850</span></td>
<td width="16%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">40</span></td>
<td width="19%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">1890</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Fak. Teknologi Industri</span></td>
<td width="17%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">1320</span></td>
<td width="16%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">10</span></td>
<td width="19%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">1330</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Fak. Seni Rupa &amp; Design</span></td>
<td width="17%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">530</span></td>
<td width="16%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">5</span></td>
<td width="19%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">535</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">Fak. Pasca Sarjana</span></td>
<td width="17%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">250</span></td>
<td width="16%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">10</span></td>
<td width="19%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">260</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="46%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Jumlah</span></strong></td>
<td width="17%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">3950</span></strong></td>
<td width="16%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">65</span></strong></td>
<td width="19%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">4015</span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="4" width="100%" valign="top"><em><span style="color:#0000ff;">Sumber : Data Buatan</span></em></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Tabel tiga arah</em> atau <em>tiga komponen</em> adalah tabel yang menunjukkan tiga kategori atau tiga karakteristik. Contoh tabel berikut ini.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<table style="text-align:justify;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="69%">
<tbody>
<tr>
<td colspan="5" width="100%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Jumlah Pegawai Menurut Golongan,</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#0000ff;">Umur dan Pendidikan pada Departeman A</span></strong></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Tahun </strong><strong>2000</strong></span></td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="2" width="20%"><strong><span style="color:#0000ff;">Golongan</span></strong></td>
<td colspan="2" width="34%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Umur (tahun)</span></strong></td>
<td colspan="2" width="45%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Pendidikan</span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="16%"><strong><span style="color:#0000ff;">25 – 35 </span></strong></td>
<td width="17%"><strong><span style="color:#0000ff;">&gt; 35</span></strong></td>
<td width="22%"><strong><span style="color:#0000ff;">Bukan Sarjana</span></strong></td>
<td width="23%"><strong><span style="color:#0000ff;">Sajana</span></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="20%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">I</span></td>
<td width="16%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">400</span></td>
<td width="17%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">500</span></td>
<td width="22%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">900</span></td>
<td width="23%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">0</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="20%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">II</span></td>
<td width="16%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">450</span></td>
<td width="17%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">520</span></td>
<td width="22%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">970</span></td>
<td width="23%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">0</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="20%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">III</span></td>
<td width="16%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">1200</span></td>
<td width="17%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">2750</span></td>
<td width="22%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">1850</span></td>
<td width="23%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">2100</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="20%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">IV</span></td>
<td width="16%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">0</span></td>
<td width="17%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">250</span></td>
<td width="22%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">0</span></td>
<td width="23%" valign="top"><span style="color:#0000ff;">250</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="20%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">Jumlah </span></strong></td>
<td width="16%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">2.050</span></strong></td>
<td width="17%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">4020</span></strong></td>
<td width="22%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">3720</span></strong></td>
<td width="23%" valign="top"><strong><span style="color:#0000ff;">2350</span></strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Penyajian data dengan grafik/diagram</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Penyajian data dengan grafik dianggap lebih komunikatif karena dalam waktu singkat dapat diketahui karakteristik dari data yang disajikan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Terdapat beberapa jenis grafik yaitu :</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Grafik garis (line chart)</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Grafik garis atau diagram garis dipakai untuk menggambarkan data berkala. Grafik garis dapat berupa grafik garis tunggal maupun grafik garis berganda.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Grafik batang / balok (bar chart)</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Grafik batang pada dasarnya sama fugsinya dengan grafik garis yaitu untuk menggambarkan data berkala. Grafik batang juga terdiri dari grafik batang tunggal dan grafik batang ganda.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Grafik lingkaran (pie chart)</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Grafik lingkaran lebih cocok untuk menyajikan data cross section, dimana data tersebut dapat dijadikan bentuk prosentase.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Grafik Gambar (pictogram)</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Grafik ini berupa gambar atau lambang untuk menunjukkan jumlah benda yang dilambangkan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> <em>Grafik Berupa Peta (Cartogram).</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Cartogram adalah grafik yang banyak digunakan oleh BMG untuk menunjukkan peramalan cuaca dibeberapa daerah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;">VI. DAFTAR REFERENSI</span></span></strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#0000ff;">Prof. Dr. Sudjana, <strong>Metode Statistik</strong>,  1990, Transito, Bandung.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Furqon, PhD, <strong>Statistik Terapan Untuk Penelitian</strong>, 1997, Alphabeta, Bandung.</span></li>
<li><span style="color:#0000ff;">Richard J. Shavelson, <strong>Statistical Reasoning for Behavioral Science,</strong> 1988, Allyn and Bacon, Massachusetts.</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#0000ff;"> </span></span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=50&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/17/makalah-statistik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/kawol-lpn-1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kawol Lpn 1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MAKALAH AGAMA ISLAM</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/17/pemeriksaan-diri-dan-zikir-kepada-allah/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/17/pemeriksaan-diri-dan-zikir-kepada-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 15:17:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[  PEMERIKSAAN DIRI DAN ZIKIR KEPADA ALLAH Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa di dalam al-Qur&#8217;an Tuhan telah berfirman, &#8220;Akan Kami pasang satu timbangan yang adil di Hari Perhitungan dan tak akan ada jiwa yang dianiaya dalam segala hal. Siapa pun yang telah menempa satu butir kebaikan atau maksiat, kelak pada hari itu akan melihatnya.&#8221; Di dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=39&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table style="text-align:justify;" border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td>
<h2><span style="color:#800000;"></p>
<hr size="2" /></span></h2>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="37"><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;"> </span></strong></span></td>
<td>
<h2><span style="color:#800000;">PEMERIKSAAN DIRI DAN ZIKIR KEPADA ALLAH</span></h2>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-41" title="aku" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/aku1.jpg?w=150&#038;h=144" alt="aku" width="150" height="144" />Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa di dalam al-Qur&#8217;an Tuhan telah berfirman, &#8220;Akan Kami pasang satu timbangan yang adil di Hari Perhitungan dan tak akan ada jiwa yang dianiaya dalam segala hal. Siapa pun yang telah menempa satu butir kebaikan atau maksiat, kelak pada hari itu akan melihatnya.&#8221; Di dalam al-Qur&#8217;an juga tertulis, &#8220;Setiap jiwa akan melihat apa yang diperbuat sebelumnya pada Hari Perhitungan.&#8221; Khalifah Umar pernah berkata, &#8220;Tuntutlah pertanggungjawaban dari dirimu sebelum dituntut pertanggungjawabanmu.&#8221; Dan Tuhan berfirman, &#8220;Wahai kaum mukminin, bersabar dan berjuanglah melawan nafsu-nafsumu dan kemudian beristiqamahlah.&#8221; Semua wali paham bahwa mereka datang ke dunia ini untuk menyelenggarakan suatu lalu-lintas ruhaniah. Perolehan ataupun kerugian yang menjadi akibatnya adalah surga atau neraka. Oleh karena itu, mereka selalu menatap dengan pandangan waspada kepada badan mereka yang berkhianat, bisa menyebabkan mereka menderita kerugian besar. Oleh karena itu, hanya orang-orang bijaksana sajalah yang setelah shalat subuhnya menghabiskan satu jam penuh untuk mengadakan perhitungan ruhaniah dan berkata kepada jiwanya, &#8220;Wahai jiwaku, engkau hanya mempunyai satu hidup. Tidak satu pun saat yang telah lewat bisa dikembalikan, karena dalam perbendaharaan Allah jumlah nafas bagianmu sudah tertentu dan tidak bisa ditambah. Ketika kehidupan telah berakhir, tidak ada lagi lalu-lintas ruhaniah yang mungkin kau peroleh. Karena itu, apa yang bisa kau kerjakan, kerjakanlah sekarang. Perlakuan hari ini sedemikian rupa seakan-akan hidupmu telah kau habiskan sama sekali dan bahwa hari ini adalah hari tambahan yang dianugerahkan kepadamu oleh rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa. Kekeliruan apa lagi yang lebih besar daripada menyia-nyiakannya?&#8221;</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-42" title="lpn" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/lg438lpn1.gif?w=150&#038;h=150" alt="lpn" width="150" height="150" />Pada Hari Kebangkitan seseorang akan mendapati seluruh jam-jam hidupnya terjajar seperti satu deret lemari perbendaharaan. Pintu salah satu lemari itu akan terbuka dan akan tampak penuh dengan cahaya. Hal itu mencerminkan saat yang dihabiskan untuk melakukan kebaikan. Hatinya akan dipenuhi dengan kegembiraan sedemikian besar sehingga sebagian daripadanya saja sudah akan membuat penghuni neraka melupakan api itu. Pintu lemari yang kedua akan terbuka; di dalamnya gelap pekat dan dari dalamnya terpancar bau tidak enak, yang menyebabkan setiap orang menutup hidungnya. Itu mencerminkan saat-saat yang dihabiskan untuk berbuat maksiat. Ia akan merasakan takut yang sedemikian besar sehingga sebagian daripadanya saja sudah akan segera membuat penghuni surga gelisah dan memohon rahmat. Pintu lemari yang ketiga pun terbuka; di dalamnya tampak kosong, tak ada cahaya tidak pula gelap. Ini mencerminkan saat-saat yang tidak dipakai untuk melakukan kebaikan maupun maksiat. Waktu itu ia akan merasa sangat menyesal dan bingung laksana seorang yang memiliki harta banyak, tapi menyia-nyiakannya atau membiarkannya lepas begitu saja dari genggamannya. Jadi, seluruh rangkaian saat-saat hidupnya akan dipertunjukkan satu demi satu di depan matanya. Lantaran itu, seseorang mesti berkata kepada jiwanya setiap pagi: &#8220;Allah telah memberimu khazanah dua puluh empat jam. Berhati-hatilah agar engkau tidak kehilangan satu pun di antaranya, karena engkau tidak akan mampu menahan penyesalan yang akan mengikuti kerugian seperti itu.&#8221;</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Para wali telah berkata, &#8220;Sekalipun, misalnya, Allah akan mengampuni anda yang menyia-nyiakan kehidupan, anda tidak akan bisa mencapai tingkatan orang-orang saleh dan mesti akan menyesali kerugian anda. Oleh karena itu, awasilah dengan ketat lidah anda, mata anda dan segenap anggota rubuh anda, karena masing-masing daripadanya mungkin menjadi pintu gerbang menuju neraka. Ucapkanlah pada badan anda, &#8216;Jika engkau memberontak, sesungguhnya aku akan menghukummu&#8217; karena meskipun badan itu keras kepala, ia mampu menerima perintah dan bisa dijinakkan dengan keprihatinan.&#8221; Itulah tujuan pemeriksaan diri, dan Nabi saw. telah berkata, &#8220;Kebahagiaan itu bagi orang yang sekarang mengerjakan amal-amal yang akan memberikan keuntungan baginya setelah mati.&#8221;</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Sekarang sampailah kita pada dzikrullah yang berarti ingatnya seseorang bahwa Allah mengamati seluruh tindakan dan pikirannya. Orang-orang hanya melihat penampilan luar, sementara Allah melihat keduanya; yang di luar maupun yang di dalam diri manusia. Orang yang benar-benar mempercayai hal ini akan mampu mendisiplinkan wujud-luar maupun wujud-dalamnya. Jika ia menyangkal hal ini, maka ia adalah seorang kafir; dan jika sementara mempercayainya dia bertindak bertentangan dengan kepercayaannya itu, maka dia telah melakukan kesalahan berupa bersikap angkuh yang paling parah.</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Suatu hari seorang Habsy datang kepada Rasulullah dan berkata, &#8220;Wahai Rasulullah, saya telah melakukan banyak dosa. Mungkinkah tobat saya bisa diterima?&#8221; Nabi menjawab, &#8220;Ya.&#8221; Kemudian sang Habsy berkata, &#8220;Wahai Rasulullah, setiap saya melakukan dosa, adakah Tuhan benar-benar melihatnya?&#8221; &#8220;Ya,&#8221; jawab beliau. Sang Habsy pun melontarkan pekikan dan kemudian jatuh tak sadar. Sebelum seseorang benar-benar yakin akan kenyataan bahwa ia selalu berada di dalam pengamatan Allah, tidak mungkin ia bertindak di jalan yang benar.</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Seorang Syaikh suatu kali mempunyai seorang murid yang ia sayangi lebih dari yang lain, sehingga membangkitkan rasa iri mereka. Suatu hari sang Syaikh memberi masing-masing muridnya seekor unggas dan memerintahkan mereka untuk pergi dan membunuhnya di suatu tempat yang tak ada yang bisa melihat. Sesuai dengan itu, setiap muridnya membunuh unggasnya di tempat yang tersembunyi dan membawanya kembali, kecuali murid Syaikh yang paling disayanginya itu. Ia membawa kembali unggas itu dalam keadaan hidup seraya berkata, &#8220;Saya tak bisa menemukan tempat seperti itu, karena Allah selalu melihatku di mana-mana.&#8221; Sang Syaikh pun berkata kepada muridnya yang lain, &#8220;Sekarang kamu tahu tingkatan anak muda ini. Ia telah mencapai tingkat selalu mengingati Allah.&#8221;</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Ketika Zulaikha menggoda Yusuf, ia menutupkan kain ke atas wajah berhala yang biasa disembanya. Yusuf berkata kepadanya, &#8220;Wahai Zulaikha, engaku malu di hadapan seonggokan batu, maka tidakkah aku mesti malu di hadapan Dia yang menciptakan tujuh langit dan bumi.&#8221; Satu kali seseorang datang kepada Wali Junaid dan berkata, &#8220;Saya tidak bisa menahan pandangan mata saya dari melihat hal-hal yang menggairahkan. Apa yang mesti saya perbuat?&#8221; Jawab Junaid, &#8220;Dengan mengingat bahwa Allah melihatmu jauh lebih jelas daripada kamu melihat orang lain.&#8221; Di dalam hadits qudsi tertulis bahwa Allah berfirman, &#8220;surga itu bagi orang-orang yang sempat berkeinginan untuk mengerjakan dosa tapi kemudian ingat bahwa mataKu ada di atas mereka dan kemudian mereka menahan diri.&#8221;</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Abdullah bin Dinar meriwayatkan, bahwa suatu kali ia berjalan bersama Khalifah Umar di dekat Makkah ketika bertemu seorang anak laki-laki penggembala sedang menggembalakan sekawanan domba. Umar berkata kepadanya, &#8220;Juallah seekor domba padaku.&#8221; Anak laki-laki itu menjawab, &#8220;Domba-domba ini bukan milikku, tapi milik tuanku.&#8221; Kemudian untuk mengujinya, Umar berkata, &#8220;Engkau kan bisa berkata kepadanya bahwa seekor srigala telah menyambar salah satu di antaranya, dan dia tidak akan tahu apa-apa mengenai hal itu?&#8221; &#8220;Tidak, memang dia tak akan tahu,&#8221; kata anak itu, &#8220;tapi Allah akan mengetahuinya.&#8221; Umar pun menangis dan mendatangi majikan anak laki-laki itu untuk membelinya dan kemudian membebaskannya sambil berkata, &#8220;Ucapanmu itu telah membuatmu bebas di dunia ini akan akan membuatmu bebas pula di akhirat.&#8221;</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Ada dua tingkatan DZIKRULLAH ini.</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Tingkatan PERTAMA adalah tingkatan para wali yang pikiran-pikirannya seluruhnya terserap dalam perenungan dan keagungan Allah, dan sama sekali tidak menyisakan lagi ruang di hati mereka untuk hal-hal lain. Inilah tingkatan zikir, yang lebih rendah, karena ketika hati manusia sudah tetap dan anggota-anggota tubuhnya sedemikian terkendalikan oleh hatinya sehingga mereka menjauhkan diri dari tindakan-tindakan yang sebenarnya halal, maka ia sama sekali tak lagi butuh akan alat ataupun penjaga terhadap dosa-dosanya. Terhadap zikir seperti inilah Nabi saw. berkata, &#8220;Orang yang bangun dipagi hari hanya dnegan Allah di dalam pikirannya maka Allah akan menjaganya di dunia ini maupun di akhirat.&#8221;</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Beberapa di antara penzikir ini sampai sedemikian larut dalam ingatan akan Dia, sehingga, mereka tidak mendengarkan orang yang bercakap dengan mereka, tidak melihat orang berjalan di depan mereka, tetapi terhuyung-huyung seakan-akan melanggar dinding. Seorang wali meriwayatkan bahwa suatu hari ia melewati tempat para pemanah sedang mengadakan perlombaan memanah. Agak jauh dari situ, seseorang duduk sendirian. &#8220;Saya mendekatinya dan mencoba mengajaknya berbicara, tetapi dia menjawab, &#8216;Mengingat Allah lebih baik daripada bercakap.&#8217; Saya berkata, &#8216;Tidakkah anda kesepian?&#8221; &#8216;Tidak,&#8217; jawabnya, &#8216;Allah dan dua malaikat bersama saya.&#8217; Sembari menunjuk kepada para pemanah saya bertanya, &#8216;Mana di antara mereka yang telah berhasil menggondol gelar juara?&#8217; &#8216;Orang yang telah ditakdirkan Allah untuk menggondolnya,&#8217; jawabnya. Kemudian saya bertanya, &#8216;Jalan ini datang dari mana?&#8221; Terhadap pertanyaan ini dia mengarahkan matanya ke langit, kemudian bangkit dan pergi seraya berkata, &#8220;Ya Rabbi, banyak mahlukMu menghalang-halangi orang dari mengingatMu.&#8217; &#8220;</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Wali Syibli suatu hari pergi mengunjungi sufi Tsauri. Didapatinya Tsauri sedang duduk tafakur sedemikian tenang sehingga tidak satu pun rambut di tubuhnya bergerak. Syibli pun bertanya kepadanya, &#8220;Dari siapa anda belajar mempraktekkan ketenangan tafakur seperti itu?&#8221; Tsauri menjawab, &#8220;Dari seekor kucing yang saya lihat menunggu di depan lobang tikus dengan sikap yang bahkan jauh lebih tenang daripada yang saya lakukan.&#8221;</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Ibnu Hanif meriwayatkan, &#8220;Kepada saya diberitakan bahwa di kota Sur seorang syaikh dengan seorang muridnya selalu duduk dan larut di dalam dzikrullah. Saya berangkat ke sana dan mendapati mereka berdua duduk dengan wajah menghadap ke Makkah. Saya mengucapkan salam kepada mereka tiga kali, tapi mereka tidak menjawab. Saya berkata, &#8220;Saya meminta dengan sangat, demi Allah, agar anda menjawab salam saya.&#8221; Yang lebih muda mengangkat kepalanya dan menjawab, &#8220;Wahai Ibnu Hanif, dunia ini hanya ada untuk waktu yang singkat saja. Dan dari waktu yang singkat itu hanya sedikit yang masih tersisa. Anda telah menghalang-halangi kami dengan menuntut agar kami membalas salam anda.&#8221; Ia kemudian menundukkan kepalanya kembali dan diam. Saya waktu itu merasa lapar dan haus, tetapi keingintahuan akan kedua orang itu membuat saya seakan lupa diri. Saya bersembahyang &#8216;Ashar dan Maghrib bersama mereka, kemudian meminta mereka memberi nasehat-nasehat ruhaniah. Yang muda menjawab, &#8220;Wahai Ibnu Hanif, kami ini orang sengsara, kami tidak memiliki lidah untuk memberikan nasehat.&#8221; Saya tetap berdiri di sana tiga hari tiga malam. Tidak satu patah kata pun terlontar dari kami dan tak seorang pun tidur. Kemudian saya berkata dalam hati, &#8220;Saya minta mereka dengan sangat, demi Allah, untuk memberi saya beberapa nasehat.&#8221; Yang muda mengkasyaf pikiran saya, kemudian sekali lagi mengangkat kepalanya, &#8220;Pergi dan carilah seseorang yang dengan mengunjunginya akan membuat anda mengingati Allah, dan menanamkan rasa takut akan Dia di dalam hati anda, dan yang akan memberi anda nasehat melalui diamnya, bukan lewat cakapnya.&#8221;</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Itu semua adalah zikir para wali, yaitu berada dalam keadan terserap keseluruhan dalam perenungan akan Allah.</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Tingkatan KEDUA dari dzikrullah adalah zikir &#8220;golongan kanan&#8221; (ashabul-Yamin). Orang-orang ini sadar bahwa Allah mengetahui segala sesuatu tentang mereka dan merasa malu dalam kehadiranNya. Meskipun demikian, mereka tidak larut dalam pikiran tentang keagungan-keagunganNya, melainkan tetap sepenuhnya sadar diri. Keadaan mereka seperti seseorang yang tiba-tiba terperangah di dalam keadaan telanjang dan dengan terburu-buru menutupi dirinya. Kelompok tingkatan pertama tadi menyerupai seseorang yang tiba-tiba mendapati dirinya di hadapan seorang raja dan merasa bingung serta kaget. Kelompok tingkatan kedua menyelidiki dengan teliti semua hal yang terlintas dalam pikiran mereka, karena pada hari akhir tiga pertanyaan akan ditanyakan berkenaan dengan setiap tindakan: kenapa engkau melakukannya?; bagaimana kamu melakukannya; apa tujuanmu melakukannya? Yang pertama ditanyakan karena seorang semestinya bertindak berdasarkan dorongan (impuls) Ilahiah dan bukan dorongan setan atau badaniah belaka. Jika pertanyaan ini dijawab dengan baik, maka pertanyaan kedua akan menguji tentang bagaimana pekerjaan itu dilakukan secara bijaksana atau ceroboh dan lalai. Dan yang ketiga, pekerjaan itu dilakukan hanya demi mencari ridha Tuhan ataukah demi memperoleh pujian manusia. Jika seseorang memahami arti pertanyaan-pertanyaan ini, ia akan menjadi sangat awas terhadap kadaan hatinya dan terhadap bagaimana ia berpikiran sebelum akhirnya bertindak. Memperbedakan pikiran-pikiran itu adalah hal yang sulit dan musykil dan orang yang tidak mampu melakukannya mesti mengaitkan dirinya pada seorang pengarah ruhani yang bisa menerangi hatinya. Ia mesti benar-benar menghindar dari orang-orang terpelajar yang sepenuhnya bersikap duniawi. Mereka itu agen setan. Allah berfirman kepada Daud a.s. &#8220;Wahai Daud, jangan bertanya tentang orang-orang terpelajar yang teracuni oleh cinta dunia, karena ia akan merampok kecintaanKu darimu.&#8221; Dan Nabi saw. bersabda, &#8220;Allah mencintai orang yang cermat dalam meneliti soal-soal yang meragukan dan yang tidak membiarkan akalnya dikuasai oleh nafsunya.&#8221; Nalar dan pembedaan berkaitan erat, dan orang yang di dalam dirinya nalar tidak mengendalikan nafsu tidak akan cermat melakukan penyelidikan.</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Di samping beberapa peringatan tentang penelitian sebelum bertindak, seseorang juga mesti dengan ketat menuntut pertanggungjawaban dirinya atas tindakan-tindakan masa lampaunya. Setiap malam ia mesti memeriksa hatinya berkenaan dengan apa yang telah ia kerjakan., demi melihat telah beruntung ataukah merugi ia dalam modal ruhaninya. Inilah yang lebih penting, karena hati itu seperti rekanan dagang yang khianat yang selalu siap untuk menipu dan mengelabui. Kadang-kadang ia menampakkan perasaan mementingkan-diri-sendirinya dalam bentuk ketaatan kepada Allah sedemikian rupa, sehingga seseorang menyangka bahwa ia telah beruntung padahal sebenarnya ia merugi.</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Seorang wali bernama Amiya, berumur enam puluh tahun, menghitung hari-hari dalam hidupnya dan ia dapati bahwa hari-harinya itu berjumlah 21.600 hari. Ia berkata kepada dirinya sendiri, &#8220;Celaka aku, sekiranya aku melakukan satu dosa saja setiap harinya, bagaimana aku bisa melarikan diri dari timbunan 21.600 dosa?&#8221; Ia pun memekik dan rubuh ke tanah. Ketika orang-orang datang untuk membangunkannya, mereka dapati ia telah mati.</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Tetapi sebagian besar manusia bersifat lalai dan tidak pernah berfikir untuk meminta pertanggungjawaban dirinya sendiri. Jika bagi setiap dosa yang dilakukannya, seseorang menempatkan sebutir batu di dalam sebuah rumah kosong, segera saja akan ia dapati rumah itu penuh dengan batu. Jika malaikat pencatat menuntut upah darinya bagi pekerjaan menuliskan dosa-dosanya, maka semua uangnya akan cepat sirna. Orang menghitung biji tasbih dengan rasa puas diri setiap kali mereka selesai menyebut nama Allah, tetapi mereka tidak mempunyai tasbih untuk menghitung kata-kata sia-sia yang tak terbilang banyaknya yang telah mereka ucapkan. Oleh karena itu, Khalifah Umar berkata, &#8220;Timbang benar-benar kata-kata dan tindakan-tindakanmu sebelum semuanya itu ditimbang pada saat pengadilan nanti.&#8221; Ia sendiri sebelum beristirahat pada setiap malamnya biasa memukul kakinya dengan disertai rasa ngeri kemudian berseru, &#8220;Apa yang telah kau lakukan hari ini?&#8221; Abu Thalhah suatu kali shalat di sebuah kebun korma ketika menampak seekor burung indah yang melintas menyebabkannya salah hitung jumlah sujud yang telah dilakukannya. Untuk menghukum dirinya karena kelalaiannya ini, ia memberikan kebun kormanya kepada orang lain. Wali-wali seperti itu tahu bahwa sifat inderawi mereka cenderung untuk tersesat. Oleh karena itu mereka mengawasi dengan ketat dan menghukumnya untuk setiap kesalahan yang dilakukannya.</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">Jika seseorang mendapati dirinya bebal dan menolak sikap cermat dan disiplin diri, ia mesti selalu bersama-sama dengan seseorang yang cakap dalam praktek-praktek seperti itu agar ia tertulari entusiasme sang ahli tersebut. Seorang wali biasa berkata, &#8220;Jika saya ogah-ogahan dalam melakukan disiplin diri, saya menatap Muhammad ibn Wasi, dan memandangnya saja sudah akan menyalakan kembali semangat saya, paling tidak untuk seminggu.&#8221; Jika seorang tidak bisa menemukan teladan sikap cermat seperti itu di sekitarnya, maka baik baginya utnuk mempelajari kehidupan para Wali. Ia juga mesti mendorong jiwanya!</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">&#8220;Wahai jiwaku, kau anggap dirimu cerdas, dan marah jika disebut tolol. Lalu sebetulnya kau ini apa? Kau persiapkan pakaianmu untuk menutupi dirimu dari gigitan musim dingin, tapi tidak kaupersiapkan diri untuk akhiratmu. Keadaanmu seperti seseorang yang di tengah musim dingin berkata, &#8216;Saya tak akan mengenakan pakaian hangat, tetapi percaya pada rahmat Tuhan untuk melindungi saya dari dingin.&#8217; Ia lupa bahwa bersamaan dengan menciptakan dingin, Allah menunjuki manusia cara membuat pakaian untuk melindungi diri darinya dan menyediakan bahan-bahan untuk pakaian itu. Ingatlah juga, wahai diri, bahwa hukumanmu di akhirat bukan karena Allah marah pada ketidaktaatanmu, dan jangan berpikir: &#8220;Bagaimana mungkin dosa saya mengganggu Allah?&#8221; Nafsumu sendirilah yang akan menyalakan kobaran neraka dalam dirimu. Makanan tidak sehat yang dimakan seseorang menimbulkan penyakit pada tubuh orang itu, bukan karena dokter jengkel kepadanya karena melanggar nasehat-nasehatnya.</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;">&#8220;Celakalah &#8216;kau, wahai diri, karena cintamu yang berlebihan kepada dunia! Jika kau tidak percaya pada surga dan neraka, bagaimana mungkin kau percaya pada mati yang akan merenggut semua kenikmatan duniawi dirimu dan menyebabkan kau menderita oleh perpisahan itu sebanding dengan keterikatanmu pada kenikmatan duniawi itu. Kenapa kau dicipta setelah dunia? Jika semuanya, dari timur sampai barat, adalah milikmu dan menyembahmu, toh dalam waktu singkat semuanya itu akan menjelma menjadi debu bersama dirimu, dan pemusnahan akan menghapuskan namamu sebagaimana raja-raja sebelummu. Tetapi sekarang, mengingat bahwa kau hanyalah memiliki sebagian sangat kecil dari dunia ini dan itu pun bagian yang kotor daripadanya, akankah kau begitu gila untuk menukar kebahagiaan abadi dengannya, permata yang mahal dengan sebuah gelas pecah yang terbuat dari lempung dan menjadikan dirimu bahan tertawaan orang-orang di sekitarmu?&#8221;</span></strong></span></p>
<pre><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;"> </span></strong></span></pre>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="37"><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#800000;"> </span></strong></span></td>
<td><strong><span style="color:#800000;"> </span></strong><strong><span style="color:#800000;"> </span></strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=39&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/17/pemeriksaan-diri-dan-zikir-kepada-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/aku1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">aku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/lg438lpn1.gif?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">lpn</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PACARAN &#8230;????</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/01/pacaran/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/01/pacaran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 18:45:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[PACARAN (Lesna purnawan) LPN Saat ini bukan hal aneh lagi jika kita melihat sepasang remaja bergandengan tangan, bermesra-mesraan, bahkan berciuman di tempat umum. Pacaran, itulah sebutannya. Tidak memandang usia, baik mahasiswa, SMA, SMP, bahkan anak SD pun sudah ada yang mengarah kesana. Seakan-akan hal ini sudah menjadi budaya bangsa kita ini.Alasannya pun bermacam-macam, mulai dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=20&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/lpn-bulat.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-21" title="lpn bulat" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/lpn-bulat.jpg?w=70&#038;h=113" alt="lpn bulat" width="70" height="113" /></a>PACARAN</span></strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p align="center"><span style="text-decoration:underline;">(Lesna purnawan) LPN</span></p>
<p align="center">Saat ini bukan hal aneh lagi jika kita melihat sepasang remaja bergandengan tangan, bermesra-mesraan, bahkan berciuman di tempat umum. Pacaran, itulah sebutannya. Tidak memandang usia, baik mahasiswa, SMA, SMP, bahkan anak SD pun sudah ada yang mengarah kesana. Seakan-akan hal ini sudah menjadi budaya bangsa kita ini.Alasannya pun bermacam-macam, mulai dari perkenalan sebelum menuju ke jenjang rumah tangga hingga ada pula yang hanya untuk bersenang-senang.<br />
Lalu, bagaimanakah pandangan Islam sebenarnya tentang hal ini? Dan bagaimana “pacaran” yang islami?</p>
<p align="center"><em>Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi saw. Sabdanya : “Nasib anak Adam mengenai zina telah ditetapkan. Tidak mustahil dia pernah melakukannya. Dua mata, zinanya </em><strong><em>memandang</em></strong><em>. Dua telinga, zinanya </em><strong><em>mendengar</em></strong><em>. Lidah, zinanya </em><strong><em>berkata</em></strong><em>. Tangan zinanya </em><strong><em>memegang</em></strong><em>. Kaki, zinanya </em><strong><em>melangkah</em></strong><em>. Hati, zinanya </em><strong><em>ingin dan rindu</em></strong><em>, sedangkan faraj (kemaluan) hanya mengikuti dan tidak mengikuti.”</em> (Hadis Shahih Muslim No. 2282)<br />
Jika kita melihat dari Hadis Shahih Muslim tersebut, sudah jelas-jelas bahwa Pacaran itu termasuk Zina.</p>
<p align="center"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-35" title="logo LesnaPurNawan" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/lg438lpn.gif?w=150&#038;h=150" alt="logo LesnaPurNawan" width="150" height="150" />Zina Mata = Memandang<br />
Zina Telinga = Mendengar<br />
Zina Lidah = Berkata<br />
Zina Tangan = Memegang<br />
Zina Kaki = Melangkah<br />
Zina Hati = Ingin dan Rindu</p>
<p align="center">Memang ini semua masuk dalam kategori Zina kecil. Tapi ini semua menjadi pintu untuk melakukan Zina besar (ML/Making Love), seperti dijelaskan pada akhir hadis yang berbunyi “…<em>sedangkan faraj (kemaluan) hanya mengikuti dan tidak mengikuti.”</em><br />
Kenapa? Karena tidaklah mungkin orang akan berzina besar, jika zina kecil ini tidak dilakukan terlebih dahulu. Dan bisa kita saksikan sendiri, sudah banyak poling yang menyatakan bahwa lebih dari 50% remaja yang yang pacaran sudah pernah melakukan ML. Jadi meskipun zina kecil, hal ini juga tetap haram hukumnya.</p>
<p align="center"><strong>Hukum Zina</strong></p>
<p align="center">Al-Imam Ahmad berkata: “<em><strong>Aku tidak mengetahui sebuah dosa -setelah dosa membunuh jiwa- yang lebih besar dari dosa zina</strong></em>.”<br />
Dan Allah &lt;!&#8211;[if !vml]&#8211;&gt; &lt;!&#8211;[endif]&#8211;&gt;menegaskan pengharamannya dalam firmanNya:<em><br />
<em>“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali  dengan (alasan) yang  benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan adzab untuknya pada hari Kiamat dan dia akan kekal dalam adzab itu, dalam keadaan terhina kecuali orang-orang yang bertaubat …”</em></em> (Al-Furqan: 68-70).</p>
<p align="center">Dalam ayat tersebut, Allah menggandengkan zina dengan syirik dan membunuh jiwa, dan vonis hukumannya adalah kekal dalam adzab berat yang berlipat ganda, selama pelakunya tidak menetralisir hal tersebut dengan cara bertaubat, beriman dan beramal shalih.</p>
<p align="center"><strong>Solusi</strong></p>
<p align="center">Sebagian dari kita, mungkin obat dari rindu adalah memandang foto, namun justru inilah yang akan menambah rasa rindu itu . Ada syair yang mengatakan : <em> Dan kau mengira bahwa itu dapat mengobati luka (syahwat)mu, padahal, dengan itu berarti kau menoreh luka di atas luka.</em><em><br />
</em>Jadi, mengingat bahayanya, sebaiknya jika kita selalu menundukkan pandangan pada lawan jenis yang bukan mahram.<br />
Dan di dalam Musnad Imam Ahmad, diriwayatkan dari Rasulullah:<br />
<em>“Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka barangsiapa yang memalingkan pandangannya dari kecantikan seorang wanita, ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari  Kiamat.”</em><br />
Nabi pernah ditanya tentang hal yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam Neraka, beliau menjawab: <em>“Mulut dan kemaluan”</em>. At-Tirmidzi berkata: “Hadits ini <em>hasan shahih</em>.”<br />
Serta dalam Al-Quran dijelaskan:<br />
<em>“Dan hamba-hamba Ar-Rahman, yaitu mereka yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.”</em> (Al-Furqan: 63).<br />
Jadi kunci pertamanya adalah menjaga pandangan, menjaga lisan, menjaga langkah, serta menjaga pikiran. Namun, jika anda tidak berhasil, maka solusi satu-satunya adalah menikah.<br />
Pacaran, sebagian menganggap ini adalah hal wajar untuk mengenal lebih dekat sebelum melangsungkan pernikahan. Pacaran bukanlah jaminan langgengnya suatu hubungan berumah tangga. Contoh nyatanya bisa anda lihat pada pasangan-pasangan selebriti kita. Banyak sekali dari mereka yang cerai, walaupun sebelum menikah mereka berpacaran dahulu dalam waktu yang cukup lama. Maka, solusi yang benar adalah ta’aruf.<br />
Ta’aruf, mengenal dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip islami. Biasanya dilakukan di rumah pihak wanita, dengan menggunakan hijab (penghalang yang tidak memungkinkan kita untuk bertatapan secara langsung), dan dengan didampingi oleh muhrim pihak wanita. Kaku? Memang, tapi inilah cara yang sebenarnya. Tetapi dengan kemajuan teknologi, mungkin hal ini bisa dilakukan melalui telephone, email, atau mungkin chating. Tentunya dengan tetap mengedepankan norma-norma Islam.<br />
Lalu, bagimana jika kita belum siap untuk menikah, tetapi hati kita selalu rindu padanya? Nikah, kebanyakan dari kita beranggapan bahwa setelah menikah langsung membina hubungan rumah tangga sebagai suami istri. Sebenarnya ada solusi lain, yaitu menikah dahulu, rumah tangga kemudian.<br />
<em>“Rasulullah saw. Menikahi Aisyah radhiyallahu ‘anha pada saat ia berumur tujuh tahun, kemudian ia diserahkan kepada beliau saat ia berumur sembilan tahun dan masih membawa bonekanya. Rasulullah saw. Meninggal saat Aisyah berumur delapan belas tahun.”</em> (HR Muslim dari Aisyah)<br />
Ada jarak yang cukup lama antara pernikahan dengan dimulainya kehidupan berumah tangga. Aisyah radhiyallahu ‘anha dinikahi oleh Rasulullah saw. ketika berumur enam tahun, tetapi mulai menjalani kehidupan berumah tangga ketika usianya sembilan tahun. Ada tenggat waktu tiga tahun antara pernikahan dan dimulainya kehidupan berumah tangga. Pernikahan dimulai ketika berlangsung ijab-qabul antara pihak mempelai perempuan dan seorang laki-laki atau wakilnya yang memenuhi syarat, sedangkan kehidupan berumah tangga dimulai dari saat berkumpulnya seorang laki-laki dengan istrinya. Pada masa sekarang, umumnya pengantin baru berkumpul dan melakukan apa yang biasa dikerjakan oleh suami-istri segera setelah akad nikah. Tidak menunggu esok atau lusa.<br />
Pertanyaan kemudian, jika tidak langsung berkumpul sebagai suami-istri, lalu apa bedanya dengan peminangan? Bukankah masih sama-sama menunggu sampai tiba waktunya untuk siap berumah tangga?<br />
Ya, memang sama-sama masih menunggu, tetapi Hadis Shahih Muslim No. 2282 seperti yang telah tertulis diatas tetap berlaku. Jadi orang yang meminang tetap haram merindukannya, memandang dengan syahwat, apalagi menyentuh dengan sentuhan cinta orang yang dipinangnya. Adapun bagi mereka yang telah menikah-meski tidak langsung berumah tangga saat itu-telah halal bagi mereka apa-apa yang sebelumnya haram.</p>
<p align="center">Semoga kita terhindar dari hal-hal yang diharamkan Allah. Amin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=20&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/07/01/pacaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/lpn-bulat.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lpn bulat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/07/lg438lpn.gif?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">logo LesnaPurNawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Auto Biagrafi Sekolah Lesna Purnawan</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/06/29/auto-biagrafi-sekolah-lesna-purnawan/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/06/29/auto-biagrafi-sekolah-lesna-purnawan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 08:03:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[  Auto Biagrafi Sekolah Lesna Purnawan   Perjalan ini patut selalu aku kenang dan semestinya aku ingat sepanjang hidupku dan, semoga bisa menjadi motivasi buat anak2ku kelak nantinya,  semoga dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membaca.   Tatkala aku masih duduk dibangku sekolah dasar SD aku sudah berjuang untuk menyelesaikan pendidian sekolah dasarku. pagi hari aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=9&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"> <span style="text-decoration:underline;"> </span><span style="text-decoration:underline;"><strong><span style="color:#ff00ff;">Auto Biagrafi Sekolah Lesna Purnawan</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#3366ff;"> </span></p>
<p><span style="color:#993300;"><img class="size-large wp-image-12 alignleft" title="Graphic1" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/06/graphic1.jpg?w=178&#038;h=62" alt="Graphic1" width="178" height="62" />Perjalan ini patut selalu aku kenang dan semestinya aku ingat sepanjang hidupku dan, semoga bisa menjadi motivasi buat anak2ku kelak nantinya,  semoga dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membaca.</span></p>
<p><span style="color:#993300;"> <img class="alignleft size-medium wp-image-33" title="vespa mania" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/06/g.jpg?w=224&#038;h=300" alt="vespa mania" width="224" height="300" /></span></p>
<p><span style="color:#993300;">Tatkala aku masih duduk dibangku sekolah dasar SD aku sudah berjuang untuk menyelesaikan pendidian sekolah dasarku. pagi hari aku menjalankan aktivitas yang paling aku sukai yaitu berangkat sekolah, setelah pulang sekolah aku harus menjadi “maling kayu” <em>ilegal logging </em>mencari kayu untuk aku jual ke tengkulak dengan harga Rp. 5000-10000 per kubik. Alhasil dari aku menjadi maling kayu aku bisa menyelesaikan pendidikan sekolah dasarku.</span><span style="color:#993300;">  </span></p>
<p><span style="color:#993300;">Sekolah menengah pertama adalah dambaanku tatkala aku tamat dai sekolah dasar, karena lagi-lagi terbentur biaya aku urungkan niatku untuk melanjutkan sekolah.</span></p>
<p><span style="color:#993300;">Kota Solo adalah tempat tujuankku untuk merealisasikan cita-citaku dan harapanku, namun mungkin belum saatnya aku merealisasikan agan-anganku dari tahun 2001-2004 berada di Solo aku belum juga sekolah. Entah kenapa pada bulan April aku meninggalkan kota Solo dan menuju ke Jakarta.</span><span style="color:#993300;">           </span></p>
<p><span style="color:#993300;">Mungkin ini dalah doaku selama ini dan ini adalah jawaban yang Alloh berikan ke aku. Di Jakarta aku bekerja sebagai  Kuli Bangunan, dari aku menjadi kuli Bangunan akhirnya aku bisa melanjutkan sekolah, walau hanya melalui pendidikan kesetaraan <strong>(paket B)</strong> namun aku sangat bersyukur sekali kepada Alloh, dan ucapan terimakasih buat konco2 dan sedulur2 yang membantu aku dengan doa. Hari demi hari aku lalui  Kuli bangunan masih menjadi ladang dimana aku merealisasikan harapan dan cita-citaku untuk sekolah, Alhamdulillah pendidikan Paket b telah aku selesaikan dengan baik. Selam 3 tahun aku manjalani kehidupan sebagai pelajar dan sebagai pekerja. Tepatnya tahun 2008 aku tamat dari paket C, dengan nilai yang begitu memuaskan hati, walau selam 3 tahun aku manantinya penuh dengan rintangan yang amat berat dan hampir-hampir membunuh cita-citaku.</span></p>
<p><span style="color:#993300;"> </span></p>
<p><span style="color:#993300;">Setelah aku selesai sekolah paket b harapan terbesar aku adalah aku bisa sekolah lagi di SMA umum (pagi), namun mengapa aku juga belum bisa memuaskan keinginanku untuk melanjutkan sekolah di SMA umum (pagi), sebab aku harus menghidupi diriku sendiri yang berada di perantauan, tak ambil pusing lagi akhirnya pendidikan kesetaraan paket C menjadi pemuas cita-citaku untuk sekolah. Tak mengapa yang penting sekolah dan mendapat ilmu begitu kataku dalam lamunanku, pemerintah juga melegalkan.</span><span style="color:#993300;">         </span></p>
<p><span style="color:#993300;">Selama 3 tahun aku menjalani kehidupanku sebagi seorang pekerja &amp; menjadi seorang pelajar, pagi hari waktuku aku gunakan antuk bekerja, malam hari aku gunakan untuk sekolah, sungguh banyak tantangan yang amat sangat sukar untuk dilupakan, tantangan yang sangat sukar aku lupakan dari dalam otakku yang paling dalam tatkala aku harus melawan rasa capek pada ragaku karena seharian aku harus bekerja sbagai seorang kuli banguna yang tak jauh dari angkat-menggangkat benda-benda yang sangat berat.        Bahkan tantangan yang tak kalah menarika datang dari konco2, sekitar tempat aku tinggal dan bekerja, konco2 dari satu kampung juga menjadi tantangan yang cukup memberatkan pikiran, mereka selalau memperolok-olokkan  statusku mereka pernah berkata dihadapanku <em>”apa gunanya sekolah toh kamu sekarang juga masih bekerja menjadi seorang kuli bangunan,” </em>kata-kata itu yang sangat memacu semangat aku untuk tetap melanjutkan cita-citaku selama ini yaitu sekolah, dan orientasi dari aku sekolah adalah beribadah dan mencari ilmu yang kelak nantinya bermanfaat bagi aku dan orang lain di dunia dan akhirat. Bagiku kata-kata dari konco2ku adalah sebuah motivasi yang tak ternilai harganya, balasan kata-kata yang aku berikan buat  konco2 hanya sebuah doa yang baik bagi mereka.</span><span style="color:#993300;">          </span></p>
<p><span style="color:#993300;">Kuliah menjadi gagasanku yang terbesar, sebuah harapan yang mesti terlaksana walau hanya dengan modal nekat, gagasan untuk kuliah harus terlaksana sebab ini sudah masuk dalam memoriku yang paling lama dan pertama.</span><span style="color:#993300;">          </span></p>
<p><span style="color:#993300;">Aku sebenarnya sangat waras bahwa untuk bisa kuliah dibutuhkan biaya yang tidaklah sedikit, juga dibutuhkan dukumgan dari berbagai lapisan keluarga, namun itu semua hanya sebuah ketakuatan yang ada dalam jiwa2 manusia pada umumnya dan itu mesti dilawan, dikalahkan  dan dibunuh dari dalam pikiranku.</span><span style="color:#993300;">         </span></p>
<p><span style="color:#993300;">Aku mencoba mengitung pendapatanku dari aku menjadi kuli bangunan, setelah aku hitung-hitung Rp 1.350.000 apabila aku bekerja selama 30 hari, itu pendapatan bruto yang aku peroleh dari aku bekerja. Pendapatan bruto itu masih harus aku bagi untuk biaya ngekos, biaya makan, biaya transpot,dll. Tapi tekatku begitu sangat mengebu untuk bisa kuliah, dengan ber<strong>MODAL NEKAT </strong>aku mendaftar di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Budi Bakti Bekasi (<strong>STIM Budi</strong> <strong>Bakti) Bekasi</strong>, aku ngambil kelas malam dengan harapan aku bisa kerja dan melanjutkan cita-citaku untuk kuliah.</span></p>
<p><span style="color:#993300;"> </span><span style="color:#993300;">Saat aku masih  paket c aku sudah merintis usaha sendiri yaitu usaha Broker (pedagang perantara), dari perantara orang jual tanah, mobil, motor, dan yang paling sering Spanduk digital, Pencetakan buku, dll. Mungkin itu yang menjadikan aku nekat untuk kuliah, daoak aku semoga berhasil dan bermanfaat untuk semua orang, ilmu yang aku dapat, dan apapun yang aku punya.</span><span style="color:#993300;"> </span></p>
<p><span style="color:#993300;">Klimaksnya aku bisa kuliah dan itu semua tidak menjadikan aku sombong dan melupakan orang tuaku walau mereka selama ini tak berada di sampingku, namun aku yakin mereka selalu mendoakan aku, semoga ibuku bersyukur dan bangga atas semua yang aku perbuat selama ini dan semoga bapakku tersenyum manis di surga, melihat perjuangan hidupku…..Trimakasih Alloh yang sangat sayang ke aku, Trimakasih Ibuku yang selalu mendoakan aku, Trimakasih Bapak walau engkau sudah tak ada, Trimakasih buat semua konco-konco dan sedulur-sedulur yang membantu aku baik makian, cacian, omelan, itu kamu ucapkan karena kamu sangat sayang ke aku, bagiku itu adalah emas yang engkau berikan ke aku TRIMAKASIH………semoga Alloh membalas emua kebaikan kalian dengan balasan yang berlipat. Daokan aku semoga aku tetap kontinuitas, dan semangat dalam memperjuangkan perjuangan ini.</span><span style="color:#993300;">          </span></p>
<p><span style="color:#993300;">Maha besar Alloh, apabila kita berusaha dan berdo’a pastilah Alloh memberi jalan,walau hanya <strong>MODAL NEKAT,</strong> jangan pernah mengatakan tidak bisa sebelum kita mencoba!!!! Jangan pernah menganggap suatu pekerjaan itu buruk, tapi lihatlah akibat yang akan kita dapat <strong>OJO ISEN KARO PEKERJAANMU. </strong></span></p>
<p><strong><span style="color:#993300;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#993300;">Berpikir bisa adalah kuncinya. (berpikirlah bisa supaya bisa)</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#993300;"> </span></strong></p>
<p><span style="color:#993300;"><strong><span style="color:#ff0000;">Salam sukses yang <span style="color:#ff0000;">membaca</span></span><span style="color:#ff0000;">!!!!</span></strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=9&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/06/29/auto-biagrafi-sekolah-lesna-purnawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/06/graphic1.jpg?w=1024" medium="image">
			<media:title type="html">Graphic1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/06/g.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">vespa mania</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sekolah Tinggi Ilmu Manajeman Budi Bakti (STIM BUDI BAKTI) Bekasi</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/06/18/3/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/06/18/3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 17:39:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lesnapurnawan.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[PROFIL : Sejarah  Yayasan Pendidikan Ilmu Budi Bakti adalah pendiri STIM Budi Bakti berdasar Akta Notaris Nurul Huda SH tanggal 7 Januari 2002 Nomor 010. Serta perubahan Anggaran Dasar berdasarkan Akta Notaris, Rosliana, SH Nomor 11 tanggal 25 Mei 2003. STIM Budi Bakti telah mendapatkan ijin penyelanggaraan : 1. Surat keputusan Dirjen Dikti Depdiknas No.118/D/O/2002 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=3&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:180%;"><span style="font-family:verdana;">PROFIL</span></span></p>
<div><span style="font-weight:bold;">:</p>
<p></span></p>
<div style="text-align:justify;"><strong>Sejarah </strong><br />
<strong> </strong>Yayasan Pendidikan Ilmu Budi Bakti adalah pendiri STIM Budi Bakti berdasar Akta Notaris Nurul Huda SH tanggal 7 Januari 2002 Nomor 010.</div>
<p style="text-align:justify;">Serta perubahan Anggaran Dasar berdasarkan Akta Notaris, Rosliana, SH Nomor 11 tanggal 25 Mei 2003.</p>
<p style="text-align:justify;">STIM Budi Bakti telah mendapatkan ijin penyelanggaraan :<br />
1. Surat keputusan Dirjen Dikti Depdiknas No.118/D/O/2002<br />
2. Terakreditasi No.015/BAN-PT.AK-IX/S1/VII/2005</p>
<p style="text-align:justify;">Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Budi Bakti mengasuh jenjang pendidikan Sarjana Strata Satu/S1 dengan gelar Sarjana Ekonomi (S1) dengan program studi Manajemen dan juga membuka program studi manajemen pemasaran untuk jenjang Diploma Tiga (DIII) dengan gelar AHLI MADYA (A.Md).</p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Misi dan Visi </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Visi: </strong><br />
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen ( STIM ) Budi Bakti sebagai Perguruan Tinggi Swasta Terpecaya dan unggulan dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, khususnya dalam bidang Manajemen di Kota Bekasi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Misi : </strong><br />
1. Menyelenggarakan pendidikan akademik dan atau profesional yang terpercaya dalam bidang Manajemen dalam berbagai Strata, melalui suatu sistem Pendidikan Tinggi dengan menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi yang terencana, mantap, terintegritas, dan fleksibel untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas baik dan siap kerja.<br />
2. Melaksanakan pengembangan dan penerapan ilmu Manajemen melalui penelitian terpadu untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa dan umat Manusia.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tujuan<br />
</strong>Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Budi Bakti bertujuan untuk turut serta mencerdaskan bangsa melalui menyiapkan dan mencetak kader pembangunan dengan kualifikasi ahli pada bidang manajemen yang berorientasi pada kompetensi keahlian baik untuk pimpinan menengah ( Middle Management ) maupun pimpinan puncak ( Top Management )<br />
<a href="http://rezaarispa.blogspot.com/2009/05/program-studi.html">PROGRAM STUDI</a></p>
<div class="post-body entry-content"><span style="font-size:large;"><span style="font-family:trebuchet ms;">PROGRAM</span></span></div>
</div>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="80%" align="center">
<tbody>
<tr style="font-family:verdana;" align="justify">
<td class="contentpagetitle">Diploma Tiga (DIII) KOSENTRASI MANAJEMEN PEMASARAN</td>
</tr>
<tr style="font-family:verdana;" align="justify">
<td class="contentdescription">Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Budi Bakti mengasuh Program studi dengan jenjang Diploma Tiga (DIII) dengan gelar AHLI MADYA (A.Md).</p>
<p>S1 KOSENTRASI MANAJEMEN PEMASARAN Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Budi Bakti mengasuh jenjang pendidikan Sarjana Strata Satu/S1 dengan gelar Sarjana Ekonomi (S1) dengan konsentrasi Manajemen Pemasaran</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h3><a href="http://rezaarispa.blogspot.com/2009/05/lokasi-kampus_29.html">LOKASI KAMPUS</a></h3>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="80%" align="center">
<tbody>
<tr>
<td><span><strong>STIM BUDI BAKTI &#8211; KAMPUS I</strong></span></td>
</tr>
<tr>
<td><span>Jl. Jend. Sudirman, Kompleks Perkantoran Grand Mall Bekasi Blok D No. 36</span></td>
</tr>
<tr>
<td><span>021 &#8211; 88850918, facs.021 &#8211; 88954730</span></td>
</tr>
<tr>
<td>
<span><a href="mailto:admin@stimbudibakti.ac.id, stimbudibakti@yahoo.com">admin@stimbudibakti.ac.id, stimbudibakti@yahoo.com </a></span><br />
<span> </span> </td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-175" title="kmps1 lesnapurnawan" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/06/kmps1.jpg?w=210&#038;h=269" alt="kmps1 lesnapurnawan" width="210" height="269" /></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="80%" align="center">
<tbody>
<tr>
<td><span><strong>STIM BUDI BAKTI &#8211; KAMPUS II</strong></span></td>
</tr>
<tr>
<td><span>Jl. Gurame Raya No.1, Perumnas I Bekasi Selatan 17144</span></td>
</tr>
<tr>
<td><span>021 &#8211; 88962604</span></td>
</tr>
<tr>
<td><span><a href="mailto:admin@stimbudibakti.ac.id , stimbudibakti@ymail.com">admin@stimbudibakti.ac.id , stimbudibakti@ymail.com</a></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-176" title="kmps2 lesnapurnawan" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/06/kmps2.jpg?w=280&#038;h=187" alt="kmps2 lesnapurnawan" width="280" height="187" /></p>
<h3 class="post-title entry-title"><a href="http://rezaarispa.blogspot.com/2009/05/fasilitas.html">FASILITAS</a></h3>
<div class="post-body entry-content">
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="80%" align="center">
<tbody>
<tr>
<img class="alignleft size-full wp-image-177" title="IMG_6703kecil lesnapurnawan" src="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/06/img_6703kecil3.jpg?w=510&#038;h=314" alt="IMG_6703kecil lesnapurnawan" width="510" height="314" /></p>
<td class="style4" colspan="3"><strong class="contentpagetitle">LAB KOMPUTER</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p> <br />
<strong></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=3&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/06/18/3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/06/kmps1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kmps1 lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/06/kmps2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kmps2 lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lesnapurnawan.files.wordpress.com/2009/06/img_6703kecil3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_6703kecil lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/03/20/hello-world/</link>
		<comments>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/03/20/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 08:01:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lesnapurnawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=1&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lesnapurnawan.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lesnapurnawan.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lesnapurnawan.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lesnapurnawan.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lesnapurnawan.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lesnapurnawan.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lesnapurnawan.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lesnapurnawan.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lesnapurnawan.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lesnapurnawan.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lesnapurnawan.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lesnapurnawan.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lesnapurnawan.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lesnapurnawan.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lesnapurnawan.wordpress.com&amp;blog=7032475&amp;post=1&amp;subd=lesnapurnawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lesnapurnawan.wordpress.com/2009/03/20/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3705e126a0de26220e1afd43b8df436a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lesnapurnawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
